Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Kamis, 02 Maret 2017 21:59 WIB
DELEGASI KERAJAAN ARAB SUADI KUNJUNGI SMESCO INDONESIA
Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah
Kinciakincia.com - Kerja sama mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) dengan otoritas UKM Kerajaan Arab Saudi berlanjut. Delegasi yang diutus Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud mengunjungi Smesco Indonesia di Gedung SMESCO RumahKU (Rumahnya Koperasi dan UMKM) di Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Delegasi yang terdiri dari Dr Ghsaan Alsuliman (The Governor of SME Authority), Dr Abdullah Alsghair (Deputy Governor), Emad Alharshan (Manager of the Governor Office), Ayman Mirdad Atase (Kepala Bagian Perdagangan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta), dan Safaat Ghofur (Kasubdit III Kemlu Direktorat Timur Tengah) disambut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam didampingi Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Braman Setyo, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM Meliadi Sembiring, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Hasan Jauhari dan Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Agus Muharram menjelaskan, kedatangan delegasi Arab Saudi itu selain untuk bertukar informasi juga sebagai tindak lanjut dari MoU mengenai kerjasama pengembangan UKM yang ‎telah ditandatangani antara Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dengan otoritas UKM Kerajaan Arab Saudi di Istana Bogor, Rabu (1/3).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Penandatanganan kerjasama itu disaksikan Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud.‎
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Ada enam poin yang dimuat dalam kerjasama tersebut, antara lain pertukaran informasi mengenai program-program UKM, pertukaran tenaga ahli, fasilitasi kerjasama dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saing UKM, kerja sama pelatihan vocational dan managerial, fasilitasi kerjasama UKM, dan menyediakan informasi, peluang-peluang dan dukungan untuk UKM dalam mengakses pasar di kedua negara.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
"Sebagai tindak lanjut berikutnya, Kemenkop dan UKM tidak bisa bekerja sendiri, melainkan akan melakukan kerjasama dan koordinasi dengan kementrian lain, seperti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia , Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Pertanian," kata Agus.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Hal itu, lanjut Agus, akan dikonkritkan dalam dua bulan ke depan di Indonesia dengan agenda kongkrit dari MoU tersebut dan business matching.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
"Karena, mereka lebih concern ingin melakukan kerjasama bisnis dengann UKM yang skalanya sudah menengah dan sudah berbasisn teknologi dalam menjalankan bisnisnya," ujar Agus.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Sementara itu, Gubernur Otoritas UKM Kerajaan Arab Saudi Ghsaan Alsuliman mengungkapkan, pihaknya sangat tertarik dengan industri fesyen dari Indonesia, khususnya busana muslim.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
"Saya berharap industri fesyen busana Muslim dan pakaian tradisional dari Indonesia bisa terus dikembangkan, tapi bukan semata-mata untuk kalangan Muslim saja. Melainkan bisa untuk semua kalangan," kata Ghsaan Alsuliman.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Di samping itu, lanjut Ghsaan Alsuliman‎, pihaknya sudah membangun kawasan ekonomi bernama King Abdullah Economic Center yang berlokasi diantara kota-kota Jeddah, Madinah, dan Ryadh.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
"Kami berharap, produk UKM dari Indonesia bisa menjadi bagian dari itu. Karena kami ingin melakukan kerjasama dalam mengembangkan UKM yang berdaya saing dan berbasis teknologi," tandas dia.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Usai acara, Direktur Utama LLP KUKM Ahmad Zabadi mengatakan, kunjungan delegasi dari Kerajaan Arab Saudi itu menjadi pembuktian bagi Smesco Indonesia untuk diakui oleh dunia. Karena itu, Zabadi tertarik untuk bekerja sama.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
"Kami berharap kerja sama tersebut akan permanen dan cepat direalisasikan. Banyak poin yang menarik dari kerjasama bilateral tersebut. Diantaranya, pertukaran informasi mengenai program-program kebijakan, pembangunan, serta praktik-praktik terbaik dalam pengembangan UKM," kata Zabadi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
Selain itu, tambah Zabadi, ada pertukaran tenaga ahli, kunjungan-kunjungan, tur untuk eksplorasi dan program-program lain terkait dengan pengembangan UKM. Tak hanya itu, poin lainnya adalah bakal saling memfasilitasi kerja sama usaha di kalangan UKM melalui kegiatan-kegiatan seperti promosi perdagangan, pameran nasional dan internasional, kerja sama pemasaran, serta menumbuhkan kemitraan usaha.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Arab Saudi Tertarik Industri Busana Muslimah: http://kinciakincia.com/berita/4084-arab-saudi-tertarik-industri-busana-muslimah.html
"Contohnya, penyediaan peluang-peluang bagi UKM untuk berpartisipasi dalam pelatihan manajerial dan keterampilan teknis. Poin menarik lainnya adalah saling menyediakan informasi, memberikan peluang dan dukungan untuk UKM dalam mengakses pasar di kedua negara," pungkas Zabadi. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 325 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Kamis, 02 Maret 2017

Sumbar akan Matangkan Branding Pariwisata

Hingga kini, Provinsi Sumatera Barat belum memiliki branding pariwisata yang permanen. Untuk itu, Pemprov Sumbar tengah mematangkan branding pariwisata untuk menanamkan citra agar lebih mudah dikenal dan diingat oleh wisatawan."Branding ini meliputi merek, slogan dan logo yang memudahkan wisatawan mengetahui gambaran destinasi wisata di Sumbar," kata Oni Yulfian, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar.....
Rabu, 01 Maret 2017

Garuda Indonesia Gelar Travel Fair 2017 Kerja Sama dengan BNI

Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 fase pertama kembali digelar di 24 kota. Di Jakarta, pameran liburan terbesar ini akan dilaksanakan pada tanggal 10-12 Maret 2017, di Jakarta Convention Center (JCC).Direktur Niaga Garuda Indonesia A Toni Soetirto mengatakan, penyelenggaraan GATF ini menawarkan berbagai tiket dan paket perjalanan wisata baik domestik maupun mancanegara.Selain itu, s.....
Selasa, 28 Februari 2017

Aksesoris dari Kekayuan, Bisnis Kreatif Penghasil Fulus

Berawal dari niat menciptakan barang yang bermanfaat bagi orang lain, Ivan Yahya Adhiteja membuat aneka produk kerajinan berbahan kayu. Misalnya, pot, tempat lampu, baki, aksesoris ponsel, lampu meja, tempat tisu, hingga kursi dan meja.Awalnya, Ivan membuat produk dan dipasarkan ke beberapa pameran dengan merek Izemu. Order pun datang untuk memenuhi kebutuhan kantor dan rumah."Di suatu pam.....
Selasa, 28 Februari 2017

Pendamping PLUT Harus Kreatif dan Mampu Ciptakan Peluang

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM ‎menegaskan bahwa seorang Tenaga Pendamping (TP) dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM harus memiliki pengetahuan, keahlian, dan jejaring. "Tenaga Pendamping itu harus memiliki jaringan yang kuat dan mampu menciptakan peluang dari jaringan tersebut. Intinya, mereka harus memanfaatkan jaringan tersebut. Dari itu semua, yang paling penting adalah.....
Senin, 27 Februari 2017

KWBT Mandeh Terus Ditata

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus menata Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan dengan harapan semakin populernya kawasan tersebut."Secara umum permasalahan di kawasan wisata hampir sama seperti sampah, perparkiran hingga pungutan liar. Untuk itu, agar Kawasan Mandeh tetap menjadi primadona pihaknya terus melakukan pendekatan dengan pelaku wisata sehing.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.8148.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.504,00 13.528,00
EUR 15.860,00 15.900,00
SGD 9.970,00 10.010,00
JPY 120,35 120,70
AUD 10.210,00 10.250,00
Update Tgl: 22-11-2017 pukul 01:35