Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 13 Januari 2015 12:56 WIB
Komoditas Karet
Harga karet di Agam turun drastis, petani mengeluh
Harga karet di Agam turun drastis, petani mengeluh
Agam, Kinciakincia.com - Sejak dua pekan terakhir, harga karet di tingkat petani di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, turun hingga ke level Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per kg. Kondisi ini membuat petani kurang bergairah dan diperparah harga kebutuhan sehari-hari semakin merangkak naik.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
Sebelumnya, harga karet mencapai Rp 13 ribu hingga Rp15 ribu. Sejauh ini petani belum mengetahui penyebab turunnya harga karet. Salah seorang petani karet di Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Dede (33) mengatakan, sudah dua minggu ini harga karet turun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
“Dua pekan terakhir harga karet turun dua kali lipat. Kini harga per kg karet di tingkat petani berkisar Rp5.000-Rp6.000. Sata tidak tahu penyebabnya," kata Dede di kediamannya di Bawan, Selasa (13/1/2015).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
Dia menjelaskan, sebagian besar masyarakat Bawan menggantungkan hidupnya pada karet. Sehingga, jika harga karet terus turun maka akan memperburuk ekonomi masyarakat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
“Apalagi kami memang menggantungkan hidup dengan kebun karet. Tentunya hal ini akan mempersulit kami. Meski harganya turun, kami tetap menakik karet. Sebagian hasilnya kami jual untuk kebutuhan dan sebagian kami simpan untuk stok, kalau-kalau nantinya harganya naik, kami akan menjualnya,” jelasnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
Saat ini petani karet di Kabupaten Agam khususnya Nagari Bawan hanya bisa pasrah, dengan harapan harga karet kembali naik.  Dalam sehari petani hanya mampu mengumpulkan getah karet antara 15-20 kg kalau diukur dengan uang Rp190 ribu hingga Rp270 ribu. Jumlah itu belum dikurangi biaya membeli cuka dan pupuk pembeku karet.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
Harga itu jika petani yang memotong sendiri. Namun apabila diserahkan kepada orang lain, maka hasilnya akan dibagi dua lagi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
“Jadi jika dibandingkan dengan penghasilan sebelumnya, kami sudah merasa sulit, ditambah lagi dengan penurunan harga saat ini," ungkapnya dengan nada lesu.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
Salah seorang penampung karet Pirau (55) membenarkan, adanya penurunan harga karet. Katanya, harga karet mulai turun di pasaran dalam dua pekan terakhir ini. Saat ini harga Rp 5 ribu hingga Rp6 ribu per kg, turun dari harga sebelumnya Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per kg.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
"Memang harga sudah turun, kita dia mengikuti harga pasaran saja,” ungkapnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
Dia menuturkan, turunnya harga karet terjadi di setiap daerah di Sumatera Barat. Hal ini membuat dirinya membeli getah petani dengan harga pasaran pasaran.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
“Harga getah turun di mana-mana saja. Kita pastilah mengikuti pasaran yang ada, tak mungkin kita beli dengan harga tinggi, bisa rugi nantinya," ujarnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
Saat ditanya soal turunnya karet di mana penyebabnya, dia menjawab tidak mengetahui pasti, penyebab turunnya harga karet yang sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Harga Karet di Agam Turun Drastis, Petani Mengeluh: https://kinciakincia.com/berita/1601-harga-karet-di-agam-turun-drastis-petani-mengeluh.html
“Kita tahunya beli karet, tapi dengar-dengar informasinya harga karet dunia juga turun, mungkin kita kena imbasnya juga,” tutupnya.(kc-amin)



Kirim ke Teman jumlah akses: 2.417 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Kamis, 08 Januari 2015

Daulat Gula Nasional, Kebijakan Pemerintah Harus Memihak Petani Tebu

Pemerintah diminta melakukan revitalisasi dan koordinasi yang lebih baik untuk menyusun kebijakan daulat gula nasional. Kemendag, Kementan, Kemenperin sertai instansi terkait lainnyanya perlu duduk besama menetapkan kebijakan yang lebih memihak kepada pelaku utama yaitu petani tebu."Pemerintah perlu serius menyusun kebijakan daulat gula nasional, beri subsidi dan insentif yang sunguh-sung.....
Kamis, 18 Desember 2014

Petani Harus Berjiwa Pengusaha

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Sutriono Edi terus melakukan terobosan untuk menggenjot kesejahteraan petani dan pedagang.Satu per satu daerah mulai mengembangkan Pasar Lelang Komoditas (PLK) agar rantai perdagangan makin pendek dan para petani berubah pola pikirnya agar menjadi petani modern, yakni sebagai petani sekaligus pengusaha......
Rabu, 17 Desember 2014

ADB Memangkas Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menjadi 5,1 Persen

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) memangkas pertumbuhan Indonesia tahun ini menjadi 5,1% dari sebelumnya 5,3%, mengacu pada perlemahan investasi dan ekspor yang melaju di bawah ekspektasi.Selain memangkas pertumbuhan tahun ini, ADB pun memangkas pertumbuhan tahun depan menjadi 5,6% dari semula 5,8%, cukup optimistis dibanding ketetapan institusi internasional lain. Adapun, UBS.....
Kamis, 11 Desember 2014

Ichsanuddin Noorsy: Dua Tahun ke Depan, Ekonomi Indonesia Tetap Sakit

Dalam sebuah diskusi yang digelar pekan lalu, pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy menyebutkan, perekonomian Indonesia masih akan tetap sakit dalam dua tahun ke depan, meskipun pada saat ini sudah berganti Presiden Joko Widodo (Jokowi).Pasalnya, hingga saat ini Presiden Jokowi belum menunjukkan tanda-tanda  keseriusannya untuk melakukan pembenahan di bidang ekonomi, dan malah menaikkan har.....
Senin, 01 Desember 2014

Cabai Merah di Pasar Raya Padang Masih Kisaran Rp70.000 Per Kg

Harga cabai merah (keriting) hingga Senin (1/12/2014) di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, dan pasar-pasar satelit seperti di Lubuk Buaya, Alai, Banda Buek, dan lainnya, masih bertahan pada harga Rp70.000 per kg.Beberapa pedagang pengecer menyebutkan, masih bertahannya harga cabai di kisaran Rp70 ribuan per kg karena pasokan cabai dari pedagang pengumpul terbatas dan harga masih tinggi.  .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35