Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Senin, 13 Mei 2019 10:22 WIB
Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak
Kinciakincia.com - Sepanjang kuartal I 2019, industri tekstil dan pakaian mengalami lonjakan yang signifikan, tumbuh 18,98%. Pencapaian pada kuartal I 2019 ini jauh lebih baik ketimbang pencapaian kuartal I 2018 yang sebesar 7,46%, bahkan melebihi pencapaian sepanjang 2018 yang sebesar 8,73%.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak : https://kinciakincia.com/berita/4703-sepanjang-triwulan-i-2019-industri-tekstil-dan-pakaian-melonjak-.html
Data Badan Pusat Statistik (BPS) pun menunjukkan, produksi industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada triwulan I 2019 naik 4,45% secara tahunan. Pertumbuhan IBS ditopang oleh produksi sektor industri pakaian jadi yang meroket hingga 29,19% karena peningkatan pesanan, terutama dari pasar ekspor.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak : https://kinciakincia.com/berita/4703-sepanjang-triwulan-i-2019-industri-tekstil-dan-pakaian-melonjak-.html
Direktur Industri Tekstil, Kulit dan Alas Kaki Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Muhdori berujar bahwa industri tekstil dann produk tekstil atau TPT menjadi salah satu sektor andalan. Ia menilai industri TPT memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional, sebab industri ini tergolong padat karya dan berorientasi ekspor.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak : https://kinciakincia.com/berita/4703-sepanjang-triwulan-i-2019-industri-tekstil-dan-pakaian-melonjak-.html
Menurut Muhdori, pertumbuhan tinggi yang terjadi pada industri TPT ditopang oleh investasi yang cukup besar di sektor hulu, khususnya produsen rayon. Ini terlihat dari beroperasinya PT Asia Pacific Rayon (APR) di Riau pada akhir 2018 dengan investasi Rp 11 triliun. "APR menambah kapasitas produksi sebesar 240 ribu ton per tahun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak : https://kinciakincia.com/berita/4703-sepanjang-triwulan-i-2019-industri-tekstil-dan-pakaian-melonjak-.html
Dari jumlah tersebut, sebanyak 120 ribu ton digunakan untuk ekspor, inilah yang menyebabkan peningkatan ekspor," ujar Muhdori, dalam keterangan resmi, Minggu (12/5). Peningkatan industri TPT tak hanya melulu sektor hulu, karena peningkatan pasokan di hulu otomatis mendorong kinerja ke industri hilir. Hal ini menurut Muhdori juga menjadi faktor yang mendorong ekspor TPT naik 1,1% pada triwulan I 2019.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak : https://kinciakincia.com/berita/4703-sepanjang-triwulan-i-2019-industri-tekstil-dan-pakaian-melonjak-.html
Selain itu, adanya kebijakan pengendalian terhadap impor yang dilakukan oleh pemerintah juga berdampak positif. Impor TPT tercatat mencapai 2,1% sepanjang kuartal I 2019.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak : https://kinciakincia.com/berita/4703-sepanjang-triwulan-i-2019-industri-tekstil-dan-pakaian-melonjak-.html
Penurunan impor TPT ini akhirnya berdampak manis pada surplus neraca perdagangan yang tercatat juga ikut naik. Dari sisi produktivitas, industri TPT mencatat hasil yang sangat baik. Menurut Muhdori, salah satu pemicunya adalah perhelatan pemilihan umum 2019 (Pemilu 2019), yang menjadi momentum kenaikan permintaan produksi atribut kampanye.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sepanjang Triwulan I 2019 Industri Tekstil dan Pakaian Melonjak : https://kinciakincia.com/berita/4703-sepanjang-triwulan-i-2019-industri-tekstil-dan-pakaian-melonjak-.html
(Sumber: katadata.co.id)



Kirim ke Teman jumlah akses: 149 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Senin, 13 Mei 2019

Akhirnya Harga Bawang Putih di Pasar Raya Turun

Harga bawang putih di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami penurunan dari harga sebelumnya yang sempat menembus angka Rp90 ribu per kilogram."Harga bawang putih yang sebelumnya Rp90 per kilogram, kini turun menjadi Rp38 ribu-Rp40 ribu per kilogram," kata pedagang Tinton Burhan, di Padang, Senin.Untuk bawang putih tanpa kulit saat ini dijual pedagang berkisar Rp44 ribu per .....
Sabtu, 11 Mei 2019

Puluhan Ton Bawang Putih tiba di Operasi Pasar

Sebanyak 30 ton bawang putih impor tiba di Pasar Raya Padang, Sumatra Barat pada Jumat. Stok bawang putih impor itu dimanfaatkan untuk operasi pasar yang digelar Kementerian Pertanian."Bawang putih dijual per karung Rp 490 ribu dengan berat 20 kilogram kepada distributor dan agen," kata Kepala Badang Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi di Padang......
Jumat, 10 Mei 2019

IKM Batik bisa jadi Ujung Tombak Ekonomi Kerakyatan

Kementerian Perindustrian menyebut Industri Kecil Menengah (IKM) kerajinan, termasuk IKM batik merupakan tombak ekonomi kerakyatan, di mana pasarnya terus meningkat dan tahan terhadap krisis ekonomi global.“Untuk itu, Kementerian Perindustrian terus berupaya mengembangkan IKM melalui berbagai program,” kata Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, .....
Kamis, 09 Mei 2019

Pemko Padang atasi Harga Bawang Putih yang Naik

Sejak beberapa haru sebelum bulan suci Ramadan, harga bawang putih terus bergerak naik, bahkan harga komoditas tersebut tembus Rp100.000 per kilogram di pasar raya Padang dan sejumlah pasar satelit lainnya.Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota Padang, melalui Dinas Perdagangan akan melakukan operasi pasar, guna memastikan harga bawang putih segera normal.“Saat ini 30 ton bawang p.....
Rabu, 08 Mei 2019

Harga Emas Naik Tipis karena Investor Menjauh dari Aset Berisiko

Harga emas naik pada perdagangan Selasa karena investor mulai menghindari aset-aset yang berisiko tinggi. Langkah yang dilakukan oleh para investor ini dimulai usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif impor barang dari China.Mengutip CNBC, Rabu (8/5/2019), harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjaadi USD 1.281,04 per ounce. Sedangkan harga emas berjan.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35