Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Jumat, 28 Juni 2019 14:09 WIB
Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan
Kinciakincia.com - Perusahaan jasa konsultan internasional Pricewaterhouse Coopers (PwC) menyebutkan, 74% Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia belum mendapat akses pembiayaan. Hal ini bisa menjadi peluang bagi perusahaan teknologi pinjaman (fintech lending) di Indonesia.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
Dalam studi bertajuk ‘Indonesia’s Fintech Lending: Driving Economic Growth Through Financial Inclusion’, PwC menyampaikan bahwa pemahaman UMKM terkait inklusi keuangan masih rendah. Hal itu menjadi salah satu penyebab 74% UMKM belum memiliki akses pembiayaan. Advisory Partner PwC Indonesia Sharly Rungkat mengatakan, perlu pendekatan lokal guna mengedukasi UMKM terkait akses pembiayaan. “Salah satunya bisa dilakukan lewat pendanaan dari fintech lending,” kata dia di kantornya, Kamis (27/6).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
PwC memperkirakan, pinjaman yang disalurkan fintech lending mencapai Rp 223 triliun pada 2020. Sebab, penyaluran pinjaman lewat fintech lending sepanjang 2016-2018 tumbuh 793%. PwC memperkirakan, pertumbuhan penyaluran pembiayaan oleh sektor ini sekitar 214% selama 2018-2020. Ada empat faktor yang memungkinkan fintech lending menjangkau UMKM di daerah.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
Pertama, fintech lending memanfaatkan jejak digital sebagai pengganti dokumen fisik untuk verifikasi atau menggunakan data pihak ketiga seperti e-commerce. Dengan begitu, proses pendaftaran menjadi lebih mudah. Kedua, fintech lending mengumpulkan banyak data terkait calon peminjam, sehingga tidak memerlukan jaminan. Ketiga, fintech lending perlu menyediakan tampilan aplikasi (user experience/UX) yang memudahkan pengguna saat mengajukan pinjaman.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
Keempat, fintech lending menilai kelayakan kredit peminjam menggunakan algoritma di platformnya. "Pelaku fintech lending mengombinasikan model usaha, teknologi, dan pendekatan inovatif yang berbeda, sehingga memungkinkan mereka untuk menjangkau lebih luas ke daerah terpencil serta menyelesaikan tantangan infrastruktur dan manajemen risiko,” katanya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
Central Bureau of Statistics menyebut, lebih dari 60% penduduk Indonesia berusia produktif. Hal ini menjadi salah satu bonus bagi Indonesia untuk mendorong Produk Domestik Bruto (PDB) melalui belanja konsumen dan produksi lokal. Namun, Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memproyeksikan puncak populasi usia kerja Indonesia terjadi pada 2031.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
Untuk memaksimalkan potensi dari banyaknya penduduk berusia produktif, peningkatan akses pembiayaan bisa menjadi salah satu solusi. Fintech lending, menurut Sharly bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan akses pembiayaan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
“Semua pemangku kepentingan harus bekerja sama untuk memastikan bahwa industri ini mencapai pertumbuhan masa depan yang stabil dalam ekosistem yang kondusif dan dapat menciptakan dampak inklusi keuangan yang lebih besar untuk Indonesia," katanya Adapun penelitian tersebut dilakukan terhadap 2.500 responden, yang terdiri dari peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender) di 18 kota di Indonesia.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
Survei dilakukan dengan metode wawancara langsung, pada April-Mei 2019. PwC juga berdiskusi dengan regulator dan sejumlah badan usaha terkait pandangan mereka mengenai lanskap fintech lending di Indonesia.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Survei PwC Menyebutkan 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan: https://kinciakincia.com/berita/4856-survei-pwc-menyebutkan-74-umkm-belum-dapat-akses-pembiayaan.html
(Sumber: katadata.co.id)



Kirim ke Teman jumlah akses: 80 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 28 Juni 2019

OJK Menjadi Stabilisator Lembaga Keuangan dan Startup

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut Indonesia tengah perbaikan melakukan transformasi digital dalam pengembangan teknologi finansial (fintech). Hal ini sama dengan langkah pemerintah menjadi stabilisator antara lembaga keuangan formal serta startup digital.Direktur Eksekutif Inovasi Keuangan Digital OJK Triyono Gani mengatakan "Pihaknya akan mengakomodasi lembaga keuangan formal dan startup .....
Jumat, 28 Juni 2019

Motivasi Agen Perubahan RB, Wali Kota Padang: Jadilah Pionir Pemantapan Budaya Kerja KEPOIN2

Wali Kota Padang Mahyeldi meminta Agen Perubahan Reformasi Birokrasi Pemko Padang menjadi pionir dalam menerapkan budaya kerja KEPOIN2 (Kemitraan, Empati, Profesional, Integritas dan Inovasi) yang menjadi budaya kerja ASN Pemko Padang.“Agen Perubahan adalah teladan dan harus agresif menebar virus positif KEPOIN2. Lakukan perubahan di unit kerja masing-masing agar reformasi birokrasi bisa kit.....
Jumat, 28 Juni 2019

Kumpulkan Tokoh Masyarakat, Lurah Rawang Bicarakan Masalah Lingkungan

Untuk membicarakan permasalahan - permasalahan lingkungan, Lurah Rawang Kecamatan Padang Selatan mengumpulkan segenap elemen di kantornya, Kamis (27/06/2019). Hadir para RT dan RW, Babinsa, Bhabin Kantibmas dan Kepala Puskesmas Rawang beserta beberapa petugas kesehatan."Sengaja kami mengumpulkan semua elemen di kelurahan guna membicarakan persoalan yang dihadapi. Terutama masalah banjir, keseh.....
Kamis, 27 Juni 2019

Microsoft-IDC Menyebut 46% Konsumen Indonesia Tak Percaya Layanan Digital

Studi Microsoft dan International Data Corporation (IDC) yang berjudul Understanding Consumer Trust in Digital Services in Asia Pasific menyebut, 46% konsumen Indonesia tidak percaya dengan layanan digital. Tiga faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, yakni soal keamanan, privasi, dan reliabilitas. Padahal, saat ini hampir semua transaksi dan interaksi di Indonesia menggunakan layanan digital.....
Kamis, 27 Juni 2019

Pesisir Selatan akan Launching Batik Mande Rubuah

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Lisda Hendrajoni mengatakan, dalam waktu dekat ini akan di-launching Batik Mande Rubiah di Kecamatan Lunang.Hal ini dilakukan dalam upaya pengembangan batik asli ‘Negeri Berjuluk Setuju Pesona’ yang sekarang sudah mulai dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, ungkap Lisda Hendrajoni kepada wartawan di Painan Rabu (25/6).“Dengan sema.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35