Visio Incubator Inisiasi Lahirnya Komunitas Minang Developers

Jumat, 20 Oktober 2017 03:09 WIB

Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) - Setelah sukses menggelar acara “Hackthon Membangun Nagari” pada Agustus 2017 lalu, dua bulan kemudian, Visio Incubator bersama programmer lokal dan peraih beasiswa Google Udacity yang diraih Aditya Persada, untuk pertama kalinya menginisiasi pembentukan wadah Komunitas Minang Developers.

Bertempat di Kubik Workingspace pada Minggu 15 Oktober 2017 lalu, yang dihadiri 24 orang anggota sebuah grup di media sosial. Kegiatan ini menjadikan puncak pertama kali bertemunya dan berdirinya pada pelaku dunia IT di Sumbar. Acara ini diharapkan bisa menjadi ajang tumbuh kembangnya ekonomi kreatif khususnya subsektor perangkat lunak di Sumbar.

“Dengan adanya komunitas ini maka akan mudah untuk saling belajar, dan saling berbagi antarprogrammer. Kita butuh sebuah wadah positif ini untuk tetap terus berkarya, kata Hendriko Firman, inisiator komunitas ini, yang juga merupakan CEO dari Visio Incubator, kepada kinciakincia.com, Jumat (20/10/2017) di Padang.

Dia berharap, komunitas ini bisa menjadi lokomotif bagi kemajuan bangsa dengan banyaknya programmer yang mau ikut andil menuntaskan masalah bangsa dengan IT.

“Tidak bisa disangsikan lagi, bahwa tiap negara berlomba-lomba untuk melahirkan banyak programmer. Karena di masa depan hampir semua masalah setiap negara bisa diselesaikan dengan IT,” tambah Ogy Winenriandhika, yang juga iut sebagai inisiator kegiatan ini.

Komunitas ini berharap bisa mengajak stakeholder besar seperti Google, Facebook dan Bekraf untuk mendukung tumbuhnya ekosistem programmer ini.

“Sebagai orang yang menerima beasiswa Google dan Udacity.com, saya beruntung sekali bisa merasakan ekosistem di platform ini. Dan saya berpikir, kenapa di kampung saya sendiri tidak ada komunitas yang mendukung ekosistem ini. Maka dari itulah kami mendirikan komunitas ini. Kami akan segera menghubungi Google dan big tech companies lainnya untuk bekerja sama dan mendukung gerakan ini,” tambah Aditya Persada.

Membuka Ruang Gerak

Salah seorang peserta bernama Poppy mengaku sangat bermanfaat kehadiran Komunitas Minang Developers. Poppy sendiri merupakan baru pertama kali belajar IT dan coding saat direkomendasikan oleh teman.

“Saya berlatar belakang pendidikan kesehatan dan saya sangat amaze sekali bagaimana IT memainkan peran di masa depan. Oleh karena itu komunitas ini sangat penting untuk saya bisa belajar. Saya biasa belajar di platform seperti freecodecamp.com dan CodeCademy. Akan tetapi saat saya stuck, saya tidak tahu tempat mengadu. Maka dari itulah saya ingin bergabung di komunitas ini untuk bisa belajar lebih banyak lagi,” kata Poppy dengan wajah gembira.

Di komunitas ini nanti ada dua kegiatan, yaitu community empowering dan capacity building. Dua kegiatan ini membantu bangun ekosistem dan saling belajar antarsesama anggota komunitas..

“Dengan komunitas ini maka akan banyak lahirnya programmer-programmer handal yang mau membantu siapnya Indonesia memasuki dunia digital,” tambah Hendriko.

Telah ada 24 orang pendiri dan sekarang telah dilakukan rancangan untuk pendaftaran anggota komunitas ini, yang nantinya akan dibuka di pertengahan November 2017. (SSC/Rel)


Berita ini dicetak dari: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
http://kinciakincia.com/berita/4225-visio-incubator-inisiasi-lahirnya-komunitas-minang-developers.html