Rupiah Diprediksi Kembali Menguat, Sinyal The Fed Menekan USD

Kamis, 20 Juni 2019 10:05 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Kamis ini diprediksi kembali menguat. Rabu lalu, kurs rupiah di pasar spot Bloomberg ditutup perkasa 56 poin atau 0,39% ke level Rp14.269 per USD.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, memperkirakan kurs rupiah pada perdagangan Kamis ini akan bergerak di kisaran Rp14.100-Rp14.280 per USD.

Faktor pendorong rupiah menguat adalah pemangkasan suku bunga Federal Reserve yang bisa membuat rupiah melanjutkan reli.

"Dini hari tadi, The Fed memberikan sinyal pemangkasan suku bunga acuannya yang mendorong pelemahan dolar AS," ujar Ariston di Jakarta, Kamis (19/6/2019).

Ariston menambahkan, tekanan pada dolar AS ini akan memicu penguatan rupiah terhadap dolar pada hari ini.

"Potensi pemangkasan (suku bunga The Fed) mungkin terjadi di bulan Juli atau Oktober 2019," jelasnya.

(Sumber: sindonews.com)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4813-rupiah-diprediksi-kembali-menguat-sinyal-the-fed-menekan-usd.html