Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Kamis, 27 Desember 2018 16:34 WIB
Pertamina Mulai Uji Coba Pembuatan Bensin RON 91 Dari Minyak Mentah Dan Sawit
Kinciakincia.com -
PT Pertamina (Persero) baru saja menyelesaikan uji coba penggunaan Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO), produk turunan dari minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO), pada kilang mereka di Refinery Unit III Plaju, Sumatera Selatan. Uji coba yang dilakukan adalah mencampurkan minyak mentah dan RBDPO dengan takaran oktan yang beragam.
Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif menjelaskan, ukuran minyak mentah yang digunakan beroktan 90,3 persen. Sementara RBDPO yang diteteskan mulanya sebanyak 2,5 persen lalu ditambahkan menjadi 5 persen. Dari pencampuran ini RBDPO 5 persen, BBM yang dihasilkan beroktan 90,7 persen.
Budi menjelaskan, kandungan RBDPO pun ditingkatkan lagi menjadi 7,5 persen. Hasilnya, bisa menghasilkan BBM beroktan 91,3. Penambahan RBDPO terus dilakukan, kata dia, agar bisa mendapatkan kualitas RON yang lebih bagus lagi tapi itu membuat pasokan RBDPO yang ada di Plaju cepat habis. "Karena 2,5 persen ini enggak kerasa, makanya dinaikkan lagi 5 persen. Masih enggak kerasa, jadi 7,5 persen, makanya cepat habis (RBDPO)," kata dia dalam workshop media di Cikini, Jakarta, Kamis (27/12) sebagaimana dilansir dari detik.com
Karena itu, untuk sementara uji coba sementara ini telah selesai. Budi mengaku sebenarnya ingin uji coba dilakukan selama sebulan. Tapi perusahaan terkendala oleh pasokan RBDPO yang mesti menunggu dari produsen sawit. Selama ini supply chain RBDPO untuk kilang Pertamina sendiri belum tersusun rapi.
Karena itu, kata dia, dari hasil uji coba ini Pertamina belum bisa menentukan kapan realisasi BBM beroktan tinggi dengan campuran RBDPO ini bisa dijual secara komersial."Realisasinya mungkin saya sih belum buat timeline karena kita mesti beli dulu. Jadi kita mesti nunggu dulu. Kedua, masalah kapal enggak ada, akhirnya pakai kapal sendiri. izinnya pun beda, enggak bisa masuk ke pelabuhan jadi kita buat dulu safety-nya," kata dia.
Tahun depan Pertamina juga akan melakukan uji coba lagi di Kilang Plaju dan kilang lainnya. Untuk kandungan RBDPO-nya pun akan ditingkatkan. Misalnya, untuk Kilang Plaju proyeksi tambahan RBDPO bisa mencapai 10 persen, diharapkan BBM yang dihasilkan bisa beroktan 91,6 persen. Jika ditambah menjadi 12,5 persen, BBM yang dihasilkan bisa beroktan hingga 92,0 persen setara Pertamax.
"Dengan adanya seperti itu, kita akan lanjutkan lagi percoban itu sampai dapat proyeksi kami itu adalah oktan 92, itu baru di Plaju," ucap dia. Pertamina mengatakan, jika proyek ini berhasil, Indonesia menjadi negara pertama yang sukses memproduksi BBM dengan RBDPO secara langsung dalam kilang. Dengan begitu, diharapkan impor BBM bisa ditekan agar tidak menggerogoti neraca perdagangan.




Kirim ke Teman jumlah akses: 213 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 26 Desember 2018

Telah Rilis, Mapping dan Database Startup Indonesia 2018

Merayakan 10 Tahun Berdiri, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) bekerjasama dengan Teknopreneur Indonesia luncurkan Mapping dan Database Startup Indonesia 2018. Hasil riset ini juga dapat diluncurkan berkat dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif RI (BEKRAF), Telkom Indonesia, ZTE, Huawei, Metra Digital Innovation (MDI) serta Melon Indo.....
Senin, 17 Desember 2018

PROVINSI BERGELIMANG AWARD

Sumatera Barat mungkin provinsi yang penuh dengan penghargaan, dan dari sekian banyak penghargaan itu tak sedikit yang diperoleh berbasiskan vote.Salah satu yang dapat dijadikan contoh berbasis vote adalah terpilihnya Sumatera Barat sebagai tujuan Wisata Halal, namun bagaimana efeknya? apakah benar kemudian meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan? Maka inilah .....
Jumat, 14 Desember 2018

Pizza Hut Indonesia Buka Cabang Baru di Padang, Siap Untuk Menjadi No. 1 Kembali

Semakin berkembangnya dunia kuliner di indonesia membuat semakin banyak orang melirik ke arah bisnis tersebut. Pizza, makanan cepat saji asal italia tersebut kini semakin menjadi kegemaran bagi banyak pihak. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.Hal ini membuat salah satu restoran cepat saji yang memang khusus bergerak di bidang pengolahan makanan atas italia tersebut, membuka c.....
Jumat, 07 Desember 2018

Rupiah Jadi Juru Kunci Mata Uang Asia

Nilai tukar rupiah terhadao dolar Amerika Serikat (AS) di kurs acuan kembali melemah. Rupiah juga tidak berdaya di hadapan greenback di perdagangan pasar spot.Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.383. Rupiah melemah 0,63% dibandingkan posisi hari sebelumnya.Kemarin, rupiah melemah 0,29% di kurs acuan. Padahal sebelumnya mata uang Tanah Air mamp.....
Kamis, 06 Desember 2018

Job Fair dan Scholarship EXPO UNP 2018, Serap Calon Tenaga Kerja di Sumbar

Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) dan UPT Layanan Internasional Universitas Negeri Padang bersama Indonesia Marketting Assosiation (IMA) mengadakan kegiatan Job Fair dan Shcolarship EXPO di gedung Auditorium UNP mulai tanggal 5-6 Desember 2018. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh para pencari kerja dan mahasiswa yang ada di Sumatera Barat......

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35