Kembangkan Daerah Melalui Pangsa Ekonomi Kreatif

Selasa, 12 Maret 2019 14:04 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Pemko Padang sedang giat-giatnya menciptakan 10.000 wirausahawan dalam semua sektor, termasuk pariwisata. Perkembangan ini terus diupayakan menuju terciptanya lapangan kerja dan berkurangnya pengangguran di Kota Padang.
Perilaku industri kreatif di Kota Padang akan didorong untuk terus melakukan inovasi dan penciptaan kreativitas dalam mengembangkan usahanya menjadi salah satu sektor yang berbasis masyarakat. Hal itu dikatakan Asisten Administrasi Didi Aryadi saat membuka acara Ekonomi Kreatif (Ekraf) Pariwisata Expo Tahun 2019 di Lobby Plaza Andalas Ramayana Padang, Jumat (8/3).

Lebih jauh dikatakan, pelaku ekonomi kreatif merupakan orang yang berpikir maju dalam kancah persaingan bisnis global yang syarat dengan nuansa kompetitif. “Sudah saatnya pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang melakukan inovasi dalam aktivitas pemasarannya,” ujar Didi Aryadi. Didi menambahkan, usaha ekonomi akan membangun daerah secara berkelanjutan dan menjadikan pelaku ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi daerah.

Kegiatan Ekraf Pariwisata Expo 2019 ini diharapkan dapat menjadi akses bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang dalam melakukan pengembangan usaha secara kontinu dan langsung memahami karakter konsumennya. “Melalui kegiatan inilah kita dapat melihat secara langsung hasil karya anak daerah serta berinovasi dalam menghasilkan produk yang mempunyai daya saing dan kompetitif di pasar global,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaksana kegiatan Juni Nursyamsa menyampaikan, acara ini digelar untuk mengejar pasar, karena pasar di Plaza Andalas cukup besar.“Kita ingin pelaku Ekraf jual belinya di tempat yang memang banyak pembelinya. Kita pernah adakan kegiatan ini di tempat objek wisata tapi omzetnya kurang, sekarang kita coba mengadakan di Plaza Andalas karena jumlah kunjungannya banyak dan memang tempatnya orang jual beli,” kata Juni.

Peserta Ekraf Pariwisata Expo ini terdiri dari pelaku ekonomi kreatif binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang dan ada juga pelaku baru. “Kita mencari sub sektor yang baru yang sebelumnya tidak terpenuhi oleh kelompok kita, maka kita cari dan kita ajak gabung di sini,” tutur Juni.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dimulai 8 Maret dan berakhir 10 Maret 2019. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Kota Padang dan menjadi kalender iven tetap di tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4481-kembangkan-daerah-melalui-pangsa-ekonomi-kreatif.html