Adakah Batasan Umur untuk Mulai Investasi?

Sabtu, 20 April 2019 15:29 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Banyak orang bertanya, di usianyayang menjelang 48, 58, 68, dan 78 tahun apakah dirinya telat berinvestasi?Jawabannya adalah, tidak. Tidak terlambat sama sekali. Itupun berlaku untukkaum milenial yang berusia 20 atau 30 tahun. usia tersebut tidak terlalu mudauntuk memulai investasi.



Bedanya adalah, Anda harusmenyesuaikan strategi tergantung usia Anda. Strategi ini juga harus disiapkanseiring bertambahnya usia. Investor yang muda dan tua memiliki strategi yangberbeda.



"Saya memberi tahu klien yanglebih muda bahwa mereka harus memiliki lebih banyak saham daripadaobligasi," kata Holly Newman Kroft, direktur pelaksana manajemen kekayaan di Neuberger Berman.



Namun, hal itu tentu tidak berlakubagi orang yang berusia 60 dan 70 tahun. Kroft mengatakan, investor yangmendekati usia pensiun membutuhkan lebih banyak unsur keselamatan dan harusmelihat obligasi dan perusahaan yang membayar dividen.



"Ketika Anda lebih tua,kesinambungan modal dan pendapatan lebih penting daripada pertumbuhan. Sebagaiaturan umum, investor harus mulai dengan sekitar 60 persen hingga 80 persendari uang yang telah mereka sisihkan untuk berinvestasi di saham dan mengurangipersentase itu sedikit ketika mereka hampir pensiun," kata Kroft.



Christine Benz, direktur keuanganpribadi di Morningstar mengatakan, salah satu cara mudah untuk melakukannyaadalah dengan Target Date Fund (TDF), yaitu investasi yang menyesuaikancampuran saham, obligasi, dan aset lainnya berbasis usia. Main aman seiringbertambahnya usia Investor berusia 20 hingga 30 tahun, cenderung bermain denganrisiko yang tinggi dan menjadi lebih konservatif cenderung bertambahnya usia.



"TDF dapat menjadi cara yangbagus untuk menyederhanakan investasi. Jenis dana ini menjaga investor darimelakukan kesalahan terbesar, misalnya membeli sesuatu yang menurut Anda baikuntuk masa sekarang daripada berpikir ke depan," kata Benz. Untuk itu,Kroft dan Benz menyarankan mencari investasi yang sesuai dengan usia Anda.Investor mungkin perlu melihat tren investasi ke depan.



Karena salah satu kesalahan yangdilakukan investor adalah berasumsi bahwa investasi yang mereka buat hari inimasih akan menjadi investasi yang cocok di tahun berikutnya. "Satukesalahan yang dilakukan investor adalah berasumsi bahwa investasi yang merekabuat hari ini masih akan menjadi investasi yang cocok di tahunberikutnya," kata Kroft.



Tidak ada yang cocok. Tentu saja,tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua pendekatan dalam berinvestasi,berapa pun usia Anda. "Dunia tidak dibangun dengan batu. Lingkunganberubah," kata Kroft. Seseorang di usia akhir 50-an yang tinggal diapartemen mungkin bisa lebih agresif daripada pasangan menikah di usia awal30-an yang memiliki banyak keperluan.



Keperluan itu misalnya memilikihipotek, berusaha menabung untuk kuliah anak-anak, dan melunasi hutang pinjamansiswa di waktu yang sama. Jika pensiun adalah tujuan akhir Anda, maka jangantergila-gila dengan investasi lain yang lebih menggiurkan yang Anda lihat,tidak peduli berapa pun usia Anda, tetap dengan investasi yang benar yang sudahdicoba. "Berhati-hatilah dengan mencoba-coba instrumen investasi yangmenggiurkan," kata Benz.




Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4611-adakah-batasan-umur-untuk-mulai-investasi.html