Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 12 April 2016 19:34 WIB
Ketua Forikan Ny. Vita bersama Ketua Forikan Sumbar Ny. Yosmeri menggunting pita tanda diresmikannya pemakaian gedung oleh-oleh serba ikan
Ketua Forikan Ny. Vita bersama Ketua Forikan Sumbar Ny. Yosmeri menggunting pita tanda diresmikannya pemakaian gedung oleh-oleh serba ikan
Kinciakincia.com - Agam kini memiliki gedung sebagai pusat oleh-oleh olahan. Untuk memeroleh makanan khas dan souvenir, tak perlu repot-repot karena letaknya sudah terpusat. Uniknya, oleh-oleh itu tersedia serba ikan.

Selasa, 12 April 2016, gedung baru tempat pusat oleh-oleh olahan serba ikan yang terletak di Taman Wisata Danau Maninjau Muko-muko, Kecamatan Tanjung Raya ini diresmikan pemakaiannya.

Dimulainya pemakaian bangunan itu, ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Ketua Forikan Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri bersama Ketua Forikan Provinsi Sumbar Ny. Yosmeri.

Turut mendampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Agam Mulyadi dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam Ermanto.

Kepala DKP Agam Ermanto, mengatakan bangunan ini menelan biaya sebesar Rp200 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Agam melalui DAK pada 2015.

"Bangunan ini sudah selesai sejak pertengahan 2015. Namun, diresmikannya sekarang guna mensinkronkannya ke dalam acara lomba masak serba ikan," jelasnya.

Ermanto menambahkan, tujuan dibuatnya bangunan tempat pusatnya oleh-oleh serba ikan adalah guna salah satu ajang pemerintah untuk mempromosikan produk-produk kreatif masyarakat dalam bentuk makanan dan cemilan rasa ikan.

"Adanya gedung pusat oleh-oleh ini, maka semua produk-produk makanan rasa ikan kita bisa terkumpul sehingga pengunjung lebih mudah mencarinya dan tidak perlu lagi pergi kejauh-jauh ke lokasi pembuatannya," jelas Ermanto.

Salah satu alasannya yang mendukung, menurut Ermanto, adalah karena Agam merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi produksi ikan terbesar di Provinsi Sumbar, sehingganya tidak sedikit masyarakat yang pandai dalam mengolah ikan menjadi suatu makanan yang kreatif dan inovatif.

"Tidak sedikit juga hasil olahan makanan serba ikan masyarakat ataupun kelompok yang telah di impor ke luar negeri seperti, Malaysia, Singapura dan negara lainnya melalui pesanan online," terangnya. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 942 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 12 April 2016

Pemerintah Genjot Konsumsi Daging Unggas Lokal

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menggenjot konsumsi daging unggas lokal bermutu tinggi di masyarakat. Salah satu caranya yakni menyediakan ayam-ayam kampung dari bibit unggul hasil penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Peternakan Badan Litbang Kementan. "Ini hasil penelitian kami sejak 1997-1998, saat ini menghasilkan produk be.....
Selasa, 12 April 2016

Untuk Kemudahan Berusaha, Pemerintah Siap Perbaiki 10 Indikator

Pemerintah Indonesia berupaya memperbaiki 10 indikator dalam kemudahan berusaha dan berinvestasi. "Apa yang dilakukan pemerintah melalui perbaikan kemudahan berusaha dan deregulasi ada empat tujuan yaitu agar prosesnya lebih sederhana, lebih cepat, lebih murah, dan memberi kepastian," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani dalam dialog investasi bertajuk "Perba.....
Senin, 11 April 2016

Presiden Jokowi: Ada KUR 9 Persen, Jangan ke Rentenir

Presiden RI Joko Widodo menyadari bahwa salah satu kendala bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dalam meningkatkan usahanya di Indonesia adalah masalah permodalan. "Kita punya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bunganya tidak lagi 22 persen, tapi sembilan persen pertahun. Bahkan, Gubernur Jateng sudah memiliki kredit sejenis dengan bunga tujuh persen. Gunakan itu untuk meningkatkan .....
Senin, 11 April 2016

Ditargetkan Cetak 1 Juta Wirausaha Baru, Tapi Syarat Dapat KUR Masih Panjang

Presiden Joko Widodo menargetkan bisa mencetak 1 juta wirausahawan baru tahun ini. Untuk itu, berbagai regulasi dihadirkan agar bisa melahirkan wirausahawan muda yang baru. Jokowi bahkan telah menginstruksikan kepada perbankan untuk bisa memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9% per tahun bagi wirausahawan yang ingin mengembangkan bisnisnya.Kendati begitu, masih banyak j.....
Minggu, 10 April 2016

Pemerintah Indonesia Teken Deklarasi Kewirausahaan di Seoul

Indonesia menandatangani Declaration Human Entrepreneurship bersama negara-negara anggota International Council for Small Business (ICSB) di Seoul, Korea Selatan (Korsel).Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya, mengatakan, keterlibatan Indonesia dalam penandatanganan Declaration Human Entrepreneurship diharapkan memicu semangat kewirausahaan di Indonesia. "K.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35