Gubernur Luncurkan Gerakan Lima Ribu Membangun Nagari

Rabu, 29 Juni 2016 00:34 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meluncurkan Gerakan Lima Ribu Membangun Nagari (GEMA) yang melibatkan perantau untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kampung halamannya, Selasa (28/6/2016).

Peluncuran program itu bersamaan dengan bazar yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat yang dimulai sejak 28 Juni sampai dengan 1 Juli 2016.
Dalam bazar pasar murah ini disediakan 110 stand dengan cuma-cuma.

Jumlah stand yang disediakan oleh Biro Perekonomian Prov. Sumbar sebanyak 130 stand secara cuma-cuma yang sebagian besar diisi UMKM.

Gema Nagari tujuan untuk menggugah kepedulian anak nagari baik yang ada di Sumbar maupun yang berada di perantauan untuk dapat berpartisipasi membangun perekonomian masyarakat kampung halamannya dengan cara memberikan donasi.

"Gerakan ini perlu kita hebohkan, sosialisasikan sehingga orang menabung di koperasi," kata Irwan Prayitno.

Menurut Gubernur, Gema Nagari tidak sama dengan Gebu Minang. Bedanya Gema Nagari muncul dari rantau untuk ranah menabung d koperasi. Gebu Minang muncul dari ranah.

"Oleh karena itu, suksesnya Gema Nagari butuh partisipasi semua pihak. Mari menabung membangun nagari," ajak Gubernur.

Gema Nagari ini akan disosialisasikan di kota kota besar di seluruh Indonesia agar perantau berdonalsi untuk nagari masing masing.

Untuk itu, tambah Gubernur, kepada Biro Rantau diminta untuk tidak mengatur dan tidak mengarahkan para perantau kemana mereka akan menyalurkan dananya.

"Donasi itu diserahkan pada koperasi dalam bentuk penyertaan modal minimal lima ribu rupiah, untuk kemudian disalurkan pada masyarakat masing-masing nagari," kata Irwan Prayitno.

"Kita berharap gerakan ini akan mendorong peran koperasi sebagai lembaga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Nagari di Sumbar," tambahnya.

Ia mengatakan, dana yang terkumpulkan di koperasi nanti, dapat digunakan untuk kegiatan simpan pinjam. Prioritas tentu untuk usaha produktif sebagai usaha mikro kecil dan wirausaha yang dilaksanakan oleh masyarakat.

Menurut dia, selama ini kepedulian perantau pada kampung halamamnya cenderung untuk bantuan pembangunan fisik, belum terarah kepada pembangunan ekonomi produktif.

Ia melanjutkan, kesuksesan program Gema Nagari itu tidak bisa dilepaskan dari partisipasi masyarakat dan perantau melalui donasi, karena itu, ia mengimbau semua berpartisipasi dalam gerakan itu.

Gubernur meyakini, gerakan itu akan berjalan dengan baik, karena masyarakat Sumbar terkenal sukses di luar Ranah Minang, namun tetap memikirkan Nagarinya.

Ia mengatakan, peran pemerintah dalam gerakan itu adalah memberikan pelatihan untuk meningkatkan SDM pengurus koperasi, supaya lebih profesional dalam pengelolaannya.

"Kita berharap gerakan ini akan memberikan manfaat pada masyarakat," katanya.

Sementara Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Zirma Yusri mengatakan, hampir semua nagari di Sumbar telah memiliki koperasi yang bisa dimanfaatkan untuk gerakan tersebut.

"Kita optimis, gerakan ini akan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat," ujarnya.

Peluncuran Gema Nagari dihadiri Wakil Gubernur, Ketua DPRD Sumbar, unsur Forkopimda Sumbar, Bupati/Walikota se-Sumbar, Kepala BI Sumbar, Ketua Dekranasda Sumbar, Ketua Dekranasda kab/kota se-Sumbar, ketua MUI, Dirut PT. Semen Padang, dan para Direksi Bank Nagari.(kkc)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/3053-gubernur-luncurkan-gerakan-lima-ribu-membangun-nagari.html