Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 22 November 2016 09:11 WIB
UMKM Sulit Berkembang karena Akses Modal Terbatas
Kinciakincia.com - Kelemahan selama ini yang masih ada pada pelaku UMKM yang membuat sektor ini sulit berkembang adalah akses permodalan dan akses ke sumber pembiayaan yang sangat terbatas. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), kesulitan bahan baku, hingga keterbatasan inovasi dan teknologi‎.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): UMKM Sulit Berkembang karena Akses Modal Terbatas: http://kinciakincia.com/berita/3721-umkm-sulit-berkembang-karena-akses-modal-terbatas.html
Padahal, usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang mampu menunjang perekonomian nasional. Bahkan sektor ini pun bisa memberikan lapangan kerja yang kemudian menurunkan angka kemiskinan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): UMKM Sulit Berkembang karena Akses Modal Terbatas: http://kinciakincia.com/berita/3721-umkm-sulit-berkembang-karena-akses-modal-terbatas.html
"Sejak berpuluh-puluh tahun persoalan ini tidak pernah tuntas, sehingga tidak ada solusi terbaik meskipun banyak Kementerian/Lembaga yang memberi perhatian untuk UMKM," kata Rosan P Roeslani, Ketua Umum Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) dalam Rakernas, Senin (21/11/2016) seperti dilansir republika.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): UMKM Sulit Berkembang karena Akses Modal Terbatas: http://kinciakincia.com/berita/3721-umkm-sulit-berkembang-karena-akses-modal-terbatas.html
Rosan menuturkan, selama ini pemerintah memang telah melakukan berbagai upaya, tapi sebagian dari upaya ini hanya dijadikan komoditas politik. Hal tersebut membuat pengembangan UMKM tidak optimal dilakukan. Untuk itu ke depan, dengan visi pemerintah yang ingin melakukan revolusi mental, maka alangkah baiknya seluruh pemangku kepentingan terlibat secara proaktif demi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): UMKM Sulit Berkembang karena Akses Modal Terbatas: http://kinciakincia.com/berita/3721-umkm-sulit-berkembang-karena-akses-modal-terbatas.html
Menurut Rosan, peran UMKM sebagai pelaku ekonomi yang jumlahnya kurang lebih sekitar 57,9 juta atau 99,9 persen dari total jumlah pelaku usaha nasional, dalam lima tahun terakhir memberikan kontribusi terhadap kesempatan kerja mencapai 97 persen atau 107,7 juta orang. Kontribusinya terdahap pembentukan produk domestik bruto (PDB)‎.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): UMKM Sulit Berkembang karena Akses Modal Terbatas: http://kinciakincia.com/berita/3721-umkm-sulit-berkembang-karena-akses-modal-terbatas.html
Satu hal yang harus digenjot kembali adalah kontrobusi produk UMKM dalam pangsa ekspor. Saat ini kontribusi ekspor masih berada di angka 15,8 persen. Jauh tertinggal dibanding negara-negara sekawan di Asia Tenggara lainnya. Misal, Thailand mencapai kontribusi ekspor sebesar 29,5 persen, dan Filipina capai 20 persen.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): UMKM Sulit Berkembang karena Akses Modal Terbatas: http://kinciakincia.com/berita/3721-umkm-sulit-berkembang-karena-akses-modal-terbatas.html
"Ini menunjukan bahwa sebagian besar pelaku UMKM kita tidak memiliki informasi dan akses ke pasar global. Kondisi ini merupakan tantangan sekaligus pekerjaan rumah yang harus kita tangani secara bersama," ujar Rosan. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 635 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 22 November 2016

Perusahaan Ajukan Sertifikasi Halal, Transaksi Diwajibkan di Bank Syariah

Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mengusulkan agar perusahaan yang mengajukan sertifikasi halal diwajibkan melakukan transaksi di perbankan syariah. Sekretaris Jenderal Asbisindo Ahmad K Permana mengatakan, usulan tersebut terutama ditujukan bagi pengusaha industri makanan yang telah mendapatkan maupun yang hendak mengajukan sertifikasi halal ke Majelis Ulama Indonesia (MUI)."Menurut.....
Minggu, 20 November 2016

Toko Daya Mart sebagai Sosial Bisnis untuk Duafa

Resmi beroperasi Daya Mart siap meningkatkan perekonomian warga sekitar. Ini adalah program pertama Dompet Dhuafa di bidang ritel yang merupakan bagian penting dari tonggak sejarah untuk mengenalkan program ke publik secara resmi saat peresmian dan peluncurean Daya Mart.“Konsepnya bukan bisnis murni tapi sosial bisnis. Minimarket didirikan dan menjadikan masyarakat miskin sebagai pemiliknya......
Sabtu, 19 November 2016

Toko Ritel Daya Mart Dilucurkan di Padang

Dompet Dhuafa meluncurkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis minimarket pertama di Indonesia pada bidang ritel yang diberi nama Daya Mart di Kota Padang, Sumatera Barat. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meresmikan minimarket pada Sabtu (19/11/2016). "Untuk yang pertama ini kami dirikan di Kota Padang, dimana keuntungan minimarket tersebut disalurkan untuk membantu masyaraka.....
Sabtu, 19 November 2016

Bekraf dan BRI Syariah Teken MoU untuk Permodalan Ekonomi Kreatif

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah. MoU berlangsung di Kantor Pusat BRI Syariah, Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2016) lalu yang bertepatan dengan milad BRI Syariah ke delapan.MoU ditandatangani Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo.....
Sabtu, 19 November 2016

Yang Muda, yang Berbisnis Kuliner

Usaha yang memiliki pertumbuhan stabil dan cenderung bertahan di tengah pelemahan ekonomi global adalah bisnis kuliner. Bisnis di sektor ini bisa bertahan karena dianggap sebagai kebutuhan masyarakat. Seseorang bisa saja tidak membeli pakaian dalam waktu sepekan, tapi hampir tak mungkin jika ia tidak membeli makanan.Dari sekian banyak kelompok bisnis di sektor kuliner, bisnis cake dan pastry t.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.814.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.520,00 13.545,00
EUR 15.930,00 15.970,00
SGD 9.955,00 10.000,00
JPY 119,70 120,05
AUD 10.260,00 10.295,00
Update Tgl: 16-11-2017 pukul 09:00