Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 06 Maret 2019 14:14 WIB
Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya
Kinciakincia.com - Sumatera Barat mengalami deflasi pertama pada tahun ini, periode Februari 2019. Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Februari 2019 tercatat mengalami deflasi sebesar 0,45% (mtm) atau turun dibandingkan realisasi Januari 2019 yang mencatat inflasi sebesar 0,17 % (mtm). "Laju inflasi bulanan pada Februari 2019 tercatat lebih rendah dibandingkan historis rata-rata periode Februari 3 tahun terakhir (2016-2018) yang sebesar 0,15% (mtm)," ungkap Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sumbar, Endy Dwi Tjahjono dalam keterangan pers di Padang, Senin (4/3/2019).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Dikatakan, laju deflasi Sumatera Barat lebih dalam dibandingkan capaian deflasi di kawasan Sumatera yang sebesar 0,25% (mtm) dan deflasi nasional yang sebesar 0,08% (mtm). Besaran deflasi Februari 2019 menjadikan Sumatera Barat sebagai provinsi terendah ke-8 dari 29 provinsi yang mengalami deflasi di seluruh Indonesia. Deflasi tertinggi terjadi di Provinsi Gorontalo, deflasi 0,68% mtm.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Secara tahunan, urainya, pergerakan harga pada Februari 2019 menunjukkan inflasi sebesar 1,95% (yoy) atau menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,30% (yoy). Sedangkan secara tahun berjalan (Januari - Februari 2019), Sumatera Barat mengalami deflasi sebesar 0,28% (ytd) atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang masih mengalami deflasi sebesar 0,17% (ytd).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Deflasi bulanan Sumatera Barat terutama disumbang oleh kelompok bahan makanan. Laju deflasi kelompok bahan makanan pada Februari 2019 tercatat sebesar 2,51% (rntrn) atau lebih dalam dibandingan deflasi Januari 2019 yang sebesar 0,81 % (mtm).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
"Masih berlangsungnya deflasi kelompok tersebut terutama dipicu oleh penurunan harga hortikultura (cabai merah dan bawang merah), beras, dan daging ayam ras," ungkapnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Penurunan harga cabai merah, bawang merah, beras, dan daging ayam ras masing-masing menyumbang deflasi sebesar 0,49% (mtm); 0,12 % (mtm); 0,02% (mtm), dan 0,02 % (mtm) terhadap deflasi Sumatera Barat. Menurunnya harga cabai merah disebabkan oleh melimpahnya pasokan dari luar Sumatera Barat, khususnya Aceh dan Medan, sehingga dapat menekan harga cabai merah lokal dan Jawa.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Sedangkan harga bawang merah terpantau turun karena hasil panen yang melimpah dari dalam Sumatera Barat, yakni Alahan Panjang. Turunnya harga beras terjadi karena peningkatan produksi seiring dengan cuaca yang lebih kondusif untuk pengeringan gabah.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Sementara itu, deflasi pada komoditas daging ayam ras merupakan imbas dari turunnya harga pakan ternak akibat melimpahnya pasokan impor jagung. Selain penurunan harga dari kelompok bahan makanan, deflasi juga disumbang dari penurunan harga bensin.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
"Harga bensin memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,04% (mtm) pada Februari 2019. Turunnya harga bensin merupakan imbas dari penurunan harga BBM non subsidi (khususnya pertamax, pertamax turbo, dexlite, dan pertamina dex) yang berlaku sejak 10 Februari 2019," ungkap Endy.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Di sisi lain, deflasi lebih dalam tertahan oleh meningkatnya tekanan inflasi pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga serta masih berlangsungnya kenaikan harga dari sejumlah kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan dan kelompok sandang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Dari kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga, inflasi berasal dari kenaikan tarif rekreasi yang memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,10% (mtm) terhadap inflasi Sumatera Barat. Kenaikan tarif rekreasi karena penyesuaian tarif di awal tahun serta adanya pembukaan sejumlah tempat pariwisata/ wahana permainan baru di Sumatera Barat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Dari kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan, penahan deflasi disebabkan oleh masih belangsungnya kenaikan tarif angkutan udara. Naiknya harga angkutan udara memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,05% (mtm) terhadap keranjang IHK Februari 2019.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Selain itu, dari kelompok sandang, harga emas perhiasan terpantau mengalami kenaikan mengikuti pergerakan harga emas internasional. Naiknya harga komoditas tersebut menahan deflasi Februari dengan memberikan andil inflasi sebesar 0,01 % (mtm) terhadap laju IHK umum Sumatera Barat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Mencermati risiko inflasi pada 2019, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Barat secara aktif terus melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi daerah. TPID Sumatera Barat berkomitmen akan terus melakukan penguatan sinergi dan koordinasi antar TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Dalam rangka menstabilkan harga beras, Bulog Divre Sumatera Barat selama Februari 2019 telah melaksanakan operasi pasar beras sebanyak 582,6 ton. Dengan demikian, selama 2019 (Januari - Februari 2019) pelaksanaan operasi pasar beras di Sumatera Barat oleh Bulog mencapai 1.518,2 ton.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
Dari sisi kebijakan, TPID Sumatera Barat juga mempunyai 4 program strategis dalam pengendalian inflasi tahun 2019 yakni melalui penyusunan roadmap pengendalian inflasi tahun 2019 - 2021; kerjasama perdagangan antar daerah; pengelolaan pascapanen dan penyusunan database komoditas pangan strategis.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Sumbar Alami Deflasi Pertama di 2019, Ini Analisis Pemicunya: https://kinciakincia.com/berita/4467-sumbar-alami-deflasi-pertama-di-2019-ini-analisis-pemicunya.html
"Semua program tersebut dilakukan sesuai dengan strategi 4K pengendalian inflasi yakni Kestabilan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Ditribusi, dan Komunikasi Efektif," urai Endy.(vlr)



Kirim ke Teman jumlah akses: 156 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 05 Maret 2019

Lantamal II dan Baznas Kota Padang "Bedah" 2 Rumah Di Koto Tangah

Sejak 2014 hingga 2018, Pemerintah Kota Padang telah memperbaiki sebanyak 5.795 rumah warga tidak mampu melalui program bedah rumah. Dengan sumber pendanaan dari APBD Kota Padang, APBN, BAZNAS, CSR serta bantuan dari instansi lainnya. Perbaikan rumah tidak layak huni juga merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Padang yang tertuang dalam RPJMD Kota Padang 2014 – 2019. Hal itu dik.....
Minggu, 03 Maret 2019

Pembukaan Millenial Road Safety Festival 2019 Sukses

Kepedulian keselamatan pengendara bagi kalangan millenial, dilakukan Polresta Padang melalui kampanye tertib lalu lintas dalam program Millenial Road Safety Festival 2019, Minggu (3/3) pagi. Kegiatan ini digelar saat Car Free Day di Jalan Khatib Sulaiman. Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Asril Prasetya tampak ikut langsung melakukan sosialisasi. Seribuan masyarakat membubuhkan tanda tangannya d.....
Sabtu, 02 Maret 2019

Kerugian Dampak Gempa Solok Selatan Mencapai Rp25,6 Miliar

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat memperkirakan kerugian materil akibat gempa bumi sekitar Rp25,6 miliar."Setelah dilakukan pendataan pasca gempa terdapat 479 unit rumah rusak beserta 15 unit fasilitas umum rusak ringan hingga berat dengan kerugian sekitar Rp25,6 miliar," kata Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria didampingi Sekretaris BPBD Sumardianto, di Padang Aro, Jumat.K.....
Sabtu, 02 Maret 2019

Kementan Ajak Pengusaha Muda Agrotech Kembangkan Pertanian

Sekretaris Jenderal, Kementerian Pertanian, Syukur Irwantoro mengajak para pengusaha muda Agrotech untuk bersama-sama mengembangkan pertanian Indonesia. Dia menyebut hal tersebut juga tertuang dalam visi dan misi Kementan yaitu menjadikan Indonesia sebagai penyuplai pangan terbesar dunia tahun 2045. "Pemerintah Jokowi-JK menginstruksikan ke seluruh jajaran untuk mengubah mindset agar hadir di .....
Kamis, 28 Februari 2019

Dorong Pariwisata, Garuda Turunkan Harga Tiket Rute Jakarta-Padang 40%

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan menurunkan harga tiket penerbangan Jakarta-Padang atau Padang-Jakarta menjadi Rp 999.999 sekali jalan mulai besok, Kamis (28/2). Namun, penurunan harga tiket ini hanya berlaku hingga 12 April 2019 mendatang dengan kondisi tertentu.Harga tiket penerbangan yang baru tersebut lebih rendah 40% dari harga normal. Namun, harga baru yang ditetapkan mask.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35