Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Sabtu, 25 Mei 2019 04:47 WIB
Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi
Kinciakincia.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional melakukan kajian khusus dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasilnya menunjukkan masih ada beberapa hal yang menghambat dan perlu dibenahi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html
Menurut Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, hal yang paling penting dibenahi adalah isu regulasi dan kelembagaan. "Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (24/5).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html
Tingginya tingkat korupsi di Indonesia dan birokrasi yang tidak efektif, turut menjadi permasalahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Kemudian, ada juga risiko yang harus dihadapi sektor swasta karena kebijakan yang tidak pasti akibat kurangnya koordinasi di pemerintahan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html
Dalam acaraThe Second Stolypin Forum yang dilaksanakan di Moskow, Rusia, Kamis (23/5), Bambang membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dia mengklaim ekonomi Indonesia menguat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Bambang, ekonomi Indonesia dapat terus meningkat walaupun harus menghadapi berbagai tantangan global dan domestik beberapa tahun belakangan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html
"Sejak 2015, ekonomi Indonesia sudah kembali menguat dan terus terakselerasi," ujarnya. Adapun menguatnya pertumbuhan ekonomi ini didorong stabilnya konsumsi rumah tangga dan tingginya pertumbuhan investasi. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tumbuh stabil di sekitar 5 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Sementara investasi tumbuh lebih tinggi di angka 5,4 persen per tahun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html
Tingkat investasi yang tinggi merupakan hasil dari perkembangan infrastruktur yang telah dijadikan prioritas pemerintah beberapa tahun belakang. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga didorong tingginya pertumbuhan sektor jasa. Terutama di sektor teknologi informasi dan komunikasi yang mendorong perkembangan dunia digital Indonesia.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html
Sementara itu, sektor manufaktur yang dibidik untuk menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, tumbuh rata-rata 4,4 persen per tahun atau lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi. Hasilnya, sektor manufaktur kini berkurang di bawah 20 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html
(Sumber: katadata.co.id)
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kepala BAPPENAS Regulasi di Indonesia masih restriktif dan sangat mahal yang mebuat investor segan berinvestasi: https://kinciakincia.com/berita/4761-kepala-bappenas-regulasi-di-indonesia-masih-restriktif-dan-sangat-mahal-yan.html




Kirim ke Teman jumlah akses: 53 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2019

Perdagangan Saham Terpantau Normal

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) berjalan normal meski ada aksi 22 Mei 2019.Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi menuturkan, saat ini situasi bursa saham normal. Anggota bursa (AB) yang terkoneksi ke Jakarta Automated Trading System (JATS) juga tidak ada perubahan dan semua anggota bursa terhubung.Terkait IHSG melemah pada sesi pertama, Ia menuturkan, IHSG berpotensi menguat .....
Rabu, 22 Mei 2019

IHSG Betah di Zona Merah pada Perdagangan Saham Sesi Pertama

Pada penutupan sesi pertama,IHSG melemah 19,24 poin atau 0,32 persen ke posisi 5.932,13. Indeks saham LQ45 susut 0,51 persen ke posisi 920,43. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan kecuali indeks saham DBX naik 0,17 persen.Sebanyak 200 saham melemah sehingga seret IHSG ke zona merah. 148 saham menguat dan 145 saham diam di tempat. Pada sesi pertama, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.....
Rabu, 22 Mei 2019

Komoditas Pertanian Sumbar Menembus Pasar Dunia

Petani manggis di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat tersenyum merekah setelah secara resmi komoditas yang memiliki nama latin Garcinia mangostana itu perdana diekspor ke negara Tirai Bambu.Tak tangung-tanggung 10 ribu ton manggis asal Sumbar perdana diekspor ke Cina yang dilepas langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman.Sumatera Barat pun menjadi sentra manggis terbesar nomor d.....
Rabu, 22 Mei 2019

IHSG Melemah Terbatas di Awal Sesi Perdagangan Rabu 22 Mei

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu bertahan lama di zona hijau. Pada awal sesi perdagangan, laju IHSG bergerak di zona merah.Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (22/5/2019), IHSG melemah tipis 2,98 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.948,38. Pada pukul 09.00 waktu JATS, IHSG susut 9,26 poin atau 0,16 persen ke posisi 5.942,10. Akan tetapi, IHSG kembali turun hingga 25,39.....
Selasa, 21 Mei 2019

Konsumen Merugi karna Harga Bawang Putih Naik

Kenaikan harga bawang putih diperkirakan telah merugikan konsumen hingga triliunan rupiah. Proyeksi kerugian tersebut disebabkan oleh lonjakan serta selisih harga yang ditanggung konsumen sejak awal 2018 hingga 10 Mei 2019. Guru Besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengatakan, kenaikan harga bawang putih terjadi mulai tahun lalu. Namun lonjakan paling tin.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35