Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 04 Desember 2019 10:14 WIB
Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara
Kinciakincia.com - Sampah menjadi persoalan pelik hampir di semua daerah kota besar. Tidak hanya di kota-kota di Indonesia, tapi juga di dunia. Meski begitu, beberapa negara maju di dunia sudah menerapkan sistem pengolahan sampah yang tidak hanya jelas, tapi juga tegas. Indonesia sendiri meski sudah mulai bergerak ke arah yang positif, masih perlu banyak belajar.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Jerman adalah negara dengan tingkat daur ulang sampah terbaik di dunia berdasar data dari Eunomia, yang dikutip oleh World Economic Forum. Di Jerman, persentase sampah yang diolah kembali sudah di atas 50 persen. Sistem pengolahan dan pemilahan yang dilakukan Jerman sebenarnya sederhana namun mendetail.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Kotak pembuangan sampah ‘warna-warni’ yang ada di sekitar daerah tempat tinggal, mendorong pemilahan dilakukan oleh tiap-tiap individu atau setidaknya dari rumah masing-masing. Kotak pembuangan ini punya pengkhususannya sendiri untuk tiap warnanya. Sementara khusus, untuk sampah botol plastik, di Jerman dikenal istilah ‘Pfandflaschen’.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Secara harfiah istilah ini dapat diartikan sebagai pengembalian botol. Minuman dalam botol plastik diperlakukan dengan sistem jaminan. Jadi setelah minumannya habis botol dikembalikan sebuah mesin deposit yang umum ditemukan di pasar swalayan dan nantinya konsumen akan mendapat kembali uang jaminannya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Jepang dan Korea Selatan Kebut Permasalahan Sampah
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Bergeser sedikit ke wilayah Asia, ada Jepang dan Korea Selatan, yang mulai menggalakkan upaya pengolahan dan daur ulang sampah. Dua negara Asia Timur ini sebelumnya cenderung abai soal pengolahan sampah dan sebenarnya baru benar-benar berbenah masalah sampah 10 tahun terakhir --bahkan kurang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Namun berkat keseriusan dan upaya maksimal yang dikerahkan, hasilnya Korea Selatan sudah masuk lima besar negara dengan tingkat daur ulang terbaik di dunia. Baik Jepang maupun Korea Selatan memperkuat sisi pemilahan sampah dimulai dari rumah tangga.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Di Negeri Gingseng, faktor regulasi, imbalan, dan sanksi sosial menjadi pendorong masyarakatnya rajin melakukan pengelolaan dan mengurangi sampah. Mengutip dari Waste4Change, abai dalam menerapkan pemilahan sampah bisa berdampak pada pemindahan paksa dari rumah tinggal. Sementara Jepang memfokuskan pada sistem pemilahan sampah yang detail.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Setiap rumah tangga di Jepang tidak bisa memasukkan semua sampah dalam satu wadah saja. Berdasarkan informasi dari The New York Times, bahkan setiap penduduk dibekali buklet 27 halaman yang menerangkan bagaimana seharusnya mereka memilah sampah, termasuk pembagian 518 jenis yang ada di sana. Khusus untuk sampah plastik, baik Jepang maupun Korea Selatan, mencoba membatasi penggunaan kantong plastik. Di Korea Selatan, per 1 Januari 2019 penggunaan plastik sekali pakai hanya diperbolehkan untuk membungkus daging dan ikan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Sementara di Jepang mulai pertengahan tahun kemarin, Kementerian Lingkungan Hidup di Jepang melarang praktik penyediaan kantong plastik sekali pakai secara gratis. Rencananya mereka akan mengenakan biaya tidak lebih dari 10 yen (sekitar Rp 1.300) untuk satu kantong plastik. "Proporsi kantong plastik di antara sampah plastik tidak besar, tetapi pembayaran itu akan menjadi simbol upaya Jepang untuk mengurangi limbah tersebut," kata Menteri Lingkungan Hidup Jepang Yoshiaki Harada kepada Japan Today, seperti diberitakan Kompas.com, 7 Juni 2019.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Belajar dari Negara Tetangga
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Selain negara-negara maju di atas, negara tetangga, Singapura, juga sebenarnya sudah memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Tingkat daur ulang di sana --juga berdasar data Eunomia-- mencapai 61 persen untuk berbagai jenis sampah.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Selain angka persentasenya besar, yang menarik dari sistem pengelolaan sampah di Singapura adalah partisipasi aktif dari pihak swasta. Berdasar informasi dari lembaga kelingkungan nasional Singapura, National Environment Agency, ada sejumlah perusahaan swasta yang ditunjuk sebagai public waste collectors (PWCs).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Mereka bertanggung jawab dalam proses pengumpulan sampah dalam periode tujuh sampai delapan tahun. Bicara soal teknologi, Singapura juga sudah mulai mengandalkan metode waste to energy setelah sebelumnya masih akrab dengan penumpukan atau landfill.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Transisi ini mereka lakukan mengingat lahan yang sangat terbatas yang mereka miliki. Pengolahan sampah menjadi energi ini secara khusus diberlakukan untuk sampah plastik. Setelah dikumpulkan sampah-sampah tersebut dibawa ke pabrik insinerator yang mereka miliki.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Proses pembakaran dengan metode ini dilakukan dengan suhu 1.000 derajat Celcius dan dilakukan selama 7 hari selama seminggu penuh. “Kami menjual 80 persen dari energi listrik yang kami produksi, sementara 20 persen sisanya kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan energi di pabrik,” kata General Manager Pabrik Incenerator Tuas Selatan, Chong Kuek On, kepada Jakarta Post. Metode pengolahan sampah menjadi energi ini diklaim mampu mengurangi sampah hingga 90 persen dan menghasilkan energi listrik 150 MWh setiap harinya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Surabaya Jadi Contoh
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Indonesia sebenarnya juga sudah mulai serius soal pengelolaan sampah. Kebijakan sudah dikeluarkan lewat Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Perpres ini kemudian menjadi cetak biru bagi perjalanan menuju Indonesia Bersih Sampah 2025 yang melahirkan Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas). Target besarnya bisa dilakukan pengurangan sampah sampai 30 persen dan melakukan pengelolaan 70 persen sampah pada 2025. Jakstranas ini juga yang menjadi pedoman bagi pemerintah daerah merumuskan turunannya untuk masing-masing provinsi dan/atau kabupaten/kota.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Surabaya menjadi salah satu contoh kota yang terdepan soal inovasi membudidayakan sampah. Pemerintah Kota Surabaya di bawah arahan Wali Kota Tri Rismaharini membangun 28 Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dengan fasilitas pengolahan sampah dalam rangka memangkas ongkos pembuangan sampah ke TPA.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Dalam operasionalnya, Pemkot Surabaya melibatkan kontraktor yang diikat selama 20 tahun. Di sisi lain, sampah yang pada akhirnya terkumpul di TPA juga dimanfaatkan sebab Surabaya punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang ada di Benowo. Fasilitas ini bisa menghasilkan energi 1-2 MW tahun 2016 lalu dan rencananya ditargetkan akan meningkat menjadi 11 MW tahun ini. Namun senjata utama Surabaya justru ada di keterlibatan masyarakat dalam mengelola kebersihan. Dibangunnya sejumlah bank sampah di kelurahan, RT, dan RW diimbangi dengan edukasi ke masyarakat untuk memilah berdasar kategori, organik, dan anorganik.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Dampaknya sendiri terbilang positif. Jumlah penduduk Kota Surabaya yang mencapai 3,07 juta jiwa hanya memproduksi 1.600 ton sampah sehari. ”Dengan jumlah sebesar itu, harusnya jumlah sampah berdasarkan rasio mencapai 2.600 ton per hari,” kata Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, Aditya Wasita, seperti dikutip BBC, 29 April 2018. Budaya partisipatif dalam pengolahan sampah di Surabaya tidak lepas dari ekosistem yang dibuat di sana. Salah satu yang menarik adalah Suroboyo Bus, yaitu transportasi ramah lingkungan yang mensyaratkan pembayaran ongkos bus dengan sampah plastik.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Tidak aneh kalau Kota Surabaya berhasil meraih Adipura Kencana, penghargaan tertinggi bagi kota yang berhasil dalam kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan selama minimal tiga tahun berturut-turut. Belum ada kota lain yang pernah mendapat penghargaan ini. Sementara itu kalau mau melihat peluangnya, pemanfaatan sampah plastik juga masih terbuka sangat lebar. Berdasar data Inaplas tahun 2017, ada 5,76 juta ton plastik yang dikonsumsi, 2,7 juta ton di antaranya adalah plastik sekali pakai yang seharusnya bisa langsung di daur ulang. Sayangnya, baru sekitar 1,66 juta ton sampah plastik tersebut yang diolah kembali.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
Ini menyisakan sekitar 1,04 juta ton sampah plastik yang menumpuk di TPA ataupun belum diolah kembali. Tumpukan sampah ini bisa dipandang sebagai masalah, tapi juga bisa jadi potensi ekonomi ataupun energi jika mau dikelola dan diolah lebih baik lagi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Banyak Kisah Sukses Sistem Pengolahan Sampah di Berbagai Negara: https://kinciakincia.com/berita/4946-banyak-kisah-sukses-sistem-pengolahan-sampah-di-berbagai-negara.html
(Sumber : katadata.co.id)



Kirim ke Teman jumlah akses: 40 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 03 Desember 2019

Penyebab Deflasi Sumbar Selama November 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada November 2019, Sumbar mengalami deflasi, seiring penurunan indeks harga di Kota Padang dan Bukittinggi.Kepala BPS Sumbar, Sukardi menyebutkan, dari kedua kota yang jadi barometer inflasi Sumbar, deflasi terjadi karena penurunan harga pada kelompok pangan dan sandang.“Pembentuk tertinggi masing-masingnya dari kelompok bahan makanan,” ungkapnya p.....
Senin, 02 Desember 2019

Hingga Oktober Sudah 1,35 Juta Wisman Kunjungi Indonesia

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Oktober 2019 mencapai 1,35 juta kunjungan atau naik 4,86 persen dibanding jumlah kunjungan pada Oktober 2018 yang mencapai 1,29 juta kunjungan. Namun jika dibandingkan dengan September 2019, jumlah kunjungan wisman pada Oktober 2019 mengalami penurunan sebesar 3,28 persen.Secara kumulatif Januari-Oktober 2019, menurut Kepala Badan.....
Jumat, 29 November 2019

Untuk Menjaga Ketersediaan BBM, Gubernur Sumbar Keluarkan Surat Edaran

Dalam rangka menjaga stabilitas ketersedia Baban Bakar Minyak, khusus Solar dan Premium , Gubernur Sumatera Barat menerbitkan surat edaran, agar dapat dilaksanakan dengan sebaik – baiknya oleh semua pihak.kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Jasman, menyebutkan Surat Ederan ini merupakan penerapan dari Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusi.....
Rabu, 20 November 2019

Kalahkan UI dan ITB , Unand melesat ke peringkat 4 kinerja penelitian

Universitas Andalas (Unand) melesat ke posisi empat mengalahkan Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk penilaian kinerja penelitian dalam tiga tahun terakhir versi Kementerian Riset Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.“Universitas Andalas loncat tinggi sekali. Ini surprise!” kata Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menriste.....
Kamis, 14 November 2019

Harga Minyak Melambung 0,75% Karna Pernyataan Soal Prospek Ekonomi AS

Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Kamis (14/11) waktu Indonesia mulai menguat. Hal itu dipicu oleh pernyataan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menjelang laporan mingguan persediaan minyak Amerika Serikat (AS) serta komentar positif soal ekonomi AS dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Mengutip Reuters, harga minyak berjangka Brent pada perdagangan Kamis (14/11), naik 16 .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35