Petani di Agam Diasuransikan

Senin, 03 April 2017 07:19 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Petani di Agam, diajak memanfaatkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Asuransi ini menjamin kesejahteraan petani dan mengurangi dampak negatif perubahan iklim, maupun serangan hama yang merugikan petani.

"Pemerintah mengupayakan perlindungan usaha tani dalam bentuk Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Dengan cara ini petani mendapat jaminan terhadap kerusakan tanaman akibat banjir, kekeringan, serangan hama dan penyakit tumbuhan, sehingga petani mendapatkan ganti rugi," kata Arief Restu, dari Kepala Dinas Pertanian Agam di Lubuk Basung, kemarin.

Arief menjelaskan dengan membayar premi asuransi kepada PT Asuransi Jasindo, petani mendapatkan perlindungan sesuai dengan yang dipertanggungkan berdasarkan ketentuan, bila gagal panen.

"Masing-masing luas lahan sawah yang dipertanggung maksimal 2 hektar, dan intensitas kerusakan mencapai 75 persen pada setiap luas petak," ujarnya.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian dan Penyuluhan Distan Kabupaten Agam, Ir. ING Karyawan menambahkan, dalam AUTP harga pertanggungan ditetapkan sebesar Rp6 juta per- hektar per musim. Harga pertanggungan menjadi dasar perhitungan premi dan batas maksimum ganti rugi.

"Premi Asuransi yang harus dibayar sebagai biaya untuk mendapat perlindungan adalah sebesar Rp180 ribu per hektare per musim tanam. Namun premi ini nantinya akan disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp144 ribu per hektar per-musim," katanya.

"Kita menargetkan seluas 1.000 hektare lahan petani dapat mengikuti program ini di Kabupaten Agam. Sisanya dibayar secara swadaya oleh petani," katanya.

Agar program ini dapat diikuti para petani, dalam waktu dekat akan disosialisasikan kepada petani di setiap kecamatan, mengenai tatacara dan prosedurnya. (kkc)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4174-petani-di-agam-diasuransikan.html