Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 30 April 2019 11:21 WIB
Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering
Kinciakincia.com - Ahlul Badrito Resha masih ingat dengan jelas bagaimana kekecewaan orangtua dan gurunya ketika dia, yang lulus dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) 2011 lalu, memutuskan pulang kampung dan mencoba berbisnis.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
"Karena dulu waktu kuliah dan SMA, prestasi saya di atas rata-rata. Asumsi keluarga dan guru, saya bisa bekerja di kementerian yang prestisius. Ketika saya putuskan pulang, mereka melihatnya sebagai pilihan yang menyedihkan," tutur Ahlul, Kamis (7/6/2018).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Ahlul mengaku sejak sebelum kuliah, memang tidak berminat mencari pekerjaan di Pulau Jawa. "Saya kuliah untuk belajar bagaimana kehidupan di luar, belajar tata cara sukses mereka dan kembali pulang."
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Keinginannya untuk pulang disulut banyaknya kakak-kakak kelas yang pintar, tetapi enggan kembali ke Payakumbuh setelah kuliah karena minimnya peluang kerja. "Karena itu ada ruang kosong di Payakumbuh, kekurangan orang kreatif."
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Melihat mulai ramainya bisnis kuliner di Payakumbuh, dia pun mendirikan kafe yang menyediakan makanan asing seperti burger, spaghetti, hingga mie ramen. Namun, usahanya ini tidak berjalan mulus.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
"Setahun mencoba, ternyata (penghasilannya) cuma cukup untuk membayar cicilan motor. Jadi saya pikir ini bukan pilihan tepat."
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Setelah mengikuti sebuah latihan kewirausahaan, Ahlul terinspirasi untuk membuka usaha kuliner "yang faktor pengali" atau jumlah makanan yang dijual, lebih banyak.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Dia pun melirik usaha katering untuk berbagai pesta, termasuk pernikahan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
"Karena di Payakumbuh itu pesta pernikahan dimulai dari pagi (pukul 11.00) sampai malam (pukul 21.00). Itu rata-rata butuh 500 sampai 2.000 porsi makanan. Ini faktor pengalinya lebih bagus, makanya saya beralih ke katering.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
"Selain itu, katering ini sudah dipesan dari awal jumlah porsinya. Kalau kafe kemungkinan ada yang bersisa. Kalau katering tidak ada faktor sisanya," jelas Ahlul.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Langkahnya sebagai pengusaha katering dipermudah karena orang tuanya memiliki usaha tenda pelaminan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Ahlul pun menjuat paket makanan dengan harga beragam. Paket Rp27.000 per porsi dengan dua lauk protein dan paket Rp17.000 per porsi dengan satu lauk protein.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
"Rendang, kalio daging dan ayam bumbu adalah menu protein paling favorit."
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Salah satu tujuannya berbisnis di kampung halaman pun terwujud: kateringnya menyerap tenaga kerja. Kini dia mempekerjakan empat orang koki dan sekitar 15 petugas lapangan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Perlahan-lahan, Ahlul pun bisa menjawab keraguan keluarga dan guru, terkait pilihannya itu. "Dibandingkan awal-awal, sekarang pendapatan sudah naik 10 kali lipat."
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Setiap bulannya Ahlul punya sekitar 10 proyek katering, dengan rata-rata 1.000 porsi per katering.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
"Rata-rata penghasilan bersih itu Rp5 juta per acara". Alhasil, Ahlul bisa mengantongi penghasilan bersih hingga Rp50 juta per bulannya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
Meskipun tampak nikmat bergelut di dunia katering, lelaki ini mengaku masih memendam hasrat untuk menyalurkan pengetahuannya di bidang hukum, ilmu yang didalami selama empat tahun delapan bulan berkuliah.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ahlul Badrito Resha, Sarjana Hukum Jadi Pengusaha Katering: https://kinciakincia.com/berita/4656-ahlul-badrito-resha-sarjana-hukum-jadi-pengusaha-katering.html
"Karena saya dari SMA tertarik di bidang itu... Saat kuliah saya juga jadi Ketua BEM Fakultas Hukum UGM. Jangka panjangnya, saya ingin abdikan diri di bidang politik, jadi wakil rakyat di DPR, misalnya," pungkas Ahlul.



Kirim ke Teman jumlah akses: 173 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Minggu, 28 April 2019

Chairul Mufti, Pebisnis Pertanian Beromsett Miliaran Asal Sumbar

Ahlul, Chairul Mufti, balik kampung dengan menekuni usaha yang sejalan dengan ilmu yang dipelajarinya saat berkuliah di Universitas Padjajaran, Bandung, yaitu agribisnis.Lelaki yang lulus kuliah pada 2010 itu membuka bisnis penjualan alat dan bahan baku pertanian, misalnya benih, pupuk, pestisida, alat pemompa, cangkul dan lain sebagainya."Banyak teman saya waktu masih mahasiswa berpikir, .....
Sabtu, 27 April 2019

Inilah Juragan Sate Padang di Swiss

Namanya Rio Vamory, (lahir di Padangpanjang, Sumatra Barat, 1983) adalah juragan sate Padang di Zurich, Swiss. Sate yang dijualnya bukan sate daging melainkan sate ayam.Ia mungkin menjadi satu-satunya orang Indonesia yang ada di Zurich yang membuka bisnis sate dan berkat usahanya itu koran terbesar di Swiss yakni Neuer Zurcher Zeitung (NZZ) menerbitkan satu halaman penuh tentang dirinya.Se.....
Senin, 22 April 2019

Saudagar Kosmetik ini Asli dari Padang Panjang

Nurhayati Subakat lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 27 Juli 1950 , 66 tahun yang lalu di Kelurahan Balai-balai. Beliau adalah seorang pengusaha kosmetik asal Padang Panjang asli . Dia merupakan pendiri PT Pusaka Tradisi Ibu yang kini telah berubah menjadi PT Paragon Technology and Innovation, yang mengelola merek kosmetik Wardah, Make Over, dan perawatan rambut Putri dan IX.Nurhayati me.....
Sabtu, 20 April 2019

Kisah Pemuda Minang Lulusan Australia Jadi Peternak Ayam

Perdana Agusta, yang akrab disapa Agung, lulus jurusan IT (information technology) dari Monash University, Australia, pada 2004.Usai lulus, di pikirannya terus berkecamuk bahwa yang menjadi hasrat hidupnya bukanlah bekerja di bidang IT murni, tetapi berbisnis."Kuliah itu bukan serta merta harus bekerja sesuai dengan apa yang kita pelajari. Kuliah itu untuk membangun karakter. Pembentukan p.....
Selasa, 16 April 2019

Crazy Rich Tanjung Priok Ini Berdarah Minang

Nama Ahmad Sahroni kini tengah jadi bahan obrolan publik. Viral karena muncul di saluran Youtube artis Raffi Ahmad, Sahroni yang punya gudang ferari kini dikenal sebagai crazy rich Tanjung Priok. Ahmad Sahroni, akrab disapa Roni, lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 8 Agustus 1977. Ia merupakan putra dari sebuah keluarga sederhana yang berprofesi .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35