22 Merek Franchise Popular Pilihan Netizen 2017

Rabu, 30 Agustus 2017 14:45 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - FranchiseGlobal.com bekerja sama dengan Tras N Co Research dan IMFocus DigiMarketing Consultant sebagai Certified Google Partner, kembali melakukan riset Digital Popular Brand Index terhadap ratusan bisnis dari lebih dari 76 kategori bisnis waralaba di Indonesia. Riset dilakukan mulai April hingga Juni 2017 dengan menggunakan tiga parameter penilaian:Search Engine Based, Social Media BaseddanWebsite Based.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, riset di tahun ketiga ini, Tras N Co kami meningkatkan syarat dan jumlah poin minimal untuk sebuah brand dikatakan sebagai Digital Popular Brand. Pertama, tercaptureminimal 5000google result. Kedua, total poin minimal di angka 15% dari sebelumnya 10%. Ketiga, dua hal tersebut mutlak harus dimiliki oleh sebuahbrandtersurvei.

“Ini artinya, selalu terjadi peningkatan standar keterpopuleran brand di Indonesia Digital Popular Brand Award dari tahun ke tahun, “ kata Tri Raharjo, Chairman Tras N Co Research, dalam relisnya, Rabu (30/8/2017).

Menurut Tri Raharjo, peningkatan standar penilaian Digital Brand Index ini sebagai upaya untuk menghasilkan survei berbobot. Dan sebuah filter untuk menemukanbrandyang popular di dunia digital yang berkualitas.

“Kami melihat perkembangan digital, khususnya diindustry franchise, telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Beberapa brand telah melakukan adaptasi digital sehinggabrandnya memiliki akselerasi yang mengagumkan di dunia internet. Seperti pertumbuhan fans, follower, jumlah orang yang mencarinya di google engine dan lain sebagainya,” jelas Alex Iskandar, CEO IMFocus Certified Google Partner.

Setali tiga uang dengan Alex, Tri Raharjo melihat pertumbuhan tersebut disinyalir karena perubahan market yang begitu massif.

Shifting market from offline to onlinetelah benar-benar terjadi. Dan perubahan pola ini mau tidak mau telah memaksa kita untuk terus belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, pola pemasaran baru, serta pola engagement baru kepada konsumen dan calon mitra,” papar Tri Raharjo.

Lebih lanjut Tri Raharjo mengatakan, peningkatan syarat minimal Digital Popular Brand Index di tahun 2017 ini nyatanya memang menghasilkan hasil survei yang jauh lebih berkualitas.

Dengan jajaranbrand“raksasa” yang tidak hanya besar digdaya secara luring, namun juga menguasai dunia digital berhasil meraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2017.

Ada 22 merek franchise, lisensi dan kemitaan dari berbagai kategori bisnis yang layak menyandang predikat Indonesia Digital Popular Brand Award,.di antaranya; Kimia Farma, ERA Indonesia, Alfamart, Shop&Drive, ESL Express, JNE, D’PENYETZ, Depo Air Minum Biru, Bakmi Naga Resto, EF English First, Miracle Aesthetic Clinic, Rocket Chicken, Excelso, SHI-DA, Quick Chicken, Snapy, Kedai Kopi Kapal Api, Bambu Spa, Oto Bento, Kiddy Cuts, Auto Bridal & Apotek K-24.

“Indonesia Digital Popular Brand Award 2017 ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan apresiasi kepada sejumlah merek franchise, lisensi dan kemitraan di Indonesia yang telah berhasil membangun dan mempertahankan popularitas mereknya di era digital di tengah maraknya sejumlah merek pendatang baru di internet. Dan semoga penghargaan ini benar-benar memacu pertumbuhan bisnis franchise di tahun-tahun yang akan datang,” pungkas Tri Raharjo. (KKC)



Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4215-22-merek-franchise-popular-pilihan-netizen-2017.html