Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Jumat, 18 Maret 2016 08:19 WIB
Rumah gadang di Sijunjung (visitsijunjung)
Rumah gadang di Sijunjung (visitsijunjung)
Kinciakincia.com - Tiga daerah di Sumatera Barat masuk dalam dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ketiga daerah itu adalah Kabupaten Pesisir Selatan, Sijunjung dan Dharmasraya.

Hal itu dikatakan  Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, kemarin.

"Ada tiga daerah yang kita proyeksikan masuk dalam KEK, yaitu Pesisir Selatan, Sijunjung dan Dharmasraya. Namun, tentu perlu kajian mendalam karena untuk bisa masuk dalam program pemerintah pusat itu, ada sejumlah syarat yang harus dimiliki," Nasrul Abit, yang diberi tugas untuk menangani soal pariwisata Sumbar.

Ia menambahkan, tiga daerah tersebut menjadi kandidat karena kepala daerahnya yang mengusulkan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah melempar wacana untuk pengembangan pariwisata melalui program KEK ini pada 19 bupati dan wali kota. "Tapi hanya ada tiga daerah yang mengajukan diri."
Dijelaskan Nasru Abit, daerah yang telah masuk dalam program pengembangan KEK terhitung dalam rentang waktu 2009 hingga 2014 lalu ada delapan daerah, dan itu tidak ada satupun dari Sumbar.

"Tahun 2015, sudah ada tujuh daerah yang masuk program ini. Masih ada 10 daerah lagi yang diberikan kesempatan. Kami berharap, tiga kabupaten yang mengajukan diri di Sumbar bisa masuk pada periode 2015 hingga 2019," katanya.

Namun, bila tidak bisa, ia berharap setidak-tidaknya ada satu daerah yang masuk program KEK tersebut.

Ia menyebutkan, kendala yang mungkin dihadapi adalah ketersediaan lahan pariwisata yang sudah bebas sekitar 400 hingga 500 Hektar.

"Daerah yang mengajukan diri harus bisa menyediakan lahan dengan sejumlah syarat, luas 400 hingga 500 hektare yang harus milik pemerintah daerah dan bukan milik ulayat masyarakat. Lahan itu juga harus terbebas dari pemukiman penduduk, memiliki lokasi yang strategis, potensial untuk dijadikan lokasi wisata, serta harus ada rencana yang jelas atau DED-nya." ujarnya.

Menurutnya, untuk Pesisir Selatan, lokasi lahan yang dimungkinkan berada di Bukik Ameh yang masih berada di Kawasan Wisata Mandeh.

"Kami berharap 2016 ini semua syarat yang dibutuhkan telah dipersiapkan," katanya.

Ia menerangkan, jika daerah potensial pariwisata di Sumbar bisa masuk ke KEK, maka pengembangan pariwisata akan ditangani langsung oleh pemerintah pusat. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 1.818 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Minggu, 13 Maret 2016

Perancang Mode Indonesia Harus Kerja Sama dengan Perusahaan Garmen

Jenahara Nasution, salah seorang perancang Indonesia mengaku mengaku masih kesulitan dalam memasarkan desain produk fesyennya.  Untuk itu, perancang membutuhkan jalinan kerja sama dengan perusahaan garmen besar. Namun upaya menggaet dukungan dari perusahaan tersebut tidak mudah. "Oleh karena itu, banyak perancang yang saling berlomba menghadirkan inovasi dalam desainnya masing.....
Rabu, 09 Maret 2016

Potensi Melimpah, Kontribusi dari Maritim Ditargetkan 20 Persen

Ada dua aspek penting yang harus dibangun agar dapat mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.Demikian dikatakan Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas Endah Murniningtyas, dalam relis resmi yang diterima kinciakincia.com, Rabu (9/3/2016. Dikatakannya, aspek yang pertama yakni aspek ekonomi kelautan dan kemaritiman, yang menjadi aset andalan.....
Jumat, 04 Maret 2016

Ketua IKAPPI: Syarat Reviltalisasi Pasar Tradisional Kurang Meyakinkan

Salah satu persyaratan yang diberikan Kementerian Perdagangan untuk revitalisasi pasar tradisionla adalah mendahulukan pasar yang terkena bencana.Syarat itu, menurut Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri, kurang tepat sasaran karena terkena bencana itu  pengertiannya masih belum jelas. "Sebetulnya kebakaran belum masuk ke bencana karena ada kemun.....
Jumat, 04 Maret 2016

Revitalisasi Pasar Tradisional Harus Penuhi Pesyaratan

Setiap pemerintah kabupaten dan kota yang mengajukan anggaran revitalisasi harus pasar tradisional ke pemerintah pusat harus melewati seleksi dan persyaratan tertentu. Persyaratan tersebut di antaranya pasar berusia di atas 25 tahun, pasar yang mengalami kebakaran, bencana alam, dan pascakonflik.Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan .....
Rabu, 02 Maret 2016

JNE Luncurkan Jasa Layanan 7 Magnificent

JNE sebuah perusahaan jasa pengiriman terus melakukan terobosan yang kreatif dan inovatif. Sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, dengan kompetisi yang ketat di sektor jasa ini, melahirkan pola kerja yang menarik, bagi JNE jadi keniscayaan. Buktinya, beberapa waktu lalu meluncurkan tujuh inovasi baru yang dinamakan “7 Magnificent”  atau “7 yang mengagumkan”......

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35