Festival Kuliner Nusantara Digelar, Kontribusi Bruto Kuliner Rp208,6 Triliun

Rabu, 06 April 2016 10:51 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Menteri Pariwisata Arief Yahya telah meluncurkan Festival Kuliner Nusantara, pekan lalu. Festival kali bertema “Kuliner Nusantara Kekayaan Budaya Bangsa”. Kontribusi nilai tambah bruto sektor kuliner sebesar 208,6 triliun pada tahun 2015.

Sudah dijadwalkan, Festival Kuliner Nusantara dilaksanakan pada 14 – 16 April  2016 di Mall Artha Gading Jakarta.

"Festival Kuliner Nusantara bertujuan memperkenalkan kuliner Nusantara sebagai salah satu daya tarik wisata baik bagi wisnus maupun wisman. Selain itu memberikan informasi aktual dan akurat mengenai berbagai keragaman kuliner nusantara yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, beserta sejarah dan filosofinya," kata Arief Yahya.

Festival ini, tambahnya, juga mendorong minat masyarakat untuk mengkonsumsi dan mencintai kuliner Nusantara dan menciptakan ikon kuliner Nusantara sebagai salah satu kuliner terbaik di dunia untuk menjadi media promosi wisata Indonesia.

Selain Festival Kuliner Nusantara di Jakarta, Kementerian Pariwisata telah menetapkan 5 destinasi wisata kuliner unggulan pada tahun 2015, yaitu: Jogjakarta, Solo, Semarang (JOGLO SEMAR), Bandung, dan Bali.

Festival Kuliner Nusantara diikuti 34 provinsi dan 31 stand-stand komunitas, industri kuliner, lembaga pendidikan kuliner dan komunitas kuliner. Mereka akan menampilkan makanan dan produk-produk khas masing-masing daerah serta menyajikan demo masak interaktif di beberapa panggung.

Potensi Ekonomi Besar

Dari data yang diperoleh, diperkirakan Indonesia memiliki 5.300 kuliner tradisional yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau. Kuliner memiliki potensi ekonomi yang besar terbukti pada tahun 2013 kontribusi nilai tambah bruto sektor kuliner sebesar 208,6 triliun rupiah dengan rata-rata pertumbuhan 4.5% (2012 – 2013).

Unit usaha yang tercipta dari sektor kuliner adalah sebesar 3 juta dengan rata-rata petumbuhan 0.9%.

Menurut UNWTO (2013) sekitar 30% dari pendapatan pariwisata bersumber dari wisata kuliner. Di Indonesia, di tahun 2014 pengeluaran makanan dan minuman untuk wisatawan Nusantara didapatkan adalah 19,29 % dari total pengeluaran wisatawan nusantara setelah transportasi yakni 49,78 %.

Pada tahun 2015 Indonesia mendapat devisa pariwisata sebesar 12,2 miliar USD sehingga pendapatan dari sektor kuliner kurang lebih sebesar 3,6 miliar USD = Rp 47,5 triliun.(kkc)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/2592-festival-kuliner-nusantara-digelar-kontribusi-bruto-kuliner-rp2086-triliun.html