Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 23 Januari 2019 23:49 WIB
85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif
Kinciakincia.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan jumlah penduduk kelas menengah Indonesia dapat meningkat dari 60 juta orang saat ini menjadi 85 juta orang pada 2020. Ini membuat kelas menengah menjadi motor penggerak utama perekonomian. Prospek industri kreatif pun diprediksi positif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): 85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif: https://kinciakincia.com/berita/4378-85-juta-penduduk-kelas-menengah-di-2020-peluang-bagi-industri-kreatif.html
Menurut dia, jumlah kelas menengah tersebut melampaui negara tetangga: Malaysia. "Berarti di Indonesia, the biggest engine of growth karena kelas menengahnya," kata dia di forum diskusi A1 bertajuk “Indonesia Bukan Negara Miskin” di Jakarta, Selasa (22/1).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): 85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif: https://kinciakincia.com/berita/4378-85-juta-penduduk-kelas-menengah-di-2020-peluang-bagi-industri-kreatif.html
Adapun, pola konsumsi kelas menengah cenderung mementingkan experience (pengalaman), seperti minum kopi atau menonton teater. Ini bisa menciptakan pasar bagi industri kreatif. Permintaan untuk produk industri kreatif akan meningkat, yang artinya pertumbuhan bagi industri ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): 85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif: https://kinciakincia.com/berita/4378-85-juta-penduduk-kelas-menengah-di-2020-peluang-bagi-industri-kreatif.html
Pendapat senada diungkapkan Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri. Perilaku konsumsi masyarakat telah bergeser dari kebutuhan (needs) menjadi keinginan (wants). Bila konsumsi telah mengutamakan keinginan, harga tidak lagi menjadi masalah."Industri kreatif menjadi luar biasa, unlimited," ujarnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): 85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif: https://kinciakincia.com/berita/4378-85-juta-penduduk-kelas-menengah-di-2020-peluang-bagi-industri-kreatif.html
Peningkatan jumlah kelas menengah dan perubahan pola konsumsi juga dirasakan aktris Happy Salma. Hal ini berdasarkan pengalamannya di bisnis perhiasan dan seni pertujukan teater. "Bisnis perhiasan saya naik 45%. Sebelumnya pasar kami dari Amerika," kata dia.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): 85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif: https://kinciakincia.com/berita/4378-85-juta-penduduk-kelas-menengah-di-2020-peluang-bagi-industri-kreatif.html
Sementara itu, tiket dua pertunjukan teater yang diselenggarakannya habis dalam waktu sepekan. Padahal, harga tiket termurah yang ditawarkan sebesar Rp 250 ribu.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): 85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif: https://kinciakincia.com/berita/4378-85-juta-penduduk-kelas-menengah-di-2020-peluang-bagi-industri-kreatif.html
Adapun Sri Mulyani menilai peningkatan jumlah penduduk kelas menengah terjadi berkat program pengentasan kemiskinan dan kesenjangan yang dilaksanakan pemerintah. Program tersebut diklaim mengurangi jumlah penduduk yang rentan miskin.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): 85 Juta Penduduk Kelas Menengah di 2020, Peluang Bagi Industri Kreatif: https://kinciakincia.com/berita/4378-85-juta-penduduk-kelas-menengah-di-2020-peluang-bagi-industri-kreatif.html
Guna menjaga dan memperkuat kelas menengah, ia pun mengatakan pemerintah harus terus menumbuhkan ekonomi agar tercipta lapangan kerja yang dibutuhkan. Selain itu, pendidikan vokasi diperlukan untuk menambah kemampuan teknis masyarakat.
Sumber : Katadata (dengan sedikit perubahan)




Kirim ke Teman jumlah akses: 284 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Senin, 21 Januari 2019

5 Usaha Sampingan Yang Tidak Membutuhkan Modal Besar

Saat memutuskan untuk memulai sebuah bisnis, masalah modal kerap menjadi kendala utama yang dipikirkan. Bukan hanya kamu saja, barangkali hampir semua orang yang akan memulai bisnis mereka untuk pertamakalinya, akan merasakan pemikiran yang sama. Padahal jika lebih jeli, di luar sana ada banyak sekali jenis usaha yang dapat dijalankan dengan mudah, bahkan dengan modal yang terbatas sekalipun.T.....
Kamis, 10 Januari 2019

Rupiah Masih Perkasa, Terpantau Rp. 14.100,-

Dolar Amerika Serikat (AS) sempat melakukan perlawanan, namun rupiah berhasil menahan lajunya kembali ke bawah level Rp 14.100. Pagi ini bahkan dolar AS berada di Rp 14.080-an.Mengutip Reuters perdagangan pagi ini, Kamis (10/1/2019), dolar AS dibuka di level Rp 14.095. Kemudian terus ditekan oleh rupiah hingga ke posisi Rp 14,080. Kemarin pagi, dolar AS sempat melakukan perlawanan balik hi.....
Senin, 07 Januari 2019

5 Pilihan Bisnis Ini Bisa Menjadi Pilihan Anda Di 2019

Peluang bisnis dan usaha masa kini yang memiliki prospek cukup menjanjikan dan akan menjadi tren, tentunya tidak pernah terlepas dari perkembangan ekonomi yang sekarang ini sudah berjalan dan tumbuh begitu pesat dengan tingkat persaingan yang semakin ketat.Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap tahunnya sudah pasti akan selalu hadir pendatang baru di dalam dunia bisnis dan usaha, dengan beragam k.....
Kamis, 03 Januari 2019

Rupiah Kembali Menguat, Sentuh 14.300 Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan di awal tahun ini. Harapan pelaku pasar terhadap kemampuan pemerintah dalam pengendalian inflasi memicu penguatan pada hari ini.Mengutip Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dol.....
Kamis, 03 Januari 2019

Rupiah Kembali Menguat, Sentuh 14.300 Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan di awal tahun ini. Harapan pelaku pasar terhadap kemampuan pemerintah dalam pengendalian inflasi memicu penguatan pada hari ini.Mengutip Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dol.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35