Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Sabtu, 17 Desember 2016 06:35 WIB
PERSEMBAHAN "SUDUT PAYAKUMBUH ARTS SPACE"


Suasana pemutaran film "Salisiah Adaik" di Perkampungan Tradisional Minangkabau Balai Kaliki, Jumat (16/12/2016)>>>Foto Info Sumbar
Suasana pemutaran film "Salisiah Adaik" di Perkampungan Tradisional Minangkabau Balai Kaliki, Jumat (16/12/2016)>>>Foto Info Sumbar
Kinciakincia.com - Film karya anak muda Minang "Salisiah Adaik" akhirnya "pulang kampung", Jumat (16/12/2016). Bertempat di Perkampungan Tradisional Minangkabau Balai Kaliki, Kelurahan Koto Kociak, Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara, film yang disutradarai Ferdinand Almi ini diputar sebelum tayang perdana di luar Sumbar pada 23 Desember mendatang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Ferdinand Almi mengatakan, pemutaran di Payakumbuh ini mengingat lokasi latar film berada di Payakumbuh. Menurutnya, setelah tiga tahun dirilis, ia bersama kru Brisick Production menerima tawaran dari salah satu Media Independen Kreatif Sudut Payakumbuh untuk diputar.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
"Ini penayangan perdana yang kita lakukan di sini (Payakumbuh)," kata alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang akrab disapa Ajo ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Ia juga menjelaskan, setelah "kepulangan" film ini ke Payakumbuh, pada 23 Desember mendatang "Salisiah Adaik" untuk pertama kalinya "merantau" ke luar Sumbar. Beberapa waktu lalu dirinya mendapat tawaran dari perkumpulan mahasiswa Minang di Itenas Bandung yang ingin melakukan pemutaran film tersebut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
"Setelah berdiskusi dengan kru, kita putuskan "Salisiah Adaik" diputar di Bandung. Hal ini juga sebagai ajang promo film selanjutnya yang berjudul "Minanga Kanwa" yang tengah persiapan pemutaran di XXI," ujar Ajo bersama tim media sosial Info Sumbar.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Sementara itu, pemutaran film "Salisiah Adaik" ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Sudut Payakumbuh yang tergabung dalam Payakumbuh Art Space untuk peringatan HUT ke-46 Kota Payakumbuh yang jatuh pada 17 Desember ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Selain itu, Chief Marketing Officer (CMO) Sudut Payakumbuh Rovindo Maisya mengatakan kegiatan ini bekerja sama dengan Karang Taruna Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
"Kegiatan ini juga dalam rangka peringatan Hari Bela Negara dan perayaan hari jadi Kota Payakumbuh, dan kita ingin memberikan sesuatu kepada Kota Payakumbuh khususnya generasi muda melalui kegiatan kreatif yang dilakukan dalam acara Sudut Payakumbuh Art Space ini," ujar Rovindo.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Menurutnya Payakumbuh Art Space sendiri merupakan kontribusi nyata untuk generasi muda dengan membuka ruang produksi pengetahuan bersama dalam bidang kesenian. Sehingga ruang seni ini dapat sebagai tempat berkarya serta ruang apresiasi kesenian baik tradisi, kreasi, maupun kontemporer, serta memproduksi iven-iven seni sebagai media aktualisasi diri generasi muda disetiap sudut Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Kemudian Roni Keron, salah seorang panitia Sudut Payakumbuh Art Space menambahkan iven yang bertemakan PAYA(h)KUMBUH ini merupakan iven dalam upaya mengkritisi kota dalam bingkai seni. Pembangunan fisik kota yang begitu pesat, menjamurnya fenomena coffeeshop dan cafe, telah merubah wajah kota sedemikian rupa, lalu dalam beberapa tahun terakhir saja kota Payakumbuh telah menjelma kota yang sibuk dan para urban.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
"Lalu apakah perkembangan yang pesat tersebut serta merta membawa perubahan cara pikir serta mental masyarakatnya, lalu apakah masyarakat yang cendrung tradisionil akan siap menerima kehidupan yang urban dan modern? Jika belum siap tentu sangat paradoks dengan moto, serta visi dan misi dari pembangunan yang digagas oleh pemerintahannya sendiri. Atau barangkali yang kita butuhkan saat ini bukanlah pembangunan fisik yang cendrung prestisius, melainkan adalah pembangunan mental dan fikiran yang terbuka untuk kemajuan itu sendiri. Untuk itu yang harus dilakukan adalah memproduksi pengetahuan bersama tentang kota itu sendiri," kata alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang ini didampingi Ari Fernando.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Beberapa kegiatan lain yang menjadi rangkaian Sudut Payakumbuh Art Space yaitu pertunjukan musik dari komposer asal Rusia Anna Mikhailova, musisi Australia DJ Urine, musisi lokal seperti Benjo Staygent, Ahmed Djamen, C-Coustic, Cafladoepa Band 'We Are Family', penampilan Stand Up Comedy Indo Payakumbuh, Funtastic Beatbox, Bengkel Seni Minanga Center, Sanggar Pituah Bundo dan pembacaan puisi oleh Anisa Zondry dan Siti Khairunnisa serta pelukis muda Arsilen yang akan live painting dalam acara.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Kemudian juga menghadirkan pemateri dari akademisi yaitu Ana Fitri Ramadani yang akan membahas tentang Kota Payakumbuh dan Zhu Qincay serta Eko Doni Putra yang akan membicarakan kota dalam konteks fotografi. (kkc)
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Film "Salisiah Adaik" Pulang Kampung, Ratusan Penonton Terkesima: http://kinciakincia.com/berita/3819-film-salisiah-adaik-pulang-kampung-ratusan-penonton-terkesima.html
Kontributor Ade Suhendra




Kirim ke Teman jumlah akses: 781 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 16 Desember 2016

Untuk 2017, Lombok-Sumbawa Luncurkan Kalender Iven Pariwisata

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (DBP3N Kemenpar) Esthy Reko Astuty bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Mohammad Faozal me-Launching Calender of Event Lombok-Sumbawa 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, beberapa waktu lalu.Peluncuran kalender iven pariwisata tersebut sebagai upaya .....
Selasa, 13 Desember 2016

Nasrul Abit: Premanisme pada Objek Wisata Harus Dikikis

Praktik premanisme yang masih marak terjadi di objek-objek wisata di Sumatera Barat menjadi perhatian serius pemerintah Sumatera Barat. Apalagi, beberapa waktu lalu, Provinsi Sumatera Barat meraih pariwisata halal dalam kompetisi WHTA 2016 di Abu Dhabi.Untuk itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meminta bupati dan wali kota di provinsi itu membersihkan praktik premanisme di kawasan ob.....
Minggu, 11 Desember 2016

"Touring" Nissan Terrano Club Jelajahi Destinasi Wisata

Bupati Agam Indra Catri melepas 108 peserta touring Nissan Terrano Club (NTC) Jawa dan Sumatera mengikuti jelajah potensi wisata di daerah Sumatera Barat.Saat pelepasan itu Indra Catri didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Martias Wanto, Kepala BPBD Agam Bambang Warsito dan lainya di Gor Rang Agam Lubuk Basung, kemarin.Bupati Agam Indra Catri, sangat mengapresiasi kegiatan ini.....
Kamis, 08 Desember 2016

Kemenpar Tarik Investor Timur Tengah Tanam Modal di Sektor Wisata

Kementerian Pariwisata berusaha menarik pengusaha Timur Tengah berinvestasi di sektor pariwisata. Terutama untuk 10 tujuan wisata yang dikembangkan Kementerian dengan nilai investasi yang dibutuhkan sebesar Rp200 triliun. Investasi diharapkan bisa mendorong kemajuan sektor pariwisata."Ada 10 tujuan wisata yang ditargetkan setara dengan Bali," kata Kepala bidang investasi Kementerian Pariwisata.....
Kamis, 08 Desember 2016

Kompetisi WHTA 2016, Dua Kategori untuk Pelipur Lara Masyarakat Aceh

Indonesia juara! Indonesia kembali jadi bangsa pemenang! Setidaknya potret itu diwakili oleh Wisata Halal Indonesia yang sukses menyapu bersih 12 kategori, dari 16 yang dipertarungkan dalam World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, UEA, 24 Oktober-25 November 2016. Pengumuman juara itu dilansir melalui website resmi .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 646.000 563.000
2 gr 1.232.000 1.126.000
2,5 gr 1.520.000 1.407.500
3 gr 1.808.000 1.689.000
4 gr 2.384.000 2.252.000
5 gr 3.005.000 2.815.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.490,00 13.520,00
EUR 15.875,00 15.920,00
SGD 9.945,00 9.995,00
JPY 120,15 120,55
AUD 10.585,00 10.625,00
Update Tgl: 18-10-2017 pukul 10:57