Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Jumat, 28 Desember 2018 13:37 WIB
Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya
Kinciakincia.com -
Bagi kalian yang berdomisili di kota Padang tentu tidak asing lagi dengan kata-kata "Taman Melati". Namun tahukah kamu, bahwa Taman Melati ini sendiri memiliki nama resmi, yakni Museum Adityawarman.
Museum Adityawarman adalah museum budaya provinsi Sumatera Barat yang terletak di Kota Padang. Terletak di Jalan Diponegoro No. 10 Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Museum ini diresmikan pada 16 Maret 1977 mengambil nama besar salah seorang raja Malayapura pada abad ke-14, Adityawarman yang sezaman dengan Kerajaan Majapahit. Museum ini memiliki julukan Taman Mini ala Sumatera Barat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Konstruksi museum dikerjakan pada 1974. Bangunan museum berada di areal lebih kurang 2,6 hektare dengan luas bangunan sekitar 2.854,8 meter persegi. Peresmian museum ditandai oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaProf. Dr. Syarif Thayeb. Selanjutnya, museum ini diberi nama Museum Negeri Adityawarman Sumatera Barat berdasarkan Surat Keputusan Menteri No.093/0/1979 tanggal 28 Mei 1979.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Sebagai museum budaya, Museum Adityawarman menyimpan dan melestarikan benda-benda bersejarah, seperti cagar budaya Minangkabau dan sekitarnya beserta beberapa cagar budaya nasional. Salah satu di antaranya adalah bangunan yang berarsitektur Minang, bernama Rumah Bagonjong atau Baanjuang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Koleksi utama yang terdapat di Museum Adityawarman dikelompokkan ke dalam sepuluh macam jenis koleksi, meliputi geologika/geografika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika/heraldika, filolo­gika, keramologika, seni rupa, dan teknalogika. Koleksi lain yang dimiliki oleh museum ini adalah benda purbakala peninggalan Kerajaan Dharmasraya, yaitu berupa duplikat patung Bhairawa dan patung Amoghapasa
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Ruang utama museum menampilkan diaroma yang mempresentasikan sistem adat yang dimiliki oleh masyarakat Minang dengan penjelas tersturktur mengenai hubungan kekerabatan dalam adat Minangkabau. Berbeda dari daerah-daerah lainnya di Indonesia yang pada umumnya memegang sistem kekerabatan patrilineal, Minangkabau sendiri menggunakan sistem matrilineal sehingga perempuan memegang pengaruh kuat di Minangkabau. Aktivitas perempuan Minang dipaparkan dengan apik di area museum. Mulai dari mengasuh anak, memasak untuk keluarga dan lingkungan lebih luas, sampai tradisi lisan yang berupa pantun sebagai sarana ibu menanamkan nilai kehidupan bagi anak. Kesenian banyak ditampilkan dalam upacara-upacara adat, salah satunya adalah upacara pernikahan. Di salah satu sudut museum terdapat ruang peragaan pelaminan pernikahan adat Minang. Tentu saja ruangan ini menjadi salah satu yang paling diminati oleh pengunjung.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Selain itu, di bagian ruangan lain terdapat koleksi-koleksi benda bersejarah dan budaya dari Suku Mentawai. Meskipun masih sama-sama dalam satu daerah, yakni Sumatera Barat, Suku Mentawai menerapkan adat istiadat yang sama sekali berbeda yakni menerapkan sistem kekerabatan patrilineal.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Museum Adityawarman, Taman Melati Dan Khazanah Budaya Di Dalamnya: https://kinciakincia.com/berita/4338-museum-adityawarman-taman-melati-dan-khazanah-budaya-di-dalamnya.html




Kirim ke Teman jumlah akses: 362 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 21 Desember 2018

Spot Wisata Penuh Sejarah, Museum Kereta Api Sawahlunto

Sejarahnya, Kota Sawahlunto ada akibat aktivitas pertambangan yang dikelola oleh Belanda. Sawahlunto memiliki sumber batubara terbesar di Indonesia saat itu. Sehingga aktivitas industri pertambangan perta.....
Sabtu, 01 Desember 2018

Kapalo Banda, Destinasi Wisata Air Di Lima Puluh Kota

Sumatera Barat yang terkenal dengan Malin Kundangnya kini mempunyai destinasi wisata seru yang dapat kamu kunjungi yakni Kapalo Banda Taram. Bagi orang awan, Kapalo Banda Taram dikenal dengan nama Pulau Banda Kampung Taram. Terletak di kawasan dataran tinggi Payakumbuh yang masih bagian dari Bukit Barisan Sumatera Barat, Kapalo Banda Taram dikelilingi perbukitan. Tempat wisata.....
Sabtu, 17 November 2018

Puncak Cemara tampilkan Pemandangan "Si Kota Kuali", Sawahlunto

Waktu akhir pekan (Weekend) sering dimanfaatkan untuk liburan bersama keluarga tercinta. Sumatera Barat memiliki banyak destinasi wisata yang cocok untuk liburan bersama keluarga. Desatinasi wisata rekomendasi tim kinciakincia.com yaitu Puncak Cemara. Lokasi ini terletak di Kota Sawahlunto.Puncak Cemara menampilkan keinda.....
Sabtu, 10 November 2018

Jalan Jalan Kincia Kito : Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan

Kebun binatang ini dibangun oleh pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1900-an, dengan nama Stormpark (Kebun Bunga). Pembangunan kebun binatang ini dirancang.....
Minggu, 04 November 2018

Wisata di Tengah Lembah

Melakukan perjalanan wisata ke Sumatera Barat tentu tidak lengkap tanpa berkunjung ke salah satu lokasi pariwisata paling iconic di Sumatera Barat.Berlokasidi Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, tempat ini menjadi salah satu pusat destinasi wisata bagi banyak wisatawan, baik turis domestic maupun mancanegara......

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35