Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 19 November 2019 10:22 WIB
Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%
Kinciakincia.com - Stabilitas ekonomi Indonesia masih tetap terjaga di tengah prospek perlambatan pertumbuhan perekonomian global. Di saat ekonomi global tahun ini diproyeksikan tumbuh 3,0 persen atau terendah sejak krisis keuangan global tahun 2008, kondisi di dalam negeri secara year-over-year Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia triwulan III masih tumbuh 5,02 persen sebagaimana dilaporkan Badn Pusat Statistik (BPS).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
“Pertumbuhan ekonomi didukung oleh Konsumsi Rumah Tangga (RT) dan Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT) yang masih tumbuh di atas 5%. Kemudian penerimaan ekspor sudah menunjukkan kinerja positif dengan tumbuh sebesar 0,02%,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Aula Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Kemarin (18/11).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Sementara itu, neraca perdagangan juga sudah mengalami surplus pada Oktober 2019, membaik dari bulan sebelumnya yang mengalami defisit. Demikian juga dengan net ekspor yang sudah mulai positif pada triwulan III tahun 2019, seiring dengan perbaikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang didorong oleh penurunan defisit transaksi berjalan dan peningkatan surplus transaksi modal dan finansial.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
“Kondisi tersebut diyakini akan memberikan pondasi kuat terhadap perkembangan ekonomi nasional hingga akhir tahun ini dan juga tahun depan,” ujar Menkeu.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Hingga akhir Oktober 2019, lanjut Menkeu, realisasi pendapatan negara dan hibah telah mencapai Rp1.508,91 triliun atau 69,69 persen dari target APBN 2019 dan masih tumbuh dengan positif. Capaian pendapatan negara tersebut terdiri atas penerimaan perpajakan yang terealisasi sebesar Rp1.173,89 triliun atau 65,71 persen, PNBP yang telah terealisasi sebesar Rp333,29 triliun atau 88,10 persen, dan penerimaan hibah yang terealisasi sebesar Rp1,72 triliun atau 395,55 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2019.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
“Secara umum realisasi tersebut mengalami pertumbuhan dan membaik dibandingkan kinerja September 2019, meskipun perekonomian global masih mengalami tekanan yang berdampak pada kondisi domestik,” terang Menkeu.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Realisasi penerimaan pajak tercatat masih tetap tumbuh dan telah mencapai 64,56 persen dari target APBN 2019. Pajak Penghasilan (PPh) Nonmigas dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan penopang utama Penerimaan Pajak. Pertumbuhan PPh Nonmigas utamanya didorong oleh pertumbuhan penerimaan PPh 25/29 Orang Pribadi (OP) yang disebabkan oleh kenaikan kepatuhan pasca Tax Amnesty (TA) dan PPh 21 karena adanya peningkatan tingkat serapan tenaga kerja. Penerimaan PPh 25/29 OP dan PPh 21, masing-masing tercatat tumbuh sebesar 16,35 persen (yoy) dan 9,77 persen (yoy).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Sementara itu, penerimaan kumulatif dari PPN/PPnBM per akhir Oktober 2019 tumbuh lebih baik jika dibandingkan periode triwulan III 2019 di tengah perlambatan perekonomian.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu tercatat telah mencapai Rp155,42 triliun atau 74,43 persen dari target APBN 2019 dan mampu tumbuh positif sebesar 7,92 persen (yoy). Penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebagian besar ditopang oleh penerimaan dari cukai, yang tumbuh 15,29 persen (yoy).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Berdasarkan komponennya, pertumbuhan penerimaan cukai utamanya berasal dari penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) dan cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang tumbuh masing-masing sebesar 15,30 persen (yoy) dan 14,25 persen (yoy).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sampai dengan akhir Oktober 2019 mencapai Rp333,29 triliun atau mencapai 88,10 persen dari target APBN dan masih tumbuh sebesar 3,16 persen (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Mengenai belanja negara, menurut Menkeu Sri Mulyani Indrawati, masih menunjukkan kinerja yang on track dan berperan dalam memberikan stimulus terhadap perekonomian. Pengeluaran Pemerintah per akhir Oktober 2019 telah mencapai Rp1.797,97 triliun (73,1 persen dari pagu APBN), meningkat 4,5 persen (yoy) jika dibandingkan realisasi pada periode yang sama pada tahun 2018.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Realisasi belanja negara tersebut terdiri dari realisasi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp1.121,10 triliun (68,6 persen dari pagu APBN) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp676,87 triliun (81,9 persen dari pagu APBN).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat mengalami peningkatan sebesar 4,7 persen (yoy) dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun sebelumnya, utamanya diakibatkan oleh realisasi Belanja Bantuan Sosial yang mencapai Rp91,75 triliun (94,5 persen dari pagu APBN) atau meningkat sebesar 32,7 persen (yoy) dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Dalam hal ini, APBN menjaga daya beli masyarakat miskin yang masih rentan dalam mencukupi kebutuhan hidup melalui peningkatan belanja sosial tersebut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Di sisi lain, realisasi TKDD tumbuh sebesar 4,71 persen (yoy) atau mencapai Rp676,87 triliun atau 81,87 persen dari pagu APBN 2019. Sementara itu, realisasi belanja subsidi yang meliputi subsidi energi dan subsidi nonenergi sampai dengan akhir Oktober 2019 mencapai Rp146,19 triliun atau 65,2 persen dari pagu yang ditetapkan dalam APBN.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Menkeu juga menyampaikan, di tengah kondisi perekonomian global yang mengalami tekanan dan berdampak pada penerimaan perpajakan, APBN berfungsi sebagai countercyclical yang memberikan stimulus pada pertumbuhan ekonomi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Untuk menjaga kesinambungan fiskal dan kredibilitas APBN, Pemerintah mengantisipasi pelebaran defisit yang diperkirakan mencapai 2 hingga 2,2 persen terhadap PDB, salah satunya dengan menerbitkan obligasi dalam valuta asing di bulan Oktober lalu. Dengan adanya antisipasi pelebaran defisit tersebut, Pemerintah secara hati-hati melakukan pengelolaan pembiayaan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
“Hingga akhir Oktober 2019, realisasi pembiayaan masih on track di mana posisi utang pemerintah terjaga aman di bawah 30 persen per PDB, yakni sebesar 29,87 persen. Hal tersebut membuktikan bahwa Pemerintah mengelola pembiayaan yang ditujukan untuk hal-hal yang produktif dalam rangka menopang pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi tekanan global,” terang Sri Mulyani.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ekonomi Indonesia Triwulan III/2019 Naik 5,02%: https://kinciakincia.com/berita/4939-ekonomi-indonesia-triwulan-iii2019-naik502.html
Pemerintah senantiasa memantau dan mewaspadai perkembangan kondisi global dan domestik yang sangat dinamis. Pemerintah juga berkomitmen menjaga APBN 2019 yang sehat, kuat, dan mandiri sebagai instrumen dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan rakyat.



Kirim ke Teman jumlah akses: 260 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 13 November 2019

Harga Minyak Kembali Jatuh, Dipicu Keresahan Perlambatan Ekonomi Dunia

Harga minyak mentah dunia kembali melemah. Kekhawatiran pasar terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang tak kunjung berakhir disinyalir menjadi faktor utama yang menekan harga minyak. Melansir Reuters, harga minyak berjangka Brent pada perdagangan Rabu (13/11), turun 12 sen menjadi US$ 62,06 per barel diband.....
Kamis, 10 Oktober 2019

Wah Indonesia Masuk 20 Negara Terbaik untuk Berbisnis

Indonesia masuk dalam daftar 20 negara terbaik untuk berbisnis (open for business) sedunia. Menurut Menurut laporan US News and World Report dalam 2019 Best Countries, Indonesia berada di peringkat 19 dengan skor 5,9 dari skala 10. Laporan tersebut mengungkapkan perusahaan akan melakukan analisis biaya dan manfaat (cost benefit analysis) untuk menentukan prioritas bisnis mereka. US News menghimpun.....
Rabu, 07 Agustus 2019

Wah !!! Harga cabai merah di Solok Selatan mencapai Rp80 ribu perkilo

Harga cabai merah di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat naik sebesar Rp30 ribu dan sekarang sudah tembus angka Rp80 ribu perkilogram di Pasar Padang Aro, Rabu."Minggu lalu harga cabai merah di pasar Padang Aro masih Rp50 ribu hingga Rp55 ribu tetapi tadi pagi lebih mahal lagi mencapai Rp80 ribu perkilogramnya," kata seorang ibu rumah tangga Rita (38) di Padang Aro, Rabu.Dia mengatakan.....
Kamis, 01 Agustus 2019

Malaysia Siap Gantikan Indonesia Sebagai Pemasok Sawit India

Malaysia siap menggantikan posisi Indonesia sebagai pemasok terbesar minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk turunannya ke India. Ketua Dewan Minyak Kelapa Sawit Malaysia (MPOB) Mohd. Bakke Salleh mengatakan, bea masuk produk olahan CPO asal Malaysia yang lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia di India, akan menjadi pendorong utama Negeri Jiran merebut dan menguasai pasar Negeri Bollyw.....
Sabtu, 29 Juni 2019

IHSG Menguat Selama Sepekan ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat selama sepekan didorong berlanjutnya sentimen positif dalam dua pekan ini.Mengutip laporan PT Ashmore Assets Management Indonesia, Sabtu (29/6/2019), IHSG menguat 0,68 persen ke level 6.358 pada 28 Juni 2019 dari pekan lalu di posisi 6.315,43. Sektor pertambangan dan infrastruktur menjadi kontributor besar untuk kenaikan IHSG selama pekan ini......

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35