Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 24 April 2019 12:16 WIB
Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri
Kinciakincia.com - Nilai rupiah terhadap mata uang dolar AS pada pagi ini, Rabu (24/4), dibuka turun 32 poin atau 0,23% ke Rp 14.112 per dolar AS. Pelemahan ini seiring potensi perlambatan penerimaan pajak. "Perlambatan penerimaan pajak ini perlu diwaspadai adanya potensi melambatnya permintaan domestik," ujar Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih seperti dikutip dari Antara.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Menurut dia, perlambatan tersebut terjadi karena efek restitusi pajak dan laju impor yang melambat. "Pada kuartal I-2019, tercatat restitusi sebesar Rp50,65 triliun atau tumbuh 47,83 persen," kata Lana.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Ia memprediksi rupiah hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.080 per dolar AS hingga Rp14.100 per dolar AS. Dari data Bloomberg, rupiah di pasar spot pada pukul 10:07 WIB turun ke posisi Rp 14.120 per dolar AS. Angka ini merupakan yang terendah sejak dua minggu terakhir.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Realisasi Restitusi Pajak
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Hingga Maret 2019, restitusi pajak mencapai Rp 50,65 triliun atau tumbuh 47,83%. Pertumbuhan tersebut melonjak dibandingkan tahun sebelumya pada kisaran Rp 34 triliun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Secara rinci, restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mencapai Rp 38,2 triliun atau tumbuh 46,6%. Sementara restitusi Pajak Penghasilan (PPh) mencapai Rp 12,45 triliun. Tingginya angka restitusi ini mengakibatkan penerimaan pajak hingga Maret hanya mencapai Rp 248,98 triliun. Penerimaan tersebut tumbuh 1,82% dibandingkan Maret 2018. Namun angkanya lebih rendah daripada pertumbuhan tahun lalu yang mencapai hampir 10%.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Padahal, penerimaan pajak diharapkan bisa tumbuh 19,8% dari realisasi tahun lalu untuk mencapai target 2019 yang sebesar Rp 1.577,57 triliun. Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai target penerimaan pajak menjadi berat lantaran kebijakan percepatan pengembalian pembayaran pajak (restitusi). Menurut dia, kebijakan restitusi perlu diantisipasi pemerintah sebagai penyebab potensi kekurangan penerimaan (shortfall) pajak.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
"Jika berlanjut dan jadi pola sepanjang tahun tanpa penambal, memang (target penerimaan) akan berat," kata dia kepada Katadata.co.id, Selasa (23/4). Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan mengaku tidak khawatir terhadap penerimaan pajak meskipun ada program restitusi. "Karena restitusi bisa membantu competitiveness perusahaan," ujarnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Hingga akhir tahun, ia memperkirakan pertumbuan restitusi sebesar 18-20%. Perlambatan pertumbuhan diperkirakan terjadi mulai Mei nanti karena pelaksanaan restitusi telah bergulir selama satu tahun. "Yang jelas kami terus memantau. Yang besar di wajib pajak besar juga kami lihat," ujarnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan, percepatan restitusi merupakan salah satu fasilitas untuk membuat pengusaha nyaman.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Rupiah Melemah, Pasar Waspadai Perlambatan Permintaan dalam Negeri : https://kinciakincia.com/berita/4622-rupiah-melemah-pasar-waspadai-perlambatan-permintaan-dalam-negeri-.html
Percepatan itu diutamakan untuk wajib pajak yang memiliki reputasi baik. Karena itu, permintaan restitusi PPN mengalami peningkatan. "Ini menunjukkan pelayanan lebih baik bagi dunia usaha," ujar dia pada Januari lalu.



Kirim ke Teman jumlah akses: 81 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2019

Rupiah Menguat Usai Pemilu 2019

Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Kamis (18/4/2019). Penguatan rupiah itu terjadi usai pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) pada Rabu, 17 April 2019.Berdasarkan data RTI, dolar Amerika Serikat (AS) melempem terhadap rupiah ke posisi 14.031 pada pukul 11.03 WIB.Demikian juga data Bloomberg yang menunjukkan rupiah menguat terhadap dolar AS pa.....
Kamis, 18 April 2019

IHSG Naik Usai Pemilu 2019

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak usai pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019. IHSG diprediksi menguat oleh sejumlah analis yang didorong pemilu dan quick count Pilpes 2019.Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (18/4/2019), IHSG menguat 87,30 poin atau 1,35 persen ke posisi 6.568,84.Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG meroket 2,21 persen atau 143,51 poin ke p.....
Kamis, 18 April 2019

Umur Berapa yang Pantas untuk Mulai Investasi

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Ini adalah kebalikan dari divestasi pada aset yang lama.Banyak sekali orang bertanya, di usianya yang menjel.....
Senin, 15 April 2019

Analis Lihat Potensi IHSG Menguat di Pekan Pemilu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,05% ke level 6.405,8, pekan lalu. Analis memprediksi laju IHSG akan bergerak bervariasi pada pekan ini. Namun, ada potensi IHSG menguat setelah penyelenggaraan Pemilu 2019 pada Rabu (17/4).Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai, siapa pun pasangan calon presiden dan wakil presiden yang dikabarka.....
Sabtu, 13 April 2019

10 Kerajinan Dari Plastik Yang Berguna Untuk Jadi Ladang Bisnis Kamu

Perlu Anda ketahui, berdasarkan penelitian pada awal tahun ini, ternyata Indonesia menempati urutan nomor dua dalam daftar negara yang paling banyak membuang sampah plastik di lautan.Hal ini tentunya tidak terlalu mengherankan mengingat masyarakat Indonesia selalu menggunakan kantong plastik dan botol plastik hampir setiap hari.Diantara beragam jenis sampah yang dihasilkan oleh industri ru.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35