Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Kamis, 29 Desember 2016 07:29 WIB
Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina
Kinciakincia.com - Label halal dapat meningkatkan penjualan produk makanan olahan yang diproduksi oleh pelaku UMKM. Manfaat ini diakui oleh Lina S Rahmania untuk produk sambal kemasan yang diberi nama Sambal Hj Lina.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina: http://kinciakincia.com/berita/3872-labelisasi-halal-mengangkat-omzet-usaha-sambal-hj-lina.html
Lina merintis usaha sambal sejak 2010, tetapi mulai dikemas dan mendapatkana perizinan serta label halal sejak 2015. Lina mengaku mendapatkan bantuan dari Dinas Perdagangan Tangerang Selatan untuk mengurus proses sertifikasi halal. Ketika itu, proses pengurusan sertifikasi halal cukup mudah dan cepat yakni hanya sekitar 2-3 bulan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina: http://kinciakincia.com/berita/3872-labelisasi-halal-mengangkat-omzet-usaha-sambal-hj-lina.html
"Setelah mengantongi label halal, saya makin percaya diri untuk jualan dan alhamdulillah penjualan meningkat 50 persen," ujar Lina di Jakarta, Rabu (28/12/2016) seperti dilangsir Republika.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina: http://kinciakincia.com/berita/3872-labelisasi-halal-mengangkat-omzet-usaha-sambal-hj-lina.html
Lina mengatakan, semua bahan baku untuk produk sambal kemasannya memiliki kualitas yang segar, higienis, dan halal. Pada September 2016, Lina mengikuti ajang pameran di Cina dan sambal buatannya laris manis diborong oleh penduduk lokal setempat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina: http://kinciakincia.com/berita/3872-labelisasi-halal-mengangkat-omzet-usaha-sambal-hj-lina.html
Awalnya, Lina pesimis bahwa produknya akan laku terjual dalam pameran tersebut. Sebab, sejumlah produk sambal kemasan lainnya dijual dengan harga cukup murah yakni sekitar Rp 6.000 sedangkan produk sambal buatan Lina dijual dengan harga Rp 50 ribu.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina: http://kinciakincia.com/berita/3872-labelisasi-halal-mengangkat-omzet-usaha-sambal-hj-lina.html
"Awalnya pesimis, tapi setelah saya menunjukkan label halal justru konsumen mencoba dan akhirnya produk saya ludes di Cina," kata Lina.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina: http://kinciakincia.com/berita/3872-labelisasi-halal-mengangkat-omzet-usaha-sambal-hj-lina.html
Setelah mengikuti pameran di Cina tersebut, Lina mengaku ada beberapa pembeli yang menghubunginya dan ingin melakukan kontrak dagang dalam jumlah besar. Akan tetapi karena keterbatasan jumlah tenaga kerja dan skala modal, maka tawaran tersebut masih dinegosiasikan lebih lanjut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Labelisasi Halal Mengangkat Omzet Usaha Sambal Hj Lina: http://kinciakincia.com/berita/3872-labelisasi-halal-mengangkat-omzet-usaha-sambal-hj-lina.html
Lina mengataku, label halal semakin membuatnya percaya diri untuk berjualan dan dapat memasok produknya ke berbagai supermarket serta ritel. Selain itu, kepercayaan dari konsumen juga meningkat sehingga berdampak pada penjualan yang meningkat juga. Kini, omzet penjualan sambal kemasan Lina sudah mencapai Rp300 juta per tahun. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 360 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 28 Desember 2016

Rumah Kreatif BUMN Mesti Bersinergi dengan PLUT-KUMKM

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga berharap agar keberadaan Rumah Kreatif BUMN di berbagai daerah bisa bersinergi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM karena memiliki tujuan yang sama, yaitu mengangkat kinerja pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.Hal itu dikatakan Menkop saat melakukan peninjauan ke Pasar Bersehati dan Teras Digital Bank BRI, di sela-se.....
Rabu, 28 Desember 2016

Indosat Ooredoo Business Luncurkan ‘ICT Annual Report 2017’

Sebagai rangkaian Indosat Ooredoo ICT Conference, Indosat Ooredoo Business kali ini meluncurkan , ‘ICT Annual Report 2017’ sebagai komitmen dalam mendukung pebisnis dan pelanggan korporasi dengan insight yang dapat berguna sebagai referensi untuk menghadapi tantangan dan tren di tahun 2017 dan masa depan. ICT Annual Report 2017 mengupas situasi makro ekonomi Indonesia menuju digital econom.....
Senin, 26 Desember 2016

Dana Desa Berpotensi untuk Kembangkan Produk Unggulan

Tantangan ke depan masyarakat perdesaan cukup berat, terutama dalam teknologi informasi dan perluasan distribusi produk unggulan lewat dagang elektronik. Demikian penilaian Kepala Divisi Kerja Sama UPT Teknologi Informasi Unej Dr Alfian Futuhul Hadi di Jember pada Minggu (25/12/2016). Ia menyampaikan tentang pentingnya pemberdayaan masyarakat desa dengan teknologi informasi atau dagang elektor.....
Minggu, 18 Desember 2016

Menuju UMKM Go Digital, 514 Rumah Kreatif akan Dibangun

Sebanyak 514 unit Rumah Kreatif BUMN (BUMN) dibangun untuk mendukung pelaku UMKM go digital. Program dari Kementerian BUMN tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha di daerahnya masing-masing. "Kita membuka tempat penyuluhan UMKM khususnya yang mau dimasukan ke dalam pasar e-commerce. Kita bertekad Indonesia akan menjadi negara terbesar dalam mengelola e-digital dan memiliki pelak.....
Rabu, 14 Desember 2016

Jasa Pendamping UMKM Harus Lewati Konvensi SKKNI

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM menyelenggarakan konvensi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang pendamping UMKM. Konvensi ini akan melahirkan sebuah pedoman baku bagi para pendamping UMKM dalam memberikan layanan pendampingan, sekaligus diharapkan semakin membuka lapangan kerja baru melalui industri jasa pendampingan UMKM."Ini rangkaian prosesnya panjang. N.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.814.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.520,00 13.545,00
EUR 15.930,00 15.970,00
SGD 9.955,00 10.000,00
JPY 119,70 120,05
AUD 10.260,00 10.295,00
Update Tgl: 16-11-2017 pukul 09:00