Pariwisata Pasaman Jalan di Tempat, Ini Solusi Dicanangkan Disporapar Menatap Tahun Depan

Kamis, 07 November 2019 09:47 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Kabupaten Pasaman cukup tertinggal masalah pariwisata. Bukan tidak punya objeknya, melainkan belum terkelola dengan baik. Padahal, Pasaman sangat berpotensi dalam hal pengembangan pariwisata. Buktinya, bila ingin berwisata sejarah, ada museum Tuanku Imam Bonjol, Benteng Tuanku Imam Bonjol, dan beberapa lokasi peninggalan sejarah lainnya.

Pilihan wisata lain juga ada, seperti arung jeram di Bonjol, pemandian air panas di Rimba Panti, dan tak kalah ada lokasi wisata alam yang masih perawan, namun belum dikembangkan.

“Kami menyadari, untuk pengembangan wisata masih jalan di tempat. Ini salah satu fokus kami di tahun 2020,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Pasaman, Linggoman, Rabu (6/11).

Diakui Linggoman, untuk bergerak maju dalam pengembangan wisata ini, pihak dinas bakal membentuk Perda. “Perda ini menjadi momok yang membuat wisata kita jalan di tempat. Saat ini, sudah kami usulkan di bagian pemerintahan untuk disahkan 2020 bersama anggota dewan. Mudah-mudahan lancar,” lajut Linggoman.

Tidak saja Perda yang menjadi dasar langkah pariwisata Pasaman, sejumlah inovasi juga disiapkan. Seperti pembentukan kelompok atau komunitas masyarakat melek wisata, hingga melatih mental kelompok-kelompok wisata ini.

“Selama ini memang pariwisara Pasaman dililit dengan kata akan dan akan tanpa ada perubahan. Kali ini, kami optimis tidak lagi ada akan, namun tindakan nyata, dimulai dari Perda yang mudah-mudahan Februari 2020 rampung,” tukas Linggoman.


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4927-pariwisata-pasaman-jalan-di-tempat-ini-solusi-dicanangkan-disporapar-menata.html