Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Sabtu, 16 April 2016 05:44 WIB
Ari Nugrahanto
Ari Nugrahanto
Kinciakincia.com - Setelah resmi diterapkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di awal tahun 2016 ini yang bersamaan pula dengan maraknya era digital merupakan kombinasi luar biasa bagi pengusaha Indonesia.

Tantangan untuk bisa menjadi raja, bukan hanya sekadar menjadi market di MEA pun makin tak mudah. Apalagi di era digital ini, pengusaha Indonesia diharuskan berpikir dan bergerak cepat agar tak kian tertinggal dengan para pesaing. Pengoptimalan digitalisasi pun sudah jadi kewajiban.

Melihat kenyataan itu, CEO ActionCOACH Indonesia dan Founder/Owner KelolaDigital Inc. Ari Nugrahanto menilai, ada dua sisi menarik yang bisa dilihat di Indonesia dalam hal pengoptimalan digitalisasi.

“Sisi pertama ada pemilik bisnis yang sudah mau optimal, tetapi di sisi lain infrastruktur di Indonesia belum bisa dikatakan optimal,” kata Ari Nugrahanto kepada kincinkincia.com, Sabtu, 16 April 2016.

Namun, pria yang akrab disapa Coach Ari ini menuturkan rasa optimismenya ke depan. Ia mengatakan jika swasembada digital di Indonesia akan lebih baik lagi beberapa tahun ke depan.

Sementara itu, bagi pengusaha di Indonesia yang tidak mau kalah saing, Coach Ari mengharuskan mereka untuk menghilangkan pola pikir lama.

“Hilangkan pola pikir ‘semua dikerjakan sendiri’. Di era MEA ada satu kata kunci yang saya kasih, yaitu kolaborasi. Sudah saatnya kita berkolaborasi dengan semua kalangan yang mempunyai expertise yang kita butuhkan,” katanya.

Menurutnya, dengan begitu maka para pengusaha tidak lagi harus memikirkan hal-hal teknis, melainkan lebih bisa fokus ke hal-hal strategis dalam mengembangkan bisnis.

“Contoh, saya punya Kelola Digital. Kenapa saya hadir? Karena saya melihat sudah saatnya pemilik bisnis itu tidak terjebak dalam segi teknis. Karena mereka juga harus menghabiskan waktu untuk memikirkan strategi digital,” jelasnya.

Dan hal yang paling mungkin terjadi menurut Coach Ari apabila pemilik bisnis terjebak dalam segi teknis maupun strategi adalah digital stuck. Artinya, semua aset digital yang dimiliki mereka hanya menjadi pajangan belaka.

“Makanya, kalau kita berpikir praktis, maka kita bisa berkolaborasi. Saya bisa bantu mereka untuk mengelola aset digital mereka. Paling gampang kami mengelola website dan media sosial mereka. Sehingga si pemilik bisnis bisa lebih berkonsentrasi dalam hal strategis. Sementara yang kami lakukan hal teknis,” jelas Coach Ari. Dengan begitu, tambahnya, mereka bisa lebih cepat maju.

Selain itu, jelas Coach Ari, kolaborasi juga bisa dilakukan dengan membentuk atau mengikuti komunitas bagi sesama entrepreneur atau pengusaha di Indonesia. Karena menurutnya sudah saatnya para entrepreneur di Indonesia saling bersatu agar dapat saling berkolaborasi, bukan lagi saling berkompetisi.

“Intinya, tinggal bagaimana semua pemilik bisnis atau entrepreneur kita. Bagaimana kita bisa menjalani bisnis secara sustain, itu harus berkolaborasi. Itu kata kuncinya. Kalau kita sendiri maka tidak akan bisa (bersaing),” tukas pria yang baru saja dianugerahi Anugerah Wirausaha Indonesia (AWI) 2016 ini.

Coach Ari pun merasa optimis terhadap daya saing pengusaha Indonesia saat ini. “Karena Indonesia punya semuanya. Kita punya sumber daya alam, sumber daya manusia dan kita punya capture market. Tidak usahlah kita pusing-pusing terlalu go international. Kita fokus di negara sendiri dulu saja agar sukses,” pungkasnya. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 1.314 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 15 April 2016

Peternak Puyuh akan Dibantu Lewat KUR

Permintaan telur dan daging puyuh secara nasional cukup tinggi dan belum dapat terpenuhi. Peluang usaha beternak puyuh ini sangat menjanjikan. Di sisi peternakan, dapat dikembangkan sistem peternakan terpadu yaitu pemanfaatan kotoran puyuh sebagai pupuk organik dan pupuk dasar penghasil plankton pada budi daya ikan. "Masa produksi puyuh cukup cepat. Puyuh dipanen dalam kurun waktu .....
Kamis, 14 April 2016

Simpan Pinjam Perempuan Tanjung Raya Punya Modal Usaha Rp2,4 Miliar

Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini memiliki sebanyak 78 kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) guna meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah itu."Dari 78 kelompok SPP ini telah memiliki sebanyak 1.200 anggota dan setiap satu kelompok memiliki 20 anggota," kata Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Simpang Pinj.....
Kamis, 14 April 2016

Walikota Padang Minta UMKM dan IKM Tingkatkan Mutu Produk

Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM) di Kota Padang diharapkan meningkatkan kualitas produknya. Apalagi saat sekarang Indonesia tengah menghadapi persaingan dunia usaha bebas atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sangat ketat.“Untuk itu para pelaku UMKM dan IKM supaya dapat bersinergi dengan pelaku-pelaku usaha lainnya, agar hasil produknya tidak .....
Rabu, 13 April 2016

Kebijakan Kemudahan Berusaha Belum Pengaruhi Pertumbuhan UMKM

Perbaikan kemudahan berbisnis atau ease of doing business dinilai tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan UMKM di dalam negeri. Hal ini karena perbaikan tersebut hanya menyederhanakan perizinan yang sasarannya adalah perseroan, sedangkan UMKM sebagian besar milik perorangan.  "Bagi kami perbaikan ease of doing business biasa saja, nggak ada pengaruhnya. Justru yang kami bu.....
Selasa, 12 April 2016

Ekonomi Kreatif, Agam Kini Punya Gedung Pusat Oleh-Oleh Serba Ikan

Agam kini memiliki gedung sebagai pusat oleh-oleh olahan. Untuk memeroleh makanan khas dan souvenir, tak perlu repot-repot karena letaknya sudah terpusat. Uniknya, oleh-oleh itu tersedia serba ikan.Selasa, 12 April 2016, gedung baru tempat pusat oleh-oleh olahan serba ikan yang terletak di Taman Wisata Danau Maninjau Muko-muko, Kecamatan Tanjung Raya ini diresmikan pemakaiannya.Dim.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda

Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35