Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Senin, 13 Maret 2017 17:16 WIB
BEKALI 30 PRAMUWISATA DENGAN PENGETAHUAN
Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan
Kinciakincia.com - Pasaman Barat berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan dengan berbagai langkah danterobosan, salah satunya dengan melatih tenaga pramuwisata (guide). Pramuwisata inilah nantinya yang mempromosikan dan menjual Pasaman Barat ke wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
"Kabupaten Pasaman Barat memiliki destinasi atau objek wisata tidak kalah dengan daerah lain, yang dimulai dari objek wisata gunung, pantai serta pulau. Jika dihitung di Pasaman Barat punya 61 objek wisata alam yang siap kita jual. Namun, belum terekpos secara nyata sehingga wisatawan tidak memiliki petunjuk dan informasi untuk itu,” kata H. Manus Handri, Sekretaris Kabupaten Pasaman Barat ketika membuka pelatihan pramuwisata di Simpang Empat, Senin (13/3/2017).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
Ia menambahkan, untuk itulah perlu pihak atau orang yang mempromosikan, objek wisata Pasaman Barat ke luar salah satunya dengan pramuwisata. Karena, tidak semua orang tahu dimana letak objek wisata Gunung Talamau, objek wisata Pulau Panjang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
"Dengan adanya pramuwisata, destinasi di Pasaman Barat berlahan akan terjual dan diketahui masyarakat. Pengenalan objek wisata ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah daerah saja. Karena, promosi wisata perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak mengecewakan wisatawan. Artinya, pengenalan objek wisata juga perlu dilakukan dari mulut ke mulut. Misalnya, orang yang sudah pernah melihat indahnya Pantai Aia Bangih yang indah, dipercantik dengan pulau-pulaunya akan memperkenalkan kepada orang lain juga,” urai Manus Handri.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
Tugas pramuwisata tidak berhenti sampai di situ, jika dilihat bagaimana daerah lain mempromosikan objek wisatanya jelas Pasaman Barat belum melakukan itu. Misalnya, promosi wisata yang dilakukan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
Pramuwisata pariwisata bisa mengambil kesempatan itu pula untuk mempromosikan wisata Pasaman Barat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
“Kita lihat di BIM itu sekarang ini, sudah banyak daerah lain yang mempromosikan objek wisata andalannya seperti Pesisir Selatan dengan Pulau Mandehnya. Pasaman Barat juga bisa melakukan hal yang sama dengan menjual objek-objek wisata andalan kita,” kata Manus Handri.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
Jika objek wisata sudah tersedia di Pasaman Barat, tambah Manus Handri, tinggal peningkatan sumber daya manusianya yang harus ditingkatkan. Pramuwisata tidak hanya paham dengan pengenalan objek wisata saja, namun harus dibarengi dengan penambahan ilmu pengetahuan seperti penguasaan bahasa asing.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
“Bahasa Inggris itu tidak bisa ditinggalkan oleh seorang pramuwisata, harus dikuasai,” kata Manus Handri.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pasbar Armen mengatakan pelatihan pramuwisata diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari kelompok sadar wisata dan pelaku yang bergerak di dunia pariwisata. Pelatihan yang digelar selama 4 hari diupayakan akan mencapai masukan yang maksimal dalam pengenalan objek wisata.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
“Pelatihan selama 4 hari ini, yakni dua hari di Pasaman Barat dan dua hari di Bukittinggi. Di Bukittinggi langsung praktik lapangan artinya mereka langsung menjadi pramuwisata seperti di Lubang Japang,” kata Armen.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pasaman Barat Genjot Kunjungan Wisatawan: http://kinciakincia.com/berita/4120-pasaman-barat-genjot-kunjungan-wisatawan.html
Pelatihan pramuwisata ini langsung menghadirkan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatera Barat Budiman. (kkc)




Kirim ke Teman jumlah akses: 185 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Senin, 13 Maret 2017

Pengembangan Pariwisata Sumbar Masih di Simpang Jalan

Entah apa sebabnya, hingga kini Provinsi Sumatera Barat belum memiliki cetak biru (blue print) kepariwisataan kendati Sumbar punya regulasi terkait pariwisata. Selain itu, saat ini pada APDB Sumbar 2017, dialokasikan dana sebesar Rp35 miliar untuk membeli lahan 10 hektare di Kawasan Wisata Terpadu Mandeh, Pesisir Selatan."Mandeh itu juga menjadi komitmen pemerintah pusat. Sumbar bagian pengada.....
Senin, 13 Maret 2017

Destinasi Pariwisata Halal Sumbar Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan

Kunjungan wisatawan mancanegara dari Timur Tengah ke Sumatera Barat dari data 2016, hanya 0,01 persen dari total 47 ribu wisatawan. Setengah dari jumlah itu, didominiasi wisatawan dari Malaysia. "Tidak ada kaitan wisata halal dengan kunjungan wisatawan dari Timur Tengah (Timteng) yang hanya 0,01 persen saja," kata Sari Lenggogeni, Direktur Pusat Kajian Pariwisata Unand Padang, dalam diskusi be.....
Jumat, 10 Maret 2017

BI Kembangkan Virtual Market UMKM

Analis Senior Divisi Pengembangan dan Pengaturan Pasar Keuangan Syariah Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Kantor Pusat Bank Indonesia (BI) Rifki Ismal mengatakan BI akan mengembangkan virtual market bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pengembangan virtual market UMKM ini akan dilakukan di Sulawesi Utara (Sulut)."Kami melihat potensi pasar UMKM di Sulut sangat besar, ke depan akan dik.....
Minggu, 05 Maret 2017

Objek Wisata Bandar Mutiara Tiku Belum Terusur Serius

Salah satu objek Wisata Bandar Mutiara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, kini terkesan tak terurus. Ibaratnya seperti tak bertuan. Kondisi lapangan pada objek wisata ini terlihat kotor. Tak tampak lagi keindahan, sebagaimana layaknya sebuah objek wisata, seperti terlihat Minggu (5/3/2017).Bangunan dan fasilitas umum yang dulu ada, kini tak terlihat utuh lagi, seperti bangunan permain.....
Kamis, 02 Maret 2017

Padang Miliki Aplikasi Petunjuk Wisata Digital

Baru-baru ini Pemko Padang meluncurkan aplikasi penunjuk wisata berbasis android maupun IOS. Aplikasi ini akan memberikan informasi lengkap tentang Padang bagi pelancong.Tujuannya agar wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Padang nyaman dan tak ribet mencari objek wisata yang menarik. Aplikasi ini, pada Kamis (2/3//2017), diperkenalkan Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo kep.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 663.000 542.000
2 gr 1.206.000 1.084.000
2,5 gr 1.482.500 1.355.000
3 gr 1.759.000 1.626.000
4 gr 2.312.000 2.168.000
5 gr 2.900.000 2.710.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.300,00 13.325,00
EUR 15.470,00 15.515,00
SGD 9.740,00 9.790,00
JPY 119,35 119,85
AUD 10.520,00 10.555,00
Update Tgl: 25-07-2017 pukul 08:22