Harga Emas Naik Tipis karena Investor Menjauh dari Aset Berisiko

Rabu, 08 Mei 2019 14:35 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Harga emas naik pada perdagangan Selasa karena investor mulai menghindari aset-aset yang berisiko tinggi. Langkah yang dilakukan oleh para investor ini dimulai usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif impor barang dari China.

Mengutip CNBC, Rabu (8/5/2019), harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjaadi USD 1.281,04 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS naik USD 1,80 menjadi USD 1.285,60 per ounce.

"Komentar Donald Trump di akhir pekan dan reaksi yang dikeluarkan oleh pejabat China telah mengirimkan gelombang kejutan. Ekuitas Eropa lebih jauh turun dan ini adalah situasi di mana emas dipandang sebagai safe haven," kata analis Riset Kuantitatif Komoditas Peter Fertig.

"Ketidakpastian di pasar sejak kemarin telah mendorong harga emas ke level yang lebih tinggi." lanjut dia.

Pada Jumat lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa tarif barang-barang daari China senilai USD 200 miliar akan meningkat menjadi 25 persen dari 10 persen. Hal ini membalikkan keputusan yang dibuatnya pada bulan Februari untuk mempertahankannya pada 10 persen.

Ancaman tarif yang dilontarkan oleh Trump membebani pasar ekuitas di seluruh dunia, pada gilirannya mendukung harga emas, yang digunakan oleh investor untuk melakukan lindung nilai terhadap ketidakstabilan ekonomi dan politik.

(Sumber: liputan6.com)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4690-harga-emas-naik-tipis-karena-investor-menjauh-dari-aset-berisiko.html