Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Minggu, 04 Desember 2016 10:49 WIB
Foto Tempo
Foto Tempo
Kinciakincia.com - Sebagai salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi, Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki potensi yang besar bagi Indonesia. Namun, di saat yang sama potensi UKM untuk tumbuh dan membesarkan usahanya terbilang masih sulit.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
Dr. Nining I Soesilo, MA pendiri UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mengatakan, ada banyak faktor yang membuat UKM tak berkembang atau mengembangkan usahanya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
"Ada juga sebagian dari mereka yang secara sengaja tidak mau membesarkan usahanya karena takut pajak," ujar Nining (4/12/2016) seperti dilansir kontan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
Terlepas dari itu, Nining mengungkapkan ada beberapa faktor yang menyebabkan sektor UKM tidak berkembang. Pertama, tidak ada visi dan misi yang jelas. Dalam lima tahun, ke mana para pelaku usaha ini akan membawa usahanya. Kedua, tidak ada pencatatan yang baik terutama soal cash flow.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
"Mayoritas dana usaha dan uang rumah tangga tercampur sehingga walau penjualan bagus banyak yang tidak tahu ke mana uang mereka pergi," kata Nining.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
Ketiga, sulitnya akses permodalan. UKM tidak memiliki fasilitas akses permodalan dan dianggap tidak bankable bagi perusahaan pembiayaan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
Alhasil, kebanyakan para pelaku UKM tidak naik kelas. Mayoritas mereka tidak memproduksi produk yang mereka jual alias menjadi reseller atawa pedagang. Padahal, UKM yang naik kelas adalah pelaku UKM yang mulai berbisnis dari jualan produk orang lain, lalu mulai memproduksi produknya sendiri.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
Selain itu, Nining juga menambahkan adopsi para produsen UKM terhadap teknologi dan internet masih terbilang rendah. Terakhir, UKM di Indonesia kurang inkubasi dan pendampingan. Sektor UKM di Indonesia sejatinya masih banyak yang di bawah UKM alias ultra mikro.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
"Usaha ultra mikro ini jumlahnya lebih banyak dari UKM dan mereka tidak terindentifikasi, sulit untuk berkembang karena minim pendampingan," ujar Nining.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
Para pengusaha ultra mikro ini tidak terindentifikasi dan tidak mendapat fasilitas inkubator sehingga sulit bagi mereka mengembangkan usahanya lebih lanjut. Di satu sisi, mereka masih kena pajak walau hanya 0,25%. Padahal, di negara lain, sektor ini masih dikatakan tahap belajar berbisnis sehingga tak dikenakan beban pajak sama sekali.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
Nining bilang, pemerintah diharapkan mampu masuk dan berperan lebih dalam mengembangkan UKM di Indonesia. Seperti melakukan pembimbingan lebih intensif kepada para pelaku UKM tanah air.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Kendala UMKM Kita Susah Naik Kelas: http://kinciakincia.com/berita/3773-ini-kendala-umkm-kita-susah-naik-kelas.html
"Karena dengan memperbanyak pelaku usaha mikro adalah satu-satunya cara agar memperkecil jurang antara si miskin dan si kaya serta memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen khususnya di sektor konsumsi," tandas Nining. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 409 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 02 Desember 2016

Peluang Berbasis Ikan Lokal di Agam

Mendukung program "Save Danau Maninjau" tahun 2017 sampai 2021, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Agam, memberikan pelatihan bagi 40 orang pengolahan makanan ringan berbasis ikan di daerah itu."Ini untuk mendukung program Save Danau Maninjau, kita telah menyiapkan berbagai kegiatan seperti, pelatihan makanan ringan berbasis ikan bagi pengr.....
Jumat, 02 Desember 2016

Survei Deloitte Access Economics: Teknologi Digital Angkat IKM

Industri kecil dan menengah (IKM) memanfaatkan teknologi digital untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahunan Indonesia sekitar 2 persen. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian Deloitte Access Economics.Hal itu dikatakan Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (1/12/2016).Penelitian tersebut juga menyimpulkan penggunaan tekn.....
Kamis, 01 Desember 2016

Truk Kuliner Beromzet Jutaan Setiap Hari

Beberapa tahun belakangan food truck (truk kuliner) mulai berkembang di kota-kota besar di Indonesia, termasuk di Kota Padang. Lihatlah, banyak muncul truk kuliner berupa air tebu hitam, tahu brontak dan lainnya di sepanjang Jalan Veteran hingga Jalan Juanda, Jalan S Parman di Padang. Bisnis ini memang ditengarai mampu menghasilkan omzet yang cukup menggiurkan. Di Jakarta juga demikian ap.....
Kamis, 01 Desember 2016

Porprov XIV Berhasil Derek Ekonomi Pedagang Padang

Iven Pekan Olahraga Provinsni Sumatera Barat XIV yang dilaksanakan di Kota Padang selama 19-29 November, berhasil menggerakkan perekonomian masyarakat di segala tingkatan. Di antaranya banyaknya pedagang meraup untukng selama penyelenggaraan, hunian hotel meningkat dan tempat-tempat wisata juga ramai pengunjung. “Alhamdulillah, kita bersyukur sekali, Porprov telah menggerakkan ekonomi dan be.....
Selasa, 29 November 2016

Kemenkop Terus Dukung UKM di Bisnis e-Commerce

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementrian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia untuk memasuki bisnis e-commerce. "Karena, bisnis e-commerce jauh lebih efisien dari sisi menekan biay‎a produksi. Melalui e-commerce ini juga produk UKM bisa berpromosi untuk meluask.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.8148.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.504,00 13.528,00
EUR 15.860,00 15.900,00
SGD 9.970,00 10.010,00
JPY 120,35 120,70
AUD 10.210,00 10.250,00
Update Tgl: 22-11-2017 pukul 01:35