Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 15 Mei 2019 13:27 WIB
Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional
Kinciakincia.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan fasilitas 20 merek streetwear untuk pameran Para-Site di The Space Senayan City pada 23-26 Mei 2019. Hal ini merupakan langkah pemerintah untuk mendorong dan mengembangkan produk busana gaya hidup potensial kepada pasar global.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional: https://kinciakincia.com/berita/4716-bekraf-dorong-brand-streetwear-yang-mengikuti-pameran-parasite-go-internasi.html
Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak menyatakan Para-Site merupakan acara streetwear pertama dan terbesar di Indonesia. Karena itu, acara ini bisa menjadi kesempatan bagi pemilik merek streetwear lokal untuk belajar mengembangkan usaha dari pelaku streetwear internasional yang hadir dalam pengembangan produk. Joshua mengungkapkan pembangunan citra yang kuat bisa menjadi kampanye pemakaian produk lokal.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional: https://kinciakincia.com/berita/4716-bekraf-dorong-brand-streetwear-yang-mengikuti-pameran-parasite-go-internasi.html
"Pelaku kreatif di subsektor fesyen, khususnya streetwear, dapat menciptakan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik di level nasional maupun internasional sehingga dapat mendorong peningkatan ekspor," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (15/5). Dia meminta acara ini bisa kolaborasi dengan e-commerce atau market hub khusus yang menjual produk streetwear sebagai skema pemasaran.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional: https://kinciakincia.com/berita/4716-bekraf-dorong-brand-streetwear-yang-mengikuti-pameran-parasite-go-internasi.html
Nantinya, Para-Site akan berlanjut ke ajang internasional tahun 2020, seperti Agenda Show di Amerika Serikat, sebagai upaya mempromosikan produk lokal agar dikenal dan mendapat kesempatan bisnis dengan pembeli internasional.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional: https://kinciakincia.com/berita/4716-bekraf-dorong-brand-streetwear-yang-mengikuti-pameran-parasite-go-internasi.html
Menurut Joshua, program Para-Site juga bertujuan sebagai lokomotif penggerak untuk menggunakan produk lokal sebagai budaya bangsa. Apalagi, streetwear memiliki kekuatan massa yang sangat besar, cepat, dan reaktif, terutama generasi milenial. Dia pun berharap streetwear mampu menunjang generasi muda untuk semakin mencintai dan rasa bangga akan produk lokal.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional: https://kinciakincia.com/berita/4716-bekraf-dorong-brand-streetwear-yang-mengikuti-pameran-parasite-go-internasi.html
Sehingga, kebanggaan untuk produk Tanah Air bakal menular ke sektor-sektor ekonomi kreatif seperti kuliner, musik, serta yang lainnya. Bekraf menghadirkan merek streetwear lokal yaitu Elhaus, Shipyard, Racecar, Locale, Perenial Skate Co, Bluesville, Cashless, Failure, Maris, Mass Media Murder, Not For People, Capital, Nindito, Ageless Galaxy, Untold, RSA, Pot Meets Pop, Unitedhart, Yeszy.MFG, serta Libordea. Merek terpilih tersebut merupakan hasil kurasi Bekraf bersama Tim Para-site. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat subsektor fesyen memberi sumbangan ekspor sebanyak 54,54% dari total nilai ekspor US $ 20 miliar pada 2016.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional: https://kinciakincia.com/berita/4716-bekraf-dorong-brand-streetwear-yang-mengikuti-pameran-parasite-go-internasi.html
Angka tersebut merupakan penyumbang ekspor terbesar di sektor ekonomi kreatif, disusul subsektor kriya sebanyak 39,01% dan kuliner 6,31%. Ekspor dari sektor ekonomi kreatif memiliki pertumbuhan 3,23% pada 2016. Hal tersebut lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekspor nonmigas yang hanya 0,22%. Sumbangan ekspor ekonomi kreatif ditargetkan terus tumbuh dan diproyeksi naik menjadi US$ 21 miliar pada 2018.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bekraf Dorong Brand Streetwear yang Mengikuti Pameran Para-Site Go Internasional: https://kinciakincia.com/berita/4716-bekraf-dorong-brand-streetwear-yang-mengikuti-pameran-parasite-go-internasi.html
(Sumber: katadata.com)



Kirim ke Teman jumlah akses: 32 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2019

Rupiag Melemah Lagi, karna Perang Dagang AS-China

Nilai tukar rupiah melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu pekan ini.Ketegangan perang dagang antara AS dan China serta rilis data neraca perdagangan April 2019 membayangi laju nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, Rabu (15/5/2019), rupiah melemah tipis empat poin dari posisi 14.444 per dolar AS p.....
Senin, 13 Mei 2019

Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak

Sepanjang kuartal I 2019, industri tekstil dan pakaian mengalami lonjakan yang signifikan, tumbuh 18,98%. Pencapaian pada kuartal I 2019 ini jauh lebih baik ketimbang pencapaian kuartal I 2018 yang sebesar 7,46%, bahkan melebihi pencapaian sepanjang 2018 yang sebesar 8,73%. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pun menunjukkan, produksi industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada triwulan I 201.....
Senin, 13 Mei 2019

Akhirnya Harga Bawang Putih di Pasar Raya Turun

Harga bawang putih di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami penurunan dari harga sebelumnya yang sempat menembus angka Rp90 ribu per kilogram."Harga bawang putih yang sebelumnya Rp90 per kilogram, kini turun menjadi Rp38 ribu-Rp40 ribu per kilogram," kata pedagang Tinton Burhan, di Padang, Senin.Untuk bawang putih tanpa kulit saat ini dijual pedagang berkisar Rp44 ribu per .....
Sabtu, 11 Mei 2019

Puluhan Ton Bawang Putih tiba di Operasi Pasar

Sebanyak 30 ton bawang putih impor tiba di Pasar Raya Padang, Sumatra Barat pada Jumat. Stok bawang putih impor itu dimanfaatkan untuk operasi pasar yang digelar Kementerian Pertanian."Bawang putih dijual per karung Rp 490 ribu dengan berat 20 kilogram kepada distributor dan agen," kata Kepala Badang Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi di Padang......
Jumat, 10 Mei 2019

IKM Batik bisa jadi Ujung Tombak Ekonomi Kerakyatan

Kementerian Perindustrian menyebut Industri Kecil Menengah (IKM) kerajinan, termasuk IKM batik merupakan tombak ekonomi kerakyatan, di mana pasarnya terus meningkat dan tahan terhadap krisis ekonomi global.“Untuk itu, Kementerian Perindustrian terus berupaya mengembangkan IKM melalui berbagai program,” kata Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35