Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Senin, 06 Oktober 2014 15:05 WIB
TANTANGAN EKONOMI INDONESIA
Tekanan ekonomi global mencemaskan ekonomi Indonesia
Tekanan ekonomi global mencemaskan ekonomi Indonesia
Kinciakincia.com -
Jakarta, kinciakincia.com--Dinamika politik nasional akhir-akhir ini yang tersirat dari sejumlah fenomena seperti tentang votiting Tata Tertib DPR, UU Pilkada, dan Pemilhan Pimpinan DPR-RI, dan lebih spesifik eskalasi dua kubu yaitu Koalisi Indonesia Hebat dengan Koalisi Merah Putih dikhawatirkan sejumlah kalangan akan menciptakan ketidakpastian politik sehingga resiko doing-business di Indonesia akan meningkat di kemudian hari.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Namun bagi pakar ekonomi Prof. Firmanzah., PhD perlu dicermati lebih mendalam mengingat pengalaman Indonesia dalam mengelola dinamika politik baik di parlemen (DPR dan DPRD) ataupun dinamika politik di akar rumput (Pilkada) sangatlah baik.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Firmanzah menunjuk contoh, misalnya saja dinamika politik di DPR terkait dengan polemik bail-out Century yang menghasilkan dua kelompok yaitu mereka yang setuju dan tidak setuju. Terlepas dari analisa ekonomi, polemik ini menjadikan dinamika di DPR-RI waktu itu menjadi sangat dinamis dan kompleks.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Namun begitu, lanjut Firmanzah, pada 2010-2011, kepercayaan investor dunia justru semakin meningkat dengan diberikannya Indonesia investment-grade oleh S&P, Moody’s, Fitch, Japan Credit Agency (JCRA).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Bagi Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembanguan itu, dinamika politik antara koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih masih terjadi dalam tingkat yang wajar. Ia menilai, eskalasi konflik di antara mereka masih dalam koridor konstitusi dan pengalaman Indonesia di era demokrasi dalam mengelola konflik baik di parlemen maupun akar rumput merupakan bukti matangnya demokasi di tanah air. Sehingga para investor tidak perlu khawatir dan cemas akan kepastian iklim politik di Indonesia.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
“Terlebih secara fundamental ekonomi nasional masih sangat terjaga dan hal ini ditunjukkan oleh sejumlah indikator seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi yang tetap positif, cadangan devisa, trend positif investasi langsung, terjaganya daya beli masyarakat, defisit fiskal terus di bawah 3 persen dan porsi hutang yang tetap terjaga,” tambah Firmanzah dalam perbincangan di Jakarta, Seni (6/10) pagi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Tekanan Global
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Prof. Firmanzah melihat justru tekanan dan sentimen global terhadap rencana Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, untuk mengakhiri stimulus moneter dan rencana disesuaikannya tingkat suku bunga acuan menjadi perhatian investor global.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Menurut Firmanzah, pelemahan nilai tukar mata uang dialami banyak negara di Asia dan tidak terkecuali Indonesia. Ia memperkirakan, investor global sedang melakukan konsolidasi atas portfolio mereka dengan melakukan penghitungan kembali baik risiko maupun imbal hasil atas rencana penempatan dana di banyak negara.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
Firmanzah mengingatkan, pengakhiran stimulus moneter akan berdampak langsung terhadap likuiditas global dan hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi para pengambil kebijakan di banyak negara.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Tekanan Global Lebih Mencemaskan Ketimbang Eskalasi Politik Lokal: https://kinciakincia.com/berita/1091-tekanan-global-lebih-mencemaskan-ketimbang-eskalasi-politik-lokal.html
“Kebijakan moneter, fiskal dan sektor riil perlu segera dirumuskan sebagai langkah antisipasi agar dampak dari rencana penghentian stimulus moneter dan penyesuaian suku bunga di Amerika Serikat dapat dimitigasi,” tutur Firmanzah seraya menyebutkan, dengan langkah tersebut maka risiko capital-outflow keluar dari Indonesia dapat terkelola secara baik agar hal ini tidak membahayakan fundamental ekonomi nasional. (wk/kc)




Kirim ke Teman jumlah akses: 1.061 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Senin, 06 Oktober 2014

Kenaikan Iklan di Media Online Signifikan, Berpeluang Geser Televisi

Magna Global mengeluarkan pernyataan Senin pekan lalu yang isinya adalah prediksi kenaikan 8,3% dalam pemasukan iklan TV AS di tahun 2014, setelah penurunan di tahun 2013 yang menunjukkan penurunan 0,6% dalam pemasukan. Namun, ada satu perubahan signifikan: iklan TV nasional kini lebih rendah daripada iklan media digital.Piala Dunia, iklan politis lokal dan Olimpiade merupakan sejuml.....
Senin, 06 Oktober 2014

Mahalnya Tiket Pesawat Domestik, Berdampak Negatif pada Pariwisata

Pengembangan destinasi domestik terkendala dengan mahalnya harga tiket pesawat domestik. Lebih buruk lagi, sering kali tiket tujuan dalam negeri justru lebih mahal ketimbang tujuan internasional.Mahalnya tiket domestik menjadi tantangan terberat pengembangan daerah tujuan wisata dalam negeri. Contohnya, tiket pesawat ke Singapura kini lebih murah dibanding tiket ke Bali, apalagi ke obyek wis.....
Senin, 06 Oktober 2014

Merayakan Seni Pertunjukan Rakyat

Pemerintah Kota Tangerang akan menggelar pawai budaya bertajuk 'Benteng Art Festival'. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 17-19 Oktober 2014 di Taman Plaza Puspem, Jalan Satria Sudirman."Kami ingin memberikan suguhan yang menghibur, memberikan edukasi serta dapat dinikmati oleh masyarakat. Inilah salah satunya, Benteng Art Festival," kata Wali Kota Tangerang Arief R W.....
Senin, 06 Oktober 2014

Hotel Berkepentingan Gunakan Atribut Khas Daerah

Serang, kinciakincia.com--Pemerintah lainnya layak mencontoh apa yang dilakukan Provinsi Banten. Pemerintah Provinsi Banten mengajak pengelola hotel di daerah ini untuk menggunakan atribut dan busana daerah. Bagaimana dengan Sumatera Barat?Penggunaan atribut daerah sedang dipromosikan untuk hotel di wilayah Banten. Pengelola hotel di wilayah Banten diminta untuk menggunakan atribut dengan ci.....
Senin, 06 Oktober 2014

Indonesia Berpotensi Kembangkan Wisata Syariah

Jakarta, kinciakincia.com--Wisata religi berbasis syariah di Tanah Air diprediksi terus berkembang mengikuti tren gaya hidup yang kembali ke alam. Kebutuhan akan hotel dengan layanan syariah juga ikut terkerek.Chairman Sofyan Hotels Tbk Riyanto Sofyan seperti dilansir www.bisnis.com Senin (6/10/2014) mengatakan kebutuhan hotel dengan layanan syariah di Indonesia terus meningkat.Hotel sya.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35