Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 17 Februari 2016 01:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution
Kinciakincia.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, pada Januari 2016, penyaluran KUR baru mencapai Rp6,2 triliun dari target sepanjang tahun Rp100 triliun. Dia menilai perbankan terkesan lambat dalam penyerapan KUR pada awal tahun ini.

"Padahal kita harusnya mencapai 1 bulan Rp8,5 Triliun. Masih ada ruang. Kita sedang rumuskan lagi," ujar dia di Jakarta, Selasa (16/2) dilansir cnnindonesia.com.

Untuk mendorong hal tersebut, lanjut Darmin, dalam waktu dekat pemerintah akan merencanakan skema baru dalam penyaluran KUR. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses dan memanfaatkan kredit ini.

Terkait agunan, Darmin mendukung perbankan yang meminta jaminan kepada debitur KUR. Menurutnya, penerapan agunan sebagai syarat pemberian KUR oleh bank tidak menyalahi aturan.

"Kami tidak wajibkan (KUR) tanpa agunan. Itu benar. Tapi ya kalau kemudian banknya bicara dengan nasabahnya, boleh jadi dia memerlukan satu sebagai pegangan atau dia mau memberikan kredit lebih banyak dari batas plafon tersebut," ujar Darmin di Jakarta, Selasa (16/2).

Apabila merujuk Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 4 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pembiayaan Mikro, Kecil dan Menengah, penerima KUR dibagi berdasarkan skala bidang usahanya.

Untuk KUR mikro pemerintah menetapkan plafon pemberian kredit maksimal Rp 25 juta. Sementara untuk skala KUR ritel pemerintah menetapkan plafon pemberian kredit mencapai Rp25 juta hingga Rp 500 juta per debitur.

Sementara dalam peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat, diatur mengenai penyertaan agunan. Agunan yang dimungkinkan berupa agunan pokok yaitu kelayakan usaha dan obyek yang dibiayai itu sendiri, serta agunan tambahan yang ditentukan oleh Bank Pelaksana seperti sertifikat tanah, BPKB mobil, dan lain sebagainya.

"Memang belum ada aturan yang spesifik mengenai itu. Tetapi bukan suatu kejahatan kalau dia kemudian memberikan kredit lebih besar dari plafon dia minta tambahan agunan, itu bisa terjadi," katanya. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 1.054 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 16 Februari 2016

Nasrul Abit: Potensi Laut Sumbar 565 Ton Setahun, Baru Tergarap Kurang Setengah

Perairan Sumatera Barat yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat besar. Potensinya mencapai 565 ribu ton setahun. Menilik besarnya potensi dimaksud, tidak dipungkiri banyak kapal-kapal dari provinsi tetangga, bahkan asing yang berusaha masuk untuk turut menangkap ikan secara illegal di perairan Sumatera Barat.Menyikapi kondisi t.....
Selasa, 16 Februari 2016

Jalan Menuju Trans Pacific Partnership Masih Panjang

Di sela-sela kunjungan kerja ke Amerika Serikat (15/2), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa tujuan kunjungan kerja kali ini tidak ada urusannya dengan Trans Pacific Partnership (TPP).“Jadi saya ingin memberikan penegasan mengenai TPP. Pada saat kunjungan saya ke Washington DC bulan Oktober yang lalu, saya sudah menyampaikan ke Presiden Obama bahwa Indonesia bermaksud akan, int.....
Senin, 15 Februari 2016

Miris, dari 209.488 Koperasi di Indonesia, Hanya 1 yang Masuk 300 Terbaik Dunia

Menurut lembaga pemeringkatan koperasi, International Cooperative Alliance (ICA), hanya ada satu koperasi Indonesia yang masuk 300 koperasi terbesar dunia.Sementara itu, Indonesia punya 209.488 koperasi. Sayangnya, ratusan ribu koperasi tersebut rata-rata memiliki skala usaha yang kecil, beberapa bahkan dinyatakan tidak dalam kondisi yang sehat.Keprihatinan tersebut diungkapkan Men.....
Senin, 15 Februari 2016

Pasar Represntatif Akan Dibangun di Kawasan Terpadu Mandeh

Dana sebesar Rp7 miliar dialokasikan pemerintah pusat untuk membangun pasar representatif di Kawasan Terpadu Bahari Mandeh, Pesisir Selatan. Destinasi bahari yang sedang naik daun ini, akan tacelak jika pasar itu tuntas dibangun.   Menurut Hardi Darma Putra, Kasi Pasar dan UMKM, Dinas Koperindagpas, pembangunan pasar yang representatif dialokasikan dalam anggaran tugas pembantuan.....
Senin, 15 Februari 2016

Gubernur Irwan Prayitno Apresiasi Tanggap Cepat Relawan DDS pada Korban Banjir

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno  mengapresiasi dan mendukung aktivitas Dompet Dhuafa Singgalang. Seusai pelantikannya di Jakarta, Jumat (12/2/2016) lalu, ia langsung menuju Muaro Labuh, Solok Selatan, Minggu (14/2/2016) melihat secara dekat korban banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Selain itu, Gubernur juga mengunjungi Posko Peduli Dompet Dhuafa Singgalang (DDS) di Muara .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35