Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Sabtu, 06 April 2019 14:42 WIB
Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman
Kinciakincia.com - Yang paling umum kita konsumsi dari tanaman kopi adalah bagian biji yang diolah menjadi bubuk kopi dengan citarasa yang luar biasa. Bagian – bagian lain dari tanaman ini bukanlah sesuatu yang cukup “wajar” untuk dikonsumsi. Namun, masyarakat Minang di Payakumbuh, Sumatera Barat memiliki cara tersendiri untuk mengolah tanaman kopi. Di tempat ini, daun kopi bisa diolah menjadi minuman yang kenikmatannya tidak kalah dengan kopi pada umumnya. Berasal dari tanaman kopi, minuman ini diolah seperti cara mengolah teh. Disinilah letak keunikan Kawa Daun, demikian nama minuman tersebut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
Sejarah singkat Kawa Daun
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
Banyak yang mengaitkan bahwa munculnya minuman Kawa Daun adalah dampak dari penindasan yang dilakukan oleh kaum kolonial yang berkuasa. Pada masa penjajahan, seluruh hasil panen buah kopi yang berasal dari Ranah Minang diekspor ke luar negeri. Kopi merupakan salah satu komoditi yang bernilai tinggi di Eropa. Karena itu, mengekspor kopi dalam jumlah banyak akan menjadi keuntungan tersendiri bagi bangsa penjajah. Harganya yang tinggi menyebabkan semua biji kopi harus diserahkan kepada Belanda melalui pengumpulan di gudang – gudang kopi (koffiepakhuis) dengan tidak meninggalkan satu biji pun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
siapa sangka, minuman ini lahir dari penindasan (minangtourism.com) Akibat dari kebijakan tersebut adalah warga pribumi tidak mendapat kesempatan untuk menikmati minuman hasil seduhan buah kopi. Mereka hanya boleh menanam, namun tidak bisa mencicipi. Namun, tak kayu janjang dikapiang, tak ameh bungka diasah. Mereka mengakalinya dengan menyeduh daun kopi yang dipercaya masih mengandung kafein. Dalam beberapa sumber, dikatakan bahwa pengolahan daun kopi menjadi minuman terinspirasi dari cara mengolah daun teh. Sayangnya, tidak ada sumber yang secara pasti menjelaskan hal tersebut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
Proses Pembuatan Kawa Daun
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
Seperti yang sudah dikatakan bahwa Kawa Daun diolah sama seperti cara mengolah daun teh. Dari beberapa sumber, ditemukan du acara yang berbeda dalam mengolah daun kopi menjadi kawa daun. Sumber pertama menyatakan bahwa daun kopi awalnya akan dikeringkan terlebih dahulu, lalu disangrai selama 12 jam. ketika akan diminum, daun yang sudah disangrai ini akan dicampur dengan air dingin lalu dijerang hingga airnya mendidih.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
Sementara itu, sumber kedua menyatakan bahwa daun kopi akan diasapi hingga kering, lalu disiram dengan air panas di salam sebuah tabung bambu. Lalu, gula akan ditambahkan sebagai pemanis dan jadilah minuman Kawa Daun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
Berbicara tentang rasa, Kawa Daun memiliki keunikan tersendiri yaitu berpadunya rasa antara teh dan kopi. Aromanya terasa lebih ringan dan lembut, sementara warnanya pun lebih jernih dari kopi. Cenderung mirip dengan warna teh. Selain itu, Kawa Daun tidak dinikmati dengan menggunakan gelas atau cangkir, namun menggunakan wadah dari tempurung kelapa yang diberi tatakan bambu. Hal ini ikut menambah kekhasan dari Kawa Daun. Minuman ini sangat cocok dinikmati sebagai penghangat suasana dikala cuaca dingin, sebari ditemani jajanan kecil.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
perpaduan yang nikmat menjadikan Kawa Daun sebagai penghangat suasana (minangtourism.com) Masih populer hingga saat ini
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html
Setelah kebijakan mengenai ekspor kopi berakhir pada 1908, masyarakat Minang sudah bisa kembali mencicipi kopi yang diolah dari biji. Namun, tradisi minum air daun kopi tidak berhenti begitu saja. Bahkan hingga saat ini, Kawa Daun masih menjadi salah satu minuman yang cukup populer di Sumatera Barat. Anda bisa dengan mudah menemukan kedai kopi yang menyediakan Kawa Daun di berbagai kota di Sumatera Barat seperti Payakumbuh, Bukittinggi, Batusangkar dan tempat – tempat lainnya. Popularitasnya yang tidak kalah dengan kopi – kopi pada umumnya pun yang akhrinya membuat Kawa Daun bertahan hingga saat ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kawa Daun Batusangkar, Ketika Daun Kopi Diracik Menjadi Minuman: https://kinciakincia.com/berita/4542-kawa-daun-batusangkar-ketika-daun-kopi-diracik-menjadi-minuman.html




Kirim ke Teman jumlah akses: 442 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Sabtu, 16 Februari 2019

Ampiang Dadiah, Makanan Khas Minang yang Rasanya Jempolan

Coba kamu sebutkan makanan apa saja yang berasal dari Padang, Sumatera Utara? Pastinya beberapa dari kamu langsung teringat rendang, dendeng balado, satai padang dan ikan balado. Padahal makanan Padang yang enak masih banyak lho, salah satunya adalah Ampiang Dadiah.Ampiang Dadiah merupakan kudapan yang mengkombinasikan ampiang (emping) yang terbuat dari beras ketan dengan dadiah, sejenis yoghurt t.....
Minggu, 27 Januari 2019

Kopi Sanger Batigo, Idola Penikmat Kopi Gayo di Kota Padang

Kopi Gayo, varietas kopi arabika yang merupakan salah satu komoditi unggulan dari Dataran Tinggi Gayo, Sumatera, Indonesia. Kopi ini telah mendapat Fair Trade Certified dari Organisasi International Fair Trade tahun 2010 dan sertifikan IG (Indikasi Geografis) yang diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Indonesia. Sertifikasi dan Prestasi mengukuhkan posisi kopi gayo sebagai kop.....
Sabtu, 26 Januari 2019

Resepi KinciaKincia : Kue Pinyaram

Halo sobat www.kinciakincia.com. mulai hari ini, setiap hari Sabtu tim kinciakincia akan mengadakan rubik Resepi Kinciakincia. Jadi, setiap minggunya kami akan menghadirkan berbagai resep masakan dan snack dari Sumatera Barat yang tentunya juga bisa kamu gunakan sebagai pengisi waktu liburan di akhir minggu.Sumatera Barat memiliki banyak sekali pengana.....
Sabtu, 29 Desember 2018

Es Durian Ganti Nan Lamo, Rasa Baru

Durian ibarat tak kenal musim di Sumatera Barat. Saat memang benar-benar musim durian, harganya sangat murah. Dengan uang Rp 10.000, Anda sudah bisa menikmati durian masak sebesar kepala orang. Saat bukan musimnya, durian-durian tetap mudah didapatkan......
Minggu, 23 Desember 2018

Sop Janda, Hangatkan Weekend Anda

Weekend merupakan hari yang tepat untuk bersantai ataupun berjalan-jalan bersama keluarga tercinta. Berkeliling kota, pergi ke luar kota, atau hanya sekedar menikmati jajanan kuliner bisa anda lakukan. Jika anda berkesempatan untuk mengunjungi kota Padang, atau akan berburu kuliner di kota Padang, kinciakincia punya sarannya......

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35