Salah Satu Ikon Wisata Sumbar, Jembatan Aka Terancam Putus

Kamis, 05 Januari 2017 18:28 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Jembatan Aka yang sudah berusia 1 abad lebih itu yang berada di Kenagarian Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (5/1/2017) dini hari nyaris putus setelah dihantam banjir. Akar besar yang melintang sepanjang 25 meter itu sudah goyang dan lantai akarnya bolong dihantam kayu yang hanyut di sungai itu.

Kejadian tersebut baru diketahui warga sekitar sekira pukul 05.00 WIB. Dipastikan jembatan ini tidak dilintasi warga setempat dan sejumlah pengunjung tidak dibolehkan dulu untuk meniti jembatan itu sebelum dibenahi.

Padahal, Jambatan Aka dengan panjang sekitar 25 meter membentang di atas sungai Batang Bayang ini, menjadi penghubung terdekat antardua kampung merupakan satu-satunya akses penyeberangan yang diandalkan.

Kini, banyak warga setempat Jambatan Aka itu segera diperbaikan oleh pemerintah. Apalagi Jambatan Aka itu juga menjadi ikon pariwisata Sumatera Barat dan salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Pesisir Selatan ini.

Menurut Eli (32), warga setempat di lapangan, mengatakan, kondisi Jambatan Aka yang usianya 1 abad itu adalah salah satu destinasi wisata andal Pesisir Selatan.

"Pengunjung banyak datang ke sini, untuk itu kepada pemerintah setempat agar diperbaiki secepatnya, kalau dibiarkan akan sia-sia, kalau jembatan itu putus kemana lagi mencari jembatan seunik itu," kata Eli yang sehari-harinya berjualan di dekat jembatan itu.

"Kami sangat berharap jembatan akar ini secepatnya diperbaiki agar pengunjung yang beriwisata ke situ merasa nyaman. Jangan pengunjung merasa kecewa serta ada korban yang terperosok," tambahnya.

Erman (64) salah seorang pengelola Jambatan Aka mengatakan, Jambatan Aka ini memang hampir putus karena ada satu batang kayu yang hanyut lalu tersangkut di lantai jembatan itu sehingga lantainya mengalami bolong.

"Secepatnya kami akan memperbaiki dengan cara menyambung kembali akar demi akar serta dijalin, menyatunya akar itu menunggu selama enam bulan," ujarnya.

"Kami mengetahui Jambatan Aka itu hampir putus sekira pukul 05.00 WIB tadi pagi, beruntung ada salah seorang warga yang menggergaji kayu sebesar batang kelapa tersangkut di jembatan itu, kalau tidak cepat warga membuang kayu di atas jembatan kemunkinan bisa jadi putus," ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, pemuda Puluik-Puluik akan bergotong royong memperbaiki jembatan. Menyambung akar demi akar dan memperbaiki akar penyangga yang melintang sepanjang 25 meter itu. (MIN)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/3891-salah-satu-ikon-wisata-sumbar-jembatan-aka-terancam-putus.html