Rupiah Masih Tertekan di Kisaran 14.525 per Dolar AS

Kamis, 23 Mei 2019 12:00 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih bergerak melemah pada perdagangan Kamis pekan ini.

Mengutip Bloomberg, Kamis (23/5/2019), rupiah dibuka di angka 14.521 per dolar AS, menguat tipis jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.525 per dolar AS. Namun sesaat kemudian, rupiah kembali melemah ke 14.525 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di rentang 14.495 per dolar AS hingga 14.525 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 0,73 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.513 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.488 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, rupiah masih akan terbawa sentimen kerusuhan di beberapa tempat di Jakarta.

"Kemungkinan rupiah berlanjut melemah dengan kondisi saat ini, ditambah adanya faktor musiman meningkatnya permintaan dolar AS," ujar Lana dikutip dari Antara.

Dari eksternal, Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2019 dari sebelumnya 3,3 persen menjadi 3,2 persen dengan pertimbangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang kembali memanas.

Sebelumnya Dana Moneter Internasional (IMF) pada April lalu juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi globalnya sebesar 3,3 persen dari proyeksi Januari 3,5 persen. Sedangkan Bank Dunia pada awal tahun memproyeksi ekonomi global tumbuh 2,9 persen di 2019.

Kendati demikian semua lembaga internasional tersebut masih optimis dengan ekonomi pada tahun 2020 yang diperkirakan membaik dibandingkan tahun 2019, padahal pada tahun 2020 ada potensi ekonomi Amerika Serikat melambat.

OECD berharap Amerika Serikat dan China bisa segera menyelesaikan konflik dagang, yang bisa membantu perbaikan ekonomi dunia ke depan.

"Kemungkinan rupiah melemah menuju kisaran antara Rp14.350 hingga Rp14.550 per dolar AS, meski tetap dalam penjagaan Bank Indonesia," kata Lana.


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4750-rupiah-masih-tertekan-di-kisaran-14525-per-dolar-as.html