Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 27 Januari 2016 09:35 WIB
Pembangunan infrastruktur. Penyerapan anggaran melanja modal tahun ini diperkirakan Lebih Baik
Pembangunan infrastruktur. Penyerapan anggaran melanja modal tahun ini diperkirakan Lebih Baik
Kinciakincia.com - Tren penyerapan anggaran belanja modal pada Januari 2016 ini diperkirakan akan lebih baik jika dibandingkan tahun lalu.

Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Direktorat Jenderal Anggaran Kunta W.D. Nugraha memprediksi, ada sekitar enam persen dari anggaran belanja infrastruktur yang dapat direalisasikan pada bulan ini.

“Kalau kita bandingkan Januari 2016 dengan Januari 2015, ini 2016 jauh lebih baik, karena kalau tidak salah sudah hampir Rp70 triliun (yang) sudah dilelang di Bulan Desember oleh (Kementerian) PU-Pera, di Bulan Januari lebih banyak lagi. Maka sekarang sekitar enam persen dari anggaran infrastruktur itu bisa dicairkan di Januari 2016,” ungkapnya, Rabu (27/1/2016).

Seperti diketahui, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemerintah telah mendorong kementerian/lembaga (K/L) untuk  melakukan lelang proyek-proyek infrastruktur lebih awal. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, misalnya, telah melakukan lelang proyek dengan total nilai sekitar Rp70 triliun pada Bulan Desember 2015 lalu, dan diperkirakan nilainya akan terus meningkat pada Bulan Januari ini.

Dengan demikian, pola penyerapan belanja pemerintah, khususnya belanja modal diharapkan tidak lagi menumpuk menjelang akhir tahun anggaran. “Diharapkan pola belanja tidak lagi eksponensial, dalam arti kuartal IV jauh lebih tinggi. Meskipun (nanti) kuartal IV lebih tinggi, tapi tidak setinggi pola-pola sebelumnya,” tambahnya.

Selain itu, agar tercipta belanja pemerintah yang lebih berkualitas, ia juga mendorong agar K/L dapat melakukan perencanaan anggaran dengan lebih baik. Bila memungkinkan, K/L sebaiknya dapat mulai merencanakan detail terkait proyek tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga jangka menengah.

“Perencanaan harus lebih bagus, termasuk persiapan dari kementerian/lembaga, bagaimana kementerian/lembaga itu mempersiapkan terutama untuk infrastrukturnya, kalau perlu sampai lima tahun ke depan apa yang dilakukan, termasuk detailnya,” urainya.(kkc)




Kirim ke Teman jumlah akses: 1.116 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 26 Januari 2016

Ekonomi Indonesia Melesu, Ancaman PHK di Depan Mata

Kelesuan ekonomi sepanjang tahun 2015 ditambah lagi dengan harga minyak bumi yang terus terkikis hingga di bawah US$ 30 per barel telah berdampak terhadap perusahaan. Beberapa perusahaan akan melakukan efisiensi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK).Mengutip data Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) sepanjang tahun 2015 lalu jumlah pekerja yang terkena PHK akibat perlambatan ekonomi tercata.....
Selasa, 26 Januari 2016

Februari, BNI Turunkan Suku Bunga Kredit

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI akan segera menurunkan suku bunga kredit pada awal Februari menyusul penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-rate) dari 7,5 persen menjadi 7,25 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI 15 Januari 2016 lalu. Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menyatakan manajemen sudah memutuskan bahwa pada awal Februari 2015 ini perseroan akan menurunka.....
Senin, 25 Januari 2016

2015, Total Utang Pemerintah Indonesia Rp3.098,64 Triliun

Total utang pemerintah Indonesia pada Desember 2015 terus alami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya menjadi Rp3.098,64 triliun. Semakin besarnya angka tersebut, utang RI selama 2015 naik Rp489,86 triliun dibandingkan periode 2014 yang sebesar Rp2.608,78 triliun.Seperti dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sen.....
Sabtu, 23 Januari 2016

Swasembada Pangan, Agam Bangun Jaringan Tersier dan Saluran Irigasi

Dalam upaya mensukseskan target nasional swasembada pangan di tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Agam melakukan upaya perbaikan sarana dan prasarana irigasi pada 2016. "Pada 2016, kita akan melakukan rehab jaringan irigasi tersier sekitar 5.000 hektar lahan pertanian di 16 kecamatan," kata Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Diperthornak) Agam, Ir. Arief Re.....
Jumat, 22 Januari 2016

Agam Cetak Sawah Baru Seluas 59 Hektare

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dispertahornak) Kabupaten Agam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) cetak sawah di wilayah Kodam I Bukit Barisan.Hal ini dilakukan Kepala Dispertahornak Kabupaten Agam Afdhal dihadapan Panglima Kodam I/BB yang pada saat itu diwakili oleh Kepala Staf Brigadir Jendral TNI Widagdo Hendro, di Makodam I/BB, Kamis (21/1/2016.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35