Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 20 Januari 2016 08:53 WIB
Kantor pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Barat saat dipugar (Foto RRI)
Kantor pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Barat saat dipugar (Foto RRI)
Kinciakincia.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana menutup dua perusahaan daerah (perusda) karena dinilai tidak mendatangkan hasil. Hanya membebani anggaran daerah saja.

Kedua perusda itu adalah PT Dinamika Jaya Sumbar (DJS) dan PT Andalas Tuah Sakato (ATS). Kedua perusahaan ini bergerak penjualan bahan bakar minyak dan perbengkelan.

Menurut Asisten II Pemprov Sumbar Syafruddin, selama ini dua perusahaan daerah tidak menunjukkan pergerakan yang memberi nilai positif baik segi pendatapan maupun kinerjanya.

“Sementara setiap tahun, kedua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus dibiayai lewat APBD,” katanya beberapa waktu lalu.

Rencana penutupan dua perusda itu, merupakan pertimbangan rekomendasi panitia khusus (pansus) DPRD Sumbar yang meminta Pemprov Sumbar melikuidasi dua BUMD.

"Selama ini dua perusahaan daerah tersebut memang tidak menunjukkan pergerakan yang positif, baik dari segi pendapatan maupun pelayanan pada masyarakat, karena itu kita akan mempertimbangkan untuk menyetujui rekomendasi DPRD tersebut," kata Syafrudin lagi.

Meski demikian, Syafrudin mengatakan, pembubaran dua BUMD tersebut memang tidak bisa dilakukan seketika, karena butuh proses dan kajian yang memakan waktu cukup panjang.

Likuidasi tentu akan menyebabkan sejumlah dampak yang harus diantisipasi seperti pembayaran pesangon untuk pekerja, serta pendataan dan pengelolaan aset yang tersisa.

"Prosesnya tidak bisa selesai dalam satu atau dua kali rapat. Ada langkah dan proses yang harus dilalui. Bagaimana membayar pesangon puluhan karyawan. Itu kan harus dianggarkan dalam APBD juga. Aset juga diinventarisir, serta dinilai dulu," terangnya.

Sebelumnya, setelah melakukan kajian mendalam, pansus BUMD DPRD Sumbar yang dipimpin Supardi, merekomendasikan PT Andalas Tuah Sakato dan PT Dinamika Jaya Sumbar yang dinilai tidak produktif untuk dilikuidasi.
Untuk PT Grafika Jaya Sumbar yang bergerak di bidang percetakan diberikan dua pilihan dilikuidasi atau pengelolaannya diberikan ke pihak ke tiga.

Sementara, untuk PT Balairung Citra Jaya Sumbar yang kini mengelola Hotel Balairung di Jalan Matraman Jakarta Pusat, Pansus merekomendasikan agar perusahaan satu ini diserahkan ke pihak ketiga.
Pemprov Sumbar Gagal

Rencana pembubaran PT Dinamika Jaya Sumbar (DJS) dan PT Andalas Tuah Sakato (ATS) atas remomendasi DPRD Sumbar itu, pengamat ekonomi menilai, Pemprov Sumbar gagal mengembangkan usaha daerah sebagai pundi-pundi untuk pendapatan daerah.

“Perusda harus dikelola profesional dan bisa menjadi mesin pencari uang untuk daerah. Jika terus menerus dapat suntikan dana segar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), itu bukan profesional lagi,” kata Werry Darta Taifur, ekonom dari Universitas Andalas.

Menurutnya, ini representasi kegagalan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Jika memang tak bisa lagi dibenahi, jalan terbaik memang pembubaran.

“Sebenarnya ada pilihan lain tanpa harus dilakukan pembubaran yaitu kerja sama dengan pihak swasta. Swasta bisa profesional. Teknis pembagian keuntungan bisa dibicarakan. Yang penting berikan ke yang profesional mengelolanya,” sarannya. (kkc)





Kirim ke Teman jumlah akses: 1.679 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 19 Januari 2016

Kawasan Pantai Padang Bebas Bangunan Liar, Pembongkaran Berjalan Damai

Akhirnya, tiga rumah makan yang berada di batu grip Pantai Padang kawasan Purus dibongkar sendiri pemiliknya, Selasa (19/1/2016). Menyusul pembongkaran 6 rumah makan sebelumnya yang juga dibongkar dengan kesadaran sendiri, termasuk 46 lapak PKL dan 10 lapak pedagang ikan serta 2 Pos Pemuda.Proses membuka bangunan tersebut dibantu personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta puluh.....
Selasa, 19 Januari 2016

Hari Ini Batas Akhir Pedagang di Batu Grip Pantai Padang Bongkar Bangunannya

Pedagang di sepanjang batu grip Pantai Padang diminta segera membongkar bangunan miliknya. Untuk upaya itu, Pemerintah Kota Padang melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada seluruh pedagang tersebut, Senin (18/1/2016). Pedagang telah berjanji akan membongkar bangunannya paling lambat Senin dan Selasa malam. Pemko Padang menurunkan tim untuk sosialisasi. Tim ini menemui setiap p.....
Selasa, 19 Januari 2016

Inilah Wajib Pajak yang Menerima Penghargaan dari Pemko Padang

Pemerintah Kota Padang memberi reward bagi wajib pajak yang taat dan jujur membayar pajak.Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyerahkan piagam penghargaan bagi wajib pajak terbaik,  Senin (18/1/2016). Sebaliknya, kata Walikota, bagi yang tak mematuhi membayarpajak akan diberi sanksi. Kepala Seksi (Kasi) Bina Wajib Pajak dan Wajib Retribusi.....
Senin, 18 Januari 2016

Walikota Padang: Taat Bayar Pajak Diberi Reward, Pelanggar Diberi Sanksi

Pajak merupakan upeti atau kewajiban yang harus dibayarkan oleh masyarakat kepada negara. Apabila masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk senantiasa membayarkannya, ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa.Demikian disampaikan Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo kepada sejumlah wartawan, setelah menyerahkan piagam penghargaan bagi wajib pajak terbaik 2015 usai upacara rutin bulana.....
Senin, 23 November 2015

Alokasi Dana Desa Sawahlunto Rp18 Miliar

Pemerintah pusat mewajibkan 10 persen pada penyusunan postur APBD kota dianggarkan untuk dana desa (ADD) pada tahun 2016. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Andi Rastika di Sawahlunto.“Kami sedang melakukan pembahasan hal tersebut. Sesuai arahan yang diberikan oleh pihak pemerintah pusat dalam menentukan nilai ADD tersebut, jumlah dana alokasi.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35