Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 11 April 2017 22:46 WIB
SEHARI RAUP RP70 RIBU
Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi
Kinciakincia.com - Kendati tidak memiliki lahan sendiri untuk menanam ubi, kegigihan keluarga kecil Irawati, (42), pantang surut. Warga Jorong Ladang Tibarau, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang ini tetap produktif menjaga tradisi. Bersama 20-an ibu rumah tangga lainnya, Irawati membuat kerupuk kamang dengan wadah koperasi simpan pinjam. Bagaimana kiprahnya?
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Sudah tiga hari hujan mengguyur Jorong Ladang Tibarau. Akibatnya, produksi kerupuk yang dilakoni ibu-ibu setempat terganggu. Tidak banyak yang menjemurkan samia di halaman rumah sore itu, Senin (10/4/2017).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Samia merupakan anyaman dari bambu yang dibuat persegi panjang dengan ukuran 2 x 1 meter. Gunanya untuk menjemur adonan kerupuk yang sudah dicetak bulat tipis. Seukuran diameter bibir gelas cetakannya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Satu buah samia, dapat menjemur sebanyak 110 buah kerupuk mentah. Irawati, memiliki samia sebanyak 30 buah. Jika sehari dia dapat menjemur keseluruhan samia, maka ada sekitar 3.000 kerupuk mentah yang siap dipasarkan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Sekarung ubi dengan modal Rp 200 ribu dapat dibagi menjadi tiga ember, alias tiga kali adonan. Satu ember dapat menghasilkan 30 samia," jelas Irawati.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Kerupuk yang sudah kering, lanjutnya, akan diikat dan dikemas dengan jumlah yang bervariasi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Kalau satu ikat isi 80 buah kerupuk maka harganya Rp 3.700. Jika isi 100 buah kerupuk harga jualnya Rp 4.500. Rata-rata satu karung ubi mentah dapat terjual sekitar Rp 420.000 jika telah menjadi kerupuk kamang," beber ibu dua anak ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Irawati mengaku kerupuk ubi buatannya itu dijual ke Pasar Aurkuning dan sejumlah pelanggan yang sudah melakukan pesanan sebelumnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Diluar biaya bahan baku, ada lagi biaya produksi sekitar Rp 30.000 untuk sekarung ubi, mulai ongkos gilingan, bumbu dan transportasi. Untung bersih sekitar Rp 200 ribu selama tiga hari atau sekitar Rp 50 ribu sehari jika cuaca mendung," ungkapnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Pendapatan segitu, diakuinya memang masih jauh panggang dari api. Belum sesuai harapan. Namun sisi positifnya, pekerjaan itu dapat dilakukannya sebagai sambilan mengasuh anak dan meringankan beban suami.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Saya baru dua tahun lalu memulai usaha ini. Kami terkendala sulitnya pasokan bahan baku. Kami tidak memiliki lahan pertanian untuk ditanami ubi kayu. Selain itu, kami berharap ada bantuan berupa mesin penggilingan yang dapat dipakai secara kelompok maupun individu setiap anggota koperasi," pungkasnya berharap.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Wali Nagari Koto Tangah, Mashuri menyebut tradisi pembuatan kerupuk kamang di wilayahnya itu sudah berlangsung sejak lama.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Membuat kerupuk kamang di Koto Tangah dulunya berukuran lebar. Karena dinilai lebih mudah dan dapat diproduksi lebih cepat, maka lebih banyak yang beralih ke ukuran yang mini," katanya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Menurutnya, di Nagari Koto Tangah, pembuat kerupuk itu umumnya dilakoni oleh kalangan ibu-ibu. Tujuannya semata untuk menambah penghasilan suami, minimal mereka berpenghasilan sekitar Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu sehari.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Untuk mengakomodir para pembuat kerupuk, kami sudah mendirikan sebuah koperasi berbadan hukum lengkap dengan AD-ART sendiri. Sebanyak 20 anggota sudah bergabung dan rutin menggelar pertemuan bulanan. Tiap anggota dikenakan simpanan pokok dan simpanan wajib. Koperasi ini sudah melayani simpan pinjam untuk seluruh anggota," ujar Mashuri yang juga telah memaparkan kearifan lokal di wilayahnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Dihubungi terpisah, Pakar Pemberdayaan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas, Dr Indraddin menilai perlunya masyarakat setempat untuk terus didorong memelihara tradisi kerupuk kamang yang sudah menjadi ciri khas daerah itu. Selain itu, dia menyarankan agar stakeholder terkait dapat membina para pembuat kerupuk agar mengatur irama produksi menyesuaikan siklus kehidupan masyarakat, sehingga tradisi ini bisa dijadikan selingan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Jangan sampai pekerjaan ini menjadi membosankan dan lambat laun ditinggalkan. Pemerintah harus mengambil peran dan melakukan pendampingan," tutur Wakil Dekan II FISIP Unand ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Alumni SMAN 3 Bukittinggi ini menyebutkan pengaturan ritme dan siklus produksi misalnya; dengan selingan pergantian bahan baku, penambahan variasi rasa dan bumbu, motif cetakan kerupuk dan masa jeda berhenti produksi untuk menghindari jatuhnya harga akibat pasokan di pasar yang teramat besar.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Bagi yang menekuni usaha ini perlu dilatih membuat kemasan yang menarik. Sehingga produksinya tidak hanya menjangkau pasar lokal. Dengan label dan brand yang unik, kerupuk ini bisa menjadi oleh-oleh bagi pelancong ke Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Atau bahkan bisa berskala impor," jelas tenaga pengajar Sosiologi ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Indraddin mengamati, kurangnya pasokan bahan baku ubi patut dicarikan jalan keluar sedini mungkin. Terutama dengan ciri khas Kabupaten Agam sebagai sentra pertanian. Kekurangan pasokan ubi akan menjadi ironi yang menggelitik pemerintah setempat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
"Karena sudah ada koperasinya, maka tidak ada salahnya pemerintah mendorong pemanfaatan lahan tidur atau tanah ulayat. Sistemnya, bisa sebagai sewa lahan dan bagi hasil atas nama koperasi. Jika tidak segera dilakukan, maka tradisi kerupuk Kamang tidak menutup kemungkinan akan hilang," pungkasnya.(*)
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html
Sumber: http://www.agammediacenter.com/
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Usaha Karupauk Kamang, Upaya Menjaga Tradisi: http://kinciakincia.com/berita/4193-usaha-karupauk-kamang-upaya-menjaga-tradisi.html




Kirim ke Teman jumlah akses: 344 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 11 April 2017

Workshop Akses Permodalan untuk Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan “Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Terkait Akses Permodalan” di Tasikmalaya selama tiga hari (9-11/4/2017). Acara ini merupakan tindak lanjut Bekraf atas perjanjian kerja sama dengan Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB) Perusahaan Baitul Maal wat Tamwil (PBMT) Ventura terkait pemberian bimbingan teknis dan supervisi atas.....
Jumat, 07 April 2017

Festival Kampoeng Minangkabau, Rangkul UMKM Berpromosi

Komunitas Anak-anak Minang Regional Jabodetabek bekerja sama dengan Travel Mato akan menggelar Festival Kampoeng Minangkabau 2017, pada 28 April 2017 sampai dngan 1 Mei 2017. Acara berlokasi di Lapangan Banteng-Jakarta Pusat. "Acara ini untuk masyarakat Minangkabau dan umum yang ada di Jabodetabek. Juga untuk siapa saja yang mencintai masakan, seni, dan kebudayaan Minangkabau," kata Ghea Mirre.....
Senin, 03 April 2017

Inilah 3 Alasan Mengapa Anak Muda Gagal Menjadi Pebisnis

Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Wirausaha Untuk Semua Orang“ atau mungkin Anda berpikir bahwa saat ini ada banyak pengusaha muda yang ternyata berhasil menjalankan bisnisnya.Mereka tidak harus bekerja selama 8 jam untuk bisa memiliki penghasilan, oleh karena itulah banyak juga anak-anak muda yang tertarik dengan hal ini dan mulai mendirikan usahanya sendiri. Sebenarnya, itu semua tergan.....
Jumat, 31 Maret 2017

Internet Pasar Potensial bagi Produk UMKM

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebut saat ini terdapat 132 ribu lebih penduduk Indonesia menggunakan internet sebagai sarana komunikasi. Dengan begitu menurut Puspayoga internet merupakan pasar potensial bagi pelaku UMKM untuk memasarkan hasil usahanya."Ini merupakan pasar yang sangat potensial untuk pelaku UMKM yang jumlahnya kurang lebih 59 juta," ujar Puspayoga saat meresmikan H.....
Jumat, 17 Maret 2017

JD.ID “Month of Anniversary” Manjakan Pelanggan di Indonesia

JD.ID, sebuah perusahaan e-dagang yang terafiliasi dengan toko dalam jaringan (online) terbesar di Asia, JD.com, hari ini, Jumat (17/3/2017) menggelar kegiatan bertemakan, “Celebrating Festivity”. Kegiatan ini merupakan bagian awal dari peringatan hari jadinya yang pertama di Indonesia sebagai salah satu perusahaan e-dagang terkemuka yang semakin eksis dan menjadi pilihan serta destinasi b.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 660.000 545.000
2 gr 1.220.000 1.090.000
2,5 gr 1.500.000 1.362.500
3 gr 1.780.000 1.635.000
4 gr 2.340.00 2.180.000
5 gr 2.935.000 2.725.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.343,00 13.367,00
EUR 15.677,00 15.717,00
SGD 9.773,00 9.818,00
JPY 122,02 122,37
AUD 10.565,00 10.605,00
Update Tgl: 21-08-2017 pukul 08:32