Wisata Edukasi ke Pulau Penyu Karabak Ketek

Selasa, 03 Januari 2017 04:51 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Siapa yang tidak kenal dengan satwa langka yang satu ini, namanya penyu. Populasinya yang kian menipis membuat penyu menjadi salah satu hewan yang dilindungi kelestariannya. Kini ada penangkarannya di Pulau Karabak Ketek, Pesisir Selatan. Pulau ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata edukasi bagi pelajar dan mahasiswa.

Penyu merupakan spesies yang telah hidup di muka bumi sejak jutaan tahun yang lalu dan mampu bertahan hingga kini. Penyu satwa migran, seringkali bermigrasi dalam jarak ribuan kilometer antara daerah tempat makan dan tempat bertelur.

Pengembangan ekowisata berbasis penyu sudah mulai dilakukan di beberapa daerah yang menjadi tempat pendaratan penyu di Indonesia. Di antaranya Taman Nasional Meru Betiri (TMNB), Kepulauan Derawan, Tanjung Benoa dan Serangan (Bali), Sukabumi, dan Pulau Karabak Ketek di Pesisir Selatan.

Ekowisata berbasis penyu di Pesisir Selatan ini sebagai wisata penyu bertelur sejalan dengan ditetapkannya Pesisir Selatan sebagai pusat konservasi penyu di wilayah Indonesia bagian barat oleh pemerintah. Lokasinya di Pulau Karebak Ketek.

Di Pulau Karebak Ketek kini telah dibangun berbagai fasilitas penangkaran penyu dan melestarikan pantai-pantai di pulau itu sebagai tempat penyu bertelur. Selain fasilitas penangkaran, juga telah dibangun dua unit rumah penginapan untuk wisatawan yang datang.

Pulau ini telah ditetapkan sebagai pusat konservasi penyu Sumatera Barat pada awalnya SK penetapannya di keluarkan oleh Bupati Pesisir Selatan pada tahun 2003 lalu. Pulau Karabak Ketek salah satu pulau kecil yang terletak di dalam kawasan gugusan pulau-pulau kecil di Kabupaten Pesisir Selatan.

Dengan kontur pulau yang datar dan pantai yang landai. Pembangunan kawasan konservasi dan dipadukan objek wisata tersebut didanai dengan dana APBN 2006 mencapai Rp1 miliar.

Pulau Kerabak Ketek dengan luas sekitar empat hektare juga telah dibebaskan Pemkab Pessel dari pemilik ulayatnya dengan dana pembelian sebesar Rp200 juta pada tahun 2006.

Sebagai pusat konservasi penyu pertama di wilayah Sumatera Barat, berbagai fasilitas dan infrastruktur telah dibangun sejak tahun 2005-2006.

Untuk bisa mengunjungi pulau ini, dari Kota Padang menuju Surantiah. Dari sini hanya butuh waktu 30 sampai 40 menit ke Pulau Karabak Ketek dengan boad.

Jika ingin menyaksikan proses penyu bertelur hanya di malam hari. Sebagai tempat tinggal, kita dapat tidur di rumah-rumah yang sudah disediakan oleh DKP Pesisir Selatan.

Penyu menghabiskan waktunya di laut tapi induknya akan menuju ke daratan ketika waktunya bertelur. Induk penyu bertelur dalam siklus 2-4 tahun sekali, yang akan datang ke pantai 4-7 kali untuk meletakan ratusan butir telurnya di dalam pasir yang digali.

Sang induk biasanya akan menggali lubang untuk menyembunyikan telur-telurnya. Selain itu mengubur telurnya juga dapat menjaga kehangatan telur hingga menetas nanti.

Menurut Kepala Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Yosmeri, rata-rata ada satu hingga tiga ekor induk penyu yang bertelur di pulau tersebut tiap malamnya. Angka ini relatif kecil mengingat satu ekor penyu betina bisa menghasilkan telur sekitar 100 butir.

Setelah 45 - 60 hari masa inkubasi, tukik (sebutan untuk anak penyu) muncul dari dalam sarangnya. Setelah itu, penyu yang hidup akan menjadi tukik yang nantinya, tukik-tukik.

Setelah dirasa cukup kuatm tuki-tukik cecil tersebut akan dilepasliarkan ke laut, untuk memulai kehidupan barunya. Beberapa ahli mengatakan dari 1000 tukik hanya akan ada 1 tukik yang mampu bertahan hidup hingga dewasa.

Tingkat keberhasilan hidup penyu sampai usia dewasa sangat rendah, para ahli mengatakan bahwa hanya sekitar 1-2 % saja dari jumlah telur yang dihasilkan.

"Jika dilihat dari segi populasi, angka ini cenderung menurun, namun dari sektor pariwisatanya cukup menjanjikan. Kegiatan tersebut secara tidak langsung meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar," jelasnya. (kkc)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/3882-wisata-edukasi-ke-pulau-penyu-karabak-ketek.html