Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Sabtu, 18 Oktober 2014 02:14 WIB
Dunia Perbankan
Bank-bank Syariah di Sumatera Barat terdepresiasi
Bank-bank Syariah di Sumatera Barat terdepresiasi
Padang, Kinciakincia.com - Tekanan yang dihadapi industri perbankan belakangan menyebabkan kinerja perbankan syariah di Sumatra Barat terdepresiasi. Namun, bankir beralasan seasonal dan optimistis kembali tumbuh.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
Kepala Perwakilan OJK Sumbar Muhammad Ilham menyebutkan tekanan yang merata di industri perbankan juga berimbas terhadap kinerja syariah. Apalagi masih ketatnya likuiditas akibat perekonomian yang melambat membuat bank berusaha mempertahankan ekspansinya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
”Sebenarnya sama saja, seluruh industri bank mengalami tekanan. Apalagi untuk pembiayaan sektor UMKM dan pertanian yang mulai lesu, bank-bank juga akan jaga likuiditas,” kata Muhammad Ilham seperti dilansir bisnis.com, Sabtu (18/10/2014).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
Data OJK per Agustus 2014 mencatatkan kinerja 16 perbankan umum syariah di daerah tersebut anjlok. Aset perbankan syariah turun 6,73% menjadi Rp4 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp4,3 trilun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
Penyaluran pembiayaan juga turun 1,77% menjadi hanya Rp3,69 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp3,76 triliun. Sedangkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) cukup moderat dengan tumbuh 14,45% atau Rp2,49 triliun dari Agustus 2013 Rp2,17 triliun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
Ilham menyebutkan BPR syariah justru mencatatkan kinerja yang memuaskan. Tujuh BPR syariah di Sumbar mampu meningkatkan pertumbuhan aset 6,13% menjadi Rp169 miliar dari tahun sebelumnya Rp159 miliar.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
Begitu juga untuk penghimpunan DPK tumbuh 16,18% atau Rp115 miliar dari sebelumnya Rp99 miliar. Sementara untuk pembiayaan tumbuh 4,56% menjadi Rp135 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp129 miliar.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
Meski secara industri tak memuaskan, Direktur Pemasaran dan Syariah PT BPD Sumbar (Bank Nagari) Indra Wediana menuturkan kinerja unit syariah bank milik pemda tersebut masih bisa tumbuh 12%.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Bank-bank Syariah di Sumatera Barat Terdepresiasi: https://kinciakincia.com/berita/1159-bankbank-syariah-di-sumatera-barat-terdepresiasi.html
“Memang tidak besar, tetapi kinerja unit syariah kami cukup bagus. Apalagi sekarang memang eranya likuiditas ketat, kami nilai wajarlah kinerja tidak optimal,” katanya. (wk/kc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 2.851 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 14 Oktober 2014

Perdagangan Hortikultura Alami Defisit

Perdagangan sektor hortikultura tercatat defisit pada semester I/2014 sebesar US$608.132 juta. Berdasarkan data dari BPS yang diolah Kementan, nilai impor hortikultura sebesar US$863,6 juta dengan volume 878,200 ton. Sementara nilai ekspornya sebesar US$255,5 juta dengan volume 211.000 ton."Kalau horti memang untuk beberapa komoditas jelas karena kita tidak memproduksi," uja.....
Kamis, 09 Oktober 2014

Ingin Sukses Berbisnis Ayam Broiler, Ini Tipsnya

Agar mampu terus bertahan di bidang usaha ternak ayam broiler, kita harus tahu faktor-faktor apa saja yang merupakan penentu keberhasilan usaha ternak tersebut.Fakta membuktikan dari tahun ke tahun kebutuhan masyarakat terhadap daging broiler terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk mengkonsumsi daging broiler, terjadi juga peningkatan terhadap usaha peternakan ayam .....
Senin, 06 Oktober 2014

Negara Asia Timur dan Pasifik Berpotensi Tumbuh Lebih Tinggi

Negara-negara berkembang di Asia Timur  dan Pasifik akan mengalami perlambatan ekonomi tahun ini. Namun, tahun depan, perekonomian akan mulai pulih yang ditunjukkan dengan naiknya angka pertumbuhan seiring dengan meningkatnya permintaan ekspor di kawasan ini. Ini seperti dikutip melalui ulasan perkembangan ekonomi terkini Asia Timur Pasifik dari .....
Kamis, 11 September 2014

Harga Ayam Potong di Pasar Raya Padang Naik 50 Persen

Harga ayam potong di Kota Padang, Sumatra Barat, dilaporkan mengalami kenaikan hampir 50% akibat berkurangnya pasokan.Surial (43), salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Raya Padang mengungkapkan, pengurangan pasokan telah berlangsung sejak dua pekan terakhir.Kondisi itu memicu kenaikan harga ayam potong mencapai hampir 50% per kg dan omzet pedagang pun turun hingga 60%."Pada.....
Kamis, 11 September 2014

Pedagang Ayam Potong Pasar Raya Padang Ancam Mogok

Para pedagang ayam potong di Pasar Raya, Kota Padang, Sumatra Barat, mengancam mogok berjualan jika Pemerintah Kota Padang tidak membantu mencari solusi atas berkurangnya pasokan yang terjadi dalam dua minggu terakhir.Seperti dilansir bisnis.com, Ketua Koperasi Peternak dan Pedagang Ayam Kota Padang (KP3A), Indra Kasman menyebutkan, agen saat ini hanya menyuplai ayam potong dengan berat 1,5-1,.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35