Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Jumat, 28 Juni 2019 15:49 WIB
Sejarah Pacu Itiak Di Payakumbuh
Kinciakincia.com -
Pacu Itiak di Payakumbuh adalah tradisi lomba itik terbang yang menarik para wisatawan. Itik yang dilombakan harus memenuhi persyaratan tertentu.
Pacu Itiak di PayakumbuhSatu lagi hal yang menarik dari daerah Sumatera barat selain Pacu Jawinya yaitu Pacu Itiak di Payakumbuh. Di payakumbuh itik tidak hanya disajikan untuk hidangan kuliner, namun itik juga dilatih untuk balapan di lintasan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sejarah Pacu Itiak Di Payakumbuh: https://kinciakincia.com/berita/4866-sejarah-pacu-itiak-di-payakumbuh.html
Sejarah dan persyaratan Pacu Itiak di Payakumbuh
Tradisi Pacu Itiak di Payakumbuh mulai ada sejak tahun 1028. Saat itu para petani di Aur Kuning, Payakumbuh, Kanagarian dan Sicincin menghalau itik yang memakan tanaman padinya. Itik-itik yang dihalau akan terbang ke dataran sawah yang lebih rendah di bawahnya. Itik-itik terbang ini menjadi hiburan tersendiri bagi para petani, lalu diadakan lomba itik terbang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sejarah Pacu Itiak Di Payakumbuh: https://kinciakincia.com/berita/4866-sejarah-pacu-itiak-di-payakumbuh.html
Saat Pacu Itiak, itik dipegang oleh pemilik itik dan itik kemudian dilemparkan ke udara sehingga itik akan terbang ke udara dan terbang menuju garis finish. Seminggu sebelum itik dilombakan, itik-itik ini dikurung dan hanya diberi makan padi dan telur. Itik-itik ini setiap petang selalu diajari terbang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sejarah Pacu Itiak Di Payakumbuh: https://kinciakincia.com/berita/4866-sejarah-pacu-itiak-di-payakumbuh.html
Itik-itik yang ikut perlombaan merupakan itik yang sudah terlatih dan mampu terbang hingga sejauh 2 kilometer. Terdapat tiga tingkatan jarak yang dilombakan, yaitu jarak 800 meter, 1600 meter dan 2000 meter. Pemenang ditentukan berdasarkan itik yang terbang lurus dan tercepat mencapai garis finish. Itik yang dilombakan berusia antara empat hingga enam bulan. Itik ini memiliki kesamaan warna pada paruh dan kaki, leher yang pendek, sayap lurus yang mengarah ke atas, jumlah gigi yang ganjil dan ujung kaki yang bersisik kecil. Harga seekor itik pacuan antara seratus ribu hingga satu juta rupiah.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sejarah Pacu Itiak Di Payakumbuh: https://kinciakincia.com/berita/4866-sejarah-pacu-itiak-di-payakumbuh.html
Pacu Itiak mendapat perhatian dari pemerintah
Ajang Pacu Itiak di Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota ini telah mendapat perhatian khusus dari Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota dengan menggelontorkan sejumlah dana untuk Persatuan Olahraga Terbang Itik. Perlombaan ini digelar di sebelas gelanggang yang berbeda di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Gelanggang tersebut antara lain Aua Kuning, Tigo Balai, Padang Cubadak, Tunggul Kubang, Padang Alai dan Body Aia Tabik.



Kirim ke Teman jumlah akses: 213 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 28 Juni 2019

Sejarah Pacu Itiak Di Payakumbuh

Pacu Itiak di Payakumbuh adalah tradisi lomba itik terbang yang menarik para wisatawan. Itik yang dilombakan harus memenuhi persyaratan tertentu.Pacu Itiak di PayakumbuhSatu lagi hal yang menarik dari daerah Sumatera barat selain Pacu Jawinya yaitu Pacu Itiak di Payakumbuh. Di payakumbuh itik tidak hanya disajikan untuk hidangan kuliner, namun itik jug.....
Jumat, 28 Juni 2019

Mengenal Pacu Itiak, Olahraga Unik dari Luak Limopuluah

Oleh Zaimul Haq Elfan HabibMEMBICARAKAN Minangkabau dalam hal budaya selalu menarik. Tak ada habisnya. Warga Minang di Provinsi Sumatra Barat sangat kukuh mempertahankan tradisi nenek moyang. Mulai dari masakan, kesenian, hukum adat, hingga kebiasaan unik pun terus mereka jaga. Pacu itiak misalkan.Olahraga tradisional asli Kabupaten Limapuluh Kota ini ko.....
Jumat, 28 Juni 2019

Sawahlunto masuk calon situs warisan dunia Unesco

Wali Kota Sawahlunto, Sumatera Barat Deri Asta akan menghadiri sidang Komite Warisan Dunia ke 43 yang akan diadakan pada 29 Juni-10 Juli 2019 diAzerbaijanmenyusul masuknya Kota Sawahluntosebagai calon situs warisan dunia olehUNESCO."Sebelumnya setiap negara mengajukan situs-situsnyayang ingin dijadikan kawasan warisan dunia ke UNESCO termasuk Indonesia, Kota Sawahluntoikut didaftarkan dengan t.....
Kamis, 27 Juni 2019

Fakultas Pariwisata UMSB Bukittinggi dan Deputi Pengembangan SDM KemenPar adakan Peresmian Kampung Wisata Lawang

Dalam kegiatan tersebut di adakan Pelatihan Masyarakat Sadar Wisata tersebut dihadiri oleh Staf Asdep Pengembangan SDM dan Hubal, Kementrian Pariwisata RI-Santa Tambunan, DPRD Kabupaten Agam-Saharudin, Asisten II Kabupten Agam-Yosef Riawan, Camat Matur-Edo Aipa Pratama, Walinagari Lawang-Jamal Dt. Lelo Ameh, Dekan Fakultas Pariwisata, UMSB-Moch Abdi, Direktur eksekutif Indonesia tourism base comun.....
Rabu, 26 Juni 2019

Talago Anguih, destinasi wisata baru di Tanah Datar

Talago Anguih menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Objek yang mulai ramai dikunjungi pada hari libur itu berlokasi di Simpang Kulik Manih, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo.Talago Anguih adalah perairan seluas 2,5 hektare seperti danau kecil namun di kawasan itu sudah dilengkapi sejumlah wahana bermain anak seperti sepeda air untuk menyusuri telaga. Dengan .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35