Konsulat AS Medan Gelar Kolaborasi Koki Indonesia, Jepang, dan Singapura

Rabu, 11 Mei 2016 00:17 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Konsulat Amerika Serikat Medan bersama Komite Administrasi Kismis Amerika Serikat (RAC) menggelar sebuah sesi Seminar Kismis California untuk para pembuat roti, koki, penyedia jasa makanan profesional dan para importir makanan di Hotel JW Marriott di Medan, Selasa, 10 Mei 2016.

Para tamu memiliki kesempatan untuk belajar lebih banyak mengenai keunggulan dan cara penggunaan kismis California yang berkualitas tinggi.

Acara ini menampilkan kolaborasi antara koki dari Singapura - Audrey Tan , dari Jepang - Yukichi Matsubara dan dari JW Marriott Medan - James Gunawan. Melampaui batas-batas geografis dan budaya, para koki berpengalaman bekerja sama menunjukan berapa alternatif dan kekhususan dari kismis California di dalam pembuatan roti dan kue-kue, yang menjadi salah satu tren masa kini.

Amerika Serikat merupakan produsen terbesar dari kismis di dunia. Amerika Serikat menghasilkan 332.821 ton dari total semua jenis kismis di tahun 2014/15.

Sebanyak 1.441 ton dari kismis alami California yang tidak berbiji ini telah diimpor ke Indonesia. Lebih lanjut kebutuhan kismis tersebut meningkat 23,76% dari tahun sebelumnya.

Kismis Amerika Serikat yang berkualitas ini banyak digunakan sebagai bahan memasak dan membuat kue. Kismis juga merupakan camilan favorit di kalangan konsumen, dan ini ditawarkan oleh beberapa merek dari California yang terkenal di paket makanan ringan dalam berbentuk ukuran untuk paket rumahan.

Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Y. Robert Ewing, mengaku sangat senang dapat bekerja sama dengan dengan RAC dalam menggelar acara ini.

"Medan sudah terkenal di seluruh Indonesia sebagai kota kuliner. Kami sangat senang bahwa kismis California ini bisa menjadi bagian dari dunia kuliner di Medan yang sedang berkembang," kata Konsul Ewing.

Ewing mengaku, selama berada di Medan, ia melihat banyak toko roti yang telah dibuka, di samping toko roti yang telah lama hadir di Medan.

"Saya tahu mereka akan mendapatkan banyak keuntungan dengan menggunakan kismis California ini. Saya juga berharap para konsumen dapat menikmati kismis tersebut di supermarket lokal. Saya senang bahwa kami bisa bermitra dengan RCA dan berterima kasih dengan Hotel JW Marriott atas dukungannya pada acara ini, " katanya.

Tentang Komite Administrasi Raisin

Komite Administrasi Raisin (RAC) adalah sebuah badan non-profit di Amerika Serikat yang terdiri dari petani kismis dan anggur di California, penyedia jasa pengepakan dan anggota masyarakat lainnya, untuk mempromosikan dan memasarkan kismis California untuk semua pelanggan di seluruh dunia. RAC berpusat di Fresno, California. Dan RAC sendiri berada di bawah naungan Departemen Pertanian Amerika Serikat.

Tentang Koki Jepang Yukichi Matsubara

Yukichi Matsubara berasal dari kota Kobe, Jepang. Ia memiliki keahlian dalam pembuatan roti ala Jepang, yang mencampurkan cara teknik klasik Perancis.

Ia juga ahli dalam memilih bahan-bahan berkualitas secara global menciptakan sesuatu produk yang sangat unik dan menarik.

Yukichi mulai berkarir di Malaysia sebagai kepala dari perusahaan “The Loaf Bakery & Bistro.” Kemudian beliau bergabung dengan “The Bonjour Garen Bakery”.

Dan dua tahun yang lalu beliau memutuskan untuk mendirikan usaha sendiri yang disebut “B-Lab Bakery, Bistro & Bar.”
Sampai hari ini, Yukichi tetap terlihat mempesona dengan keahliannya seperti sejak beliau pertama kali memulainya. Dengan didorong oleh rasa ingin tahu yang mendalam dan imajinasi tak terbatas, Chef Yukichi terus membuat kreasi roti baru dengan bahan yang berkualitas, seperti kismis California.

Tentang Koki Singapura Audrey Tan

Audrey Tan berasal dari Singapura. Ia adalah pemilik dan chief baker dari Freshly Baked by Le Bijoux dan The Dough Shoppe di Singapura, dua perusahaan yang sangat digandrungi oleh media dan penggemar kulinari di Singapura terutama keharuman roti artisan serta pastry yang selalu fresh di buat dari ingredient natural.

Baker mungil ini berpengelaman lebih dari 14 tahun, memperoleh pelatihannya dari Culinary Institute of America Orange Grove dan kemudian bekerja pada Ritz-Carlton hotel di USA sebelum kembali ke Singapura untuk bergabung dengan Saint Pierre restaurant. Bakery milik Audrey mewujudkan keyakinan mendalam untuk kembali kepada asalnya dan kegemarannya terhadap produk artisan.

Koki Indonesia James Gunawan

Dengan pengalamannya selama 12 tahun di bidang kuliner, termasuk beberapa tahun yang dihabiskan untuk menimba ilmu di National Hotel Institute di Bandung dan ribuan jam pendidikan internasional yang diperolehnya sendiri untuk pengolahan kue, James Gunawan diangkat menjadi Koki di J.W Marriott Medan pada tahun 2016.

Koki yang berkelahiran di Jakarta ini, sebelumnya adalah kepala koki untuk Royal Carribean Cruises 2006 – 2012 di Miami, Amerika Serikat. Ia kemudian bergabung dengan Pullman Jakarta di Central Park sebagai Kepala Baker dan melanjutkan karirnya sebagai kepala koki di perusahaan pelayaran Swiss, SCYLLA AG.

Di JW Marriott Medan, James kembali berkarya di negara kelahirannya dan membawa keterampilan yang ekstensif untuk bekerja dan berbagi di tim berbakat di hotel bintang lima ini. (kkc)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/2804-konsulat-as-medan-gelar-kolaborasi-koki-indonesia-jepang-dan-singapura-.html