Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Senin, 29 Februari 2016 16:41 WIB
Hadapi MEA, BUMN jangan jago kandang
Hadapi MEA, BUMN jangan jago kandang
Kinciakincia.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus mengambil peran lebih banyak sebagai lokomotif penggerak perekonomian nasiona dalam menghadapi pasar bebas  ASEAN.

“Kita juga ingin BUMN tidak hanya berpikiran untung dan rugi tapi juga mempunyai multiplier effect yang banyak terhadap kesejahteraan rakyat,” kata Presiden Joko Widodo saat memimpin Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/2/2016).

Mengawali pengantarnya, BUMN diharapkan dapat mengembangkan sayap ke negara lain.

“Kita juga ingin BUMN kita tidak hanya jago kandang tapi juga berani menyerang ke negara- negara yang lain dalam rangka mengembangkan kekuatan ekonomi nasional kita,” tegas Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengemukakan telah memberikan waktu sejak enam bulan lalu untuk mempelajari roadmap atau peta jalan untuk mewujudkan sebuah BUMN yang kuat, lincah, dan berani bersaing dalam menghadapi era persaingan yang semakin kompetitif.

“Saya meminta desain, sebuah peta jalan, untuk trayek dalam bentuk sebuah super holding atau holding atau dimulai dulu dengan virtual holding,” harap Presiden.

Agar hal itu dapat dilakukan, Presiden menegaskan bahwa memang harus segera diputuskan agar kekuatan BUMN dan kelincahan itu betul-betul bisa segera dilakukan terutama dalam menghadapi masyarakat ekonomi The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Dalam menyusun langkah-langkah restrukturisasi tersebut, Presiden Jokowi memaparkan BUMN perlu mengetahui apa fokus bisnisnya. Hal lain yang kemudian dapat dilakukan, menurut Presiden Jokowi, adalah rightsizing organisasi maupun perubahan-perubahan total budaya kerja keseharian di BUMN.

“Dengan langkah-langkah itu saya yakin bahwa BUMN kita akan mempunyai competitiveness, mempunyai daya saing yang kuat terhadap  kompetisi global  utamanya sementara ini saya rasa dalam masyarakat ekonomi ASEAN,” pungkas Presiden.

Para menteri yang hadir dalam Rapat Terbatas tersebut diantaranya Menko Bidang Polhukam Luhut Pandjaitan, Menko Bidang Perkonomian Darmin Nasutionn, Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menkes Nila Moeloek, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menaker Hanif Dhakiri, Menperin Saleh Husin, Mendag Thomas Lembong, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menteri LHK Siti Nurbaya. (kki)





Kirim ke Teman jumlah akses: 1.481 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 24 Februari 2016

Produsen Pakaian Terbesar Dunia Kerja Sama dengan Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Perdagangan Thomas Lembong menerima kunjungan kehormatan delegasi H&M Global Production yang dipimpin oleh Helena Helmerson dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia Johanna Brismer Skoog di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (24/2/2016). Selain bertemu dengan delegasi H&M Global Production yang merupakan perusahaan fashion internasional asal.....
Kamis, 18 Februari 2016

Kota Padang Akan Berkembang Pesat, Hary Tanoe Lirik Investasi Properti

Kota Padang ke depannya akan berkembang jadi kota metropolitan. Kebutuhan properti akan meningkat. Potensi inilah yang dilirik Hary Tanoesoedibjo, pengusaha sukses yang kini punya kekayaan bersih 1,32 miliar US Dolar. Menurutnya, Padang ke depan akan berkembang menjadi kota metropolitan dan tak ayal pula menjadi salah satu magnit destinasi wisata dan perdagangan di kawasan barat Indonesia......
Rabu, 17 Februari 2016

Presiden Jokowi Kunjungi Sillicon Valley Koneksikan Ekonomi Berbasis Digital

Dalam rangkaian kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) kali ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan berkunjung ke kawasan Sillicon Valley, San Fransisco, pada Kamis (17/2/2016) siang waktu setempat.Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan, kunjungan Presiden Jokowi ke tempat perusahaan-perusahaan teknologi seperti google, facebook, twitter, dan sebag.....
Rabu, 17 Februari 2016

Potensi Terbesar Indonesia, Ekonomi Digital

Indonesia memiliki potensi yang besar di bidang ekonomi digital. Menurut Presiden Joko Widodo, potensi ini harus dapat dimanfaatkan untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta harus dapat mempersempit gap pembangunan.Sebagai informasi, transaksi perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia pada tahun 2013 tercatat mencapai 8 miliar dolar AS, dan meningkat cukup sig.....
Minggu, 14 Februari 2016

E-commerce Asing 100 Persen Bebas Masuk ke Indonesia

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijaya mengatakan, pemerintah seharusnya mempertimbangkan landasan hukum sebelum memberikan kesempatan investasi asing masuk 100%, sehingga tidak ada pertentangan. "Pemerintah berikan kesempatan itu tidak gerak ekonomi di dalam negeri. Jangan sampai berbenturan dengan Undang-undang (UU) penanaman modal dan perdagangan, jangan ada pertentangan," u.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35