Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Minggu, 27 Maret 2016 12:49 WIB
Swarna Fest 2015 digelar di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur
Swarna Fest 2015 digelar di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur
Kinciakincia.com - Swarna Fest 2016 digelar di Kabupaten Banyuwangi pada 10-11 Oktober 2016. Helatan gawe  iven busana ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memilih Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah. Pada tahun lalu, Swarna Fest digelar di Pulau Rote, Nusa Tenggata Timur.

Swarna Fest adalah sebuah iven fashion yang mengangkat pemanfaatan bahan baku yang ramah lingkungan untuk industri tekstil dan kerajinan tangan.

Swarna Fest memadukan antara workshop peningkatan kualitas industri tekstil dan kerajinan, pameran, dan fashion show.

"Swarna Fest digelar untuk melestarikan kekayaan adat dan kearifan lokal untuk menggunakan serat dan warna alam dari potensi yang ada di sekeliling kita. Kami ingin beritahukan ke dunia bahwa industri kreatif Indonesia masih banyak yang menggunakan pewarna alam," ujar Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Euis Saedah, kemarin, dilansir detik.com.

Tema besar yang akan diusung adalah 'ethical fashion', sebuah fashion yang beretika pada alam, budaya dan perajinnya. Etika pada alam karena memanfaatkan potensi alam di sekeliling yang ramah lingkungan, bukan pewarna buatan dan etika pada budaya karena menghormati kearifan lokal.

"Dalam Swarna Fest, perajinnya pun turut diperkenalkan. Mereka bukan lagi orang yang sekadar di balik layar, tapi kami kenalkan langsung ke buyer. Sehingga, mereka bisa tahu dan paham bagaimana karyanya dihargai konsumen," kata Saedah.

Banyuwangi dipilih oleh Kemenperin karena memiliki potensi cukup besar, mulai dari potensi bahan alamnya hingga para perajinnya. Komitmen pemerintah daerah dalam mempromosikan batik lokal juga menjadi pertimbangan.

"UMKM-UMKM batik Banyuwangi mulai muncul karena ada Banyuwangi Batik Festival. Meski belum ideal, kami sangat mengapresiasi gairah yang ada, sehingga Swarna Fest sengaja kami gelar di Banyuwangi," ujar Euis.

Banyuwangi sendiri telah memiliki sejumlah event yang mengusung tema batik dan konsep busana berkelanjutan. Mulai dari Banyuwangi Batik Festival yang mengangkat karya para perajin, dan Green dan Recycle Fashion Week yang menampilkan karya-karya artistik dari bahan daur ulang.

Desainer Merdi Sihombing yang terlibat dalam Swarna Fest menambahkan, event ini untuk mengampanyekan penggunaan serat dan pewarna pakaian yang alami sebagai bagian dari ethnical fashion.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari trend dunia yang mengusung ethnical fashion. Produk pakaiannya harus suistanable (berkelanjutan) yaitu dengan penggunaan serat dan pewarna alami," kata Merdi.

Bupati Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas dipilihnya Banyuwangi sebagai tuan rumah Swarna Fest. Dia berharap, penyelenggaraan Swarna Fest bisa semakin menggairahkan UMKM batik yang ada di Banyuwangi.

"Apalagi, berkaitan dengan Swarna Fest, Kemenperin mulai melatih komunitas-komunitas perajin batik Banyuwangi. Ada dua keuntungan sekaligus. Pertama, kemampuan perajin meningkat. Kedua, pasar semakin terbuka saat digelarnya Swarna Fest nanti pada bulan Oktober," kata Anas. (kkc)




Kirim ke Teman jumlah akses: 1.530 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Sabtu, 26 Maret 2016

Kebijakan Pemko Padang untuk Izin Investasi Hotel Perlu Dievaluasi

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Barat Maulana Yusran mengatakan, ketersediaan kamar hotel di Kota Padang itu sudah melebihi ketersediaan. Menurutnya, tahun lalu tingkat, hunian hotel mengalami penurunan hingga mencapai 15 persen. Untuk itu, atas nama PHRI, ia meminta Pemerintah Kota Padang mengevaluasi kebijakan pengembangan industri perhotelan.“Seka.....
Sabtu, 26 Maret 2016

Pemko Padang Masih Membuka untuk Investasi Perhotelan

Kota Padang etalase Ranah Minang. Kunjungan pertama bagi wisatawan yang datang ke Sumatera Barat adalah kota ini.  Tentu saja Padang menarik bagi investor.Selain sebagai ibukota provinsi Sumatera Barat, Kota Padang merupakan daerah yang memiliki objek wisata yang cukup menarik. Tak heran jika investasi di bidang perhotelan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Padang.“Sebag.....
Jumat, 25 Maret 2016

Menteri ATR Minta Gubernur, Bupati, dan Walikota Berikan Sertifikat HGB untuk PKL

Kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/walikota agar memberikan sertifikat hak guna bangunan (HGB) bagi para pedagang kreatif lapangan (PKL) atas lahan pemerintah setempat. Tujuannya agar PKL nyaman berusaha."Memberikan HGB itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu dan memberikan ketenteraman dan kemajuan usaha bagi PKL di semua daerah. Gubernur,  bupati, dan waliko.....
Kamis, 24 Maret 2016

KWT Gunung Padang Memesona Mantan Panglima TNI

Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang menarik perhatian mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko.  Sementara itu, Pemko Padang berupaya merealisasikan kawasan ini dalam lima tahun ke depan. KWT Gunung Padang diyakini akan menjadi ikon kepariwisataan yang memiliki magnet untuk memancing datangnya wisatawan lokal maupun mancanegara ke Kota Padang.Demikian dikatakan Wak.....
Sabtu, 19 Maret 2016

Telkom Bangun 3 Juta UKM Goes Digital

Sejak 2010, Telkom aktif menggarap pasar dan komunitas UKMdan koperasi di Tanah Air. Hal ini dibuktikan melalui pembentukan divisi khusus,yakni Divisi Business Service (DBS). Berbagai program telah dijalankan, mulai dari koperasi modernIndonesia yang mengajak pengurus koperasi untuk mulai memanfaatkan Information andCommunication Technology ICT dalam pengelolaan usahanya.  Lalu, pendekatan ke.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35