Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Kamis, 17 November 2016 17:19 WIB
PERBANKAN HARUS BERKOMITMEN BANGUN EKONOMI KREATIF
Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam simposium nasional "Membangun Komitmen Perbankan bagi Ekonomi Kreatif", Selasa (15/11/2016), di Hotel Pullman, Jakarta.
Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam simposium nasional "Membangun Komitmen Perbankan bagi Ekonomi Kreatif", Selasa (15/11/2016), di Hotel Pullman, Jakarta.
Kinciakincia.com - Dalam rangka mencari solusi kendala akses permodalan terhadapsektor industri ekonomi kreatif, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)menyelenggarakan simposium nasional "Membangun Komitmen Perbankan bagi Ekonomi Kreatif", Selasa (15/11/2016), di Hotel Pullman, Jakarta.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Sebanyak 300 undangan dari kalangan perbankan, pebisnis ekonomi kreatif, serta regulatorakan hadir untuk membangun komitmen bersama bagi kemajuan industri ekonomikreatif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Kepala Bekraf Triawan Munaf berharap, melalui simposium akan tercipta "link" antara sumber modal dan parapebisnis ekonomi kreatif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
"Kami menginisiasi simposium ini untukmempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan para regulator dan pejabatperbankan nasional," kata Triawan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Potensi Ekonomi Kreatif
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Sampai kini, ekspor Indonesia masih bergantung dengan komoditas sumber daya alam seperti batubara, minyak kelapa sawit, karet, dan mineral. Belakangan, pertumbuhan ekonomiterganggu pada saat harga komoditas andalan tersebut menurun di pasar internasional.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Ekonomi kreatif merupakan sektor unggulan baruyang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi. Ekonomi kreatif tak lain adalahtranformasi struktur perekonomian dunia di mana terjadi perubahan pertumbuhanekonomi dari berbasis sumber daya alam menjadi berbasis sumber daya manusia,dari era pertanian menjadi era industri serta informasi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Penelitian Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Bank Dunia, November 2015, dirilis Maret 2016, menyebutkan, sepanjang tahun 2010-2013, kontribusi industri kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) diperkirakan sebesar 7,1%. Terhadap keseluruhan nilai ekspor sebesar 6,1% dan terhadap penyerapan tenaga kerja sebesar 10,7%.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Pertumbuhan industri kreatif sebesar 5,6% dengan sektor kerajinan, fesyen, dan kuliner menduduki pertumbuhan tertinggi dibandingkan dengan sektor lainnya, yaitu: periklanan, arsitektur, pasar barang seni, desain, video-film-fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan-percetakan, layanan komputer-piranti lunak, radio-televisi, dan riset-pengembangan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
"Secara lebih rinci, tahun 2013, terdapat 5,4 juta usaha kreatif yang menyerap 11,8 juta tenaga kerja. Ekonomi kreatif juga mampu menyumbangkan devisa negara melalui ekspor sebesar US$ 3,2 miliar atau sekitar 5,8%," kata Triawan Munaf.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional, dijelaskannya sebesar 7.05 % atau Rp 641,81 triliun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
"Ekonomi kreatif menduduki perangkat ke tujuh dari 10 sektor kontributor PDB nasional. Lima kelompok industri kreatif yang menjadi penyumbang PDB terbesar adalah kuliner 32,51%, mode atau fesyen 28,29%, kerajinan 14,44%, penerbitan dan percetakan 8,11%, dan desain 3,90%," jelasnya lagi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Bonus Demografi dan Kendala Permodalan
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Potensi besar perkembangan sektor ekonomi kreatif juga ditopang oleh bonus demografi. Tahun 2030, jumlah penduduk usia produktif diperkirakan di atas 60% dari total penduduk di mana sekitar 27% di antaranya berusia 16 tahun – 30 tahun.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Akan tetapi, perkembangan bisnis sektor ekonomi kreatif rupanya masih menemui kendala, terutama akses permodalan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Menurut Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo, persoalan pembiayaan masih menjadi kendala lantaran mayoritas subsektor industri kreatif bersifat intangible atau tak terlihat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Tiga subsector seperti fesyen, kuliner, dan kriya berbentuk fisik. Namun, 13 subsektor yang lain berbasis ide sehingga sulit bagi perbankan atau lembaga keuangan menentukan nilai dan menghitung jaminannya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Katakanlah, subsektor aplikasi dan game. Perbankan masih kesulitan menghitung proyeksi dan tingkat kemampuan pengembalian pinjaman si penerima kredit.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
“Kami menyadari, industri ekonomi kreatif bersifat intangible sehingga pelaku ekonomi kreatif perlu mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang perbankan nasional sebagai sumber permodalan. Sehingga, pelaku ekonomi kreatif perlu diberi wawasan dan pemahaman yang cukup mengenai skema bisnis yang dibiayai perbankan,” ungkap Fadjar.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Bahkan, di sektor kerajinan yang bentuk fisiknya terlihat pun, sektor permodalan masih merupakan kendala utama bagi pebisnis sektor ekonomi kreatif. Kesulitan lainnya, dalam hal pemasaran produk, keterampilan pekerja, dan sebagainya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Bervisi membangun Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia di sektor ekonomi kreatif, Bekraf yang menaungi dan mengembangkan 16 subsektor ekonomi kreatif melalui beragam skema dan skala bisnis.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Pada simposium ini, Bekraf akan menyampaikan informasi bagi perbankan sehingga menemukan skema yang tepat dalam memberikan kredit ke pebisnis ekonomi kreatif. Bekraf juga mengedukasi pebisnis ekonomi kreatif agar mempu melakukan pendekatan usaha yang sesuai karakteristik masing-masing dalam rangka pengajuan sumber modal perbankan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Direktur Akses Perbankan Restog. K. Kusuma menyampaikan, Bekraf berupaya menjembatani akses permodalan dari perbankan ke pelaku ekonomi kreatif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
“Kami mengundang para regulator perbankan, pejabat bank, dan pebisnis ekonomi kreatif untuk berdiskusi mengenai bisnis ekonomi kreatif dengan beragam seluk-beluk karakteristiknya,” ujar Restog.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Maka, tujuan yang ingin dicapai pada simposium ini antara lain, memberikan pemahaman yang komprehensif kepada perbankan nasional mengenai seluk beluk usaha ekonomi kreatif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Simposium juga bertujuan membangun “link” pelaku ekonomi kreatif dengan perbankan nasional, membuka akses permodalan dari bank kepada pelaku ekonomi kreatif, serta menginisiasi harmonisasi peraturan perbankan dengan kebutuhan permodalan ekonomi kreatif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Simposium akan diawali laporan kegiatan oleh Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo. Kemudian, simposium akan dibuka Kepala Bekraf Triawan Munaf bersama Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah itu, acara dilanjutkan talk show yang menghadirkan narasumber masing-masing dari 16 subsektor ekonomi kreatif, Bank Negara Indonesia, OJK, Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Para narasumber pebisnis 16 subsektor ekonomi kreatif tersebut antara lain dari subsektor film Odi Mulya, subsektor animasi dan video Ardian Elkana, serta subsektor aplikasi dan game developer Muhamad Fajrin Rasyid dan Anton Soeharyo.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Besar, tapi "Tenaga Kurang": http://kinciakincia.com/berita/3698-potensi-ekonomi-kreatif-indonesia-besar-tapi-tenaga-kurang.html
Subsektor yang lain, hadir Rahmat Ramadan dari subsektor fashion, Nilam Sari subsektor kuliner, Romanus Sumaryo subsektor periklanan, dan Ikhwan Asrin dari subsektor kriya. Ada pula Ahmad Djuhara dari subsektor arsitektur, Rosidayati Rozalina subsektor penerbitan, Eko Priharseno subsektor desain interior, serta Emir Hakim dari subsektor desain komunikasi visual. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 861 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 15 November 2016

‘E-commerce’ di Tokopedia Gunakan Sistem ERP

Di zaman sekarang ini, berbelanja online sudah bukan lagi hal yang baru. Hampir semua orang pernah membeli atau setidaknya mengintip barang apa saja yang dijual dalam situs perbelanjaan.Konsep yang hampir sama dengan mal atau toko fisik yang ada, para pembeli dapat melihat barang serta harga dari sebuah produk yang diinginkan. Mulai dari gadget, perlengkapan rumah, hingga makanan semua sudah b.....
Jumat, 11 November 2016

PT Pos Jadi Andalan Pemerintah untuk Logistik E-Commerce

Pemerintah akan mereposisi PT Pos Indonesia (Persero) menjadi perusahaan yang menangani layanan logistik bagi seluruh transaksi e-commerce. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, kebijakan itu akan mentransformasi Pos Indonesia menjadi tulang punggung logistik e-commerce Indonesia."Itu bertahap. Nanti Menteri BUMN yang menyiapkan. Tapi di luar itu, saya sebagai regulator aka.....
Jumat, 11 November 2016

93 Juta Pengguna Gawai, Indonesia Targetkan 1.000 Technopreneurs

Pemerintah memiliki visi untuk menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kapasitas digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Indonesia adalah salah satu pengguna internet terbesar di dunia, mencapai 93,4 juta orang dan pengguna gawai (smartphone) mencapai 71 juta orang. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dengan potensi yang begitu besar, p.....
Selasa, 08 November 2016

Target Pajak Tak Tercapai, Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Turun

Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat tumbuh 4,82 persen atau sedikit melambat dibandingkan triwulan III 2015 yang mencapai 4,93 persen."Melambatnya pertumbuhan disebabkan cuaca ekstrem yang mengganggu produksi komoditas pertanian serta pengurangan dana alokasi khusus dari pemerintah pusat," kata Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statisti.....
Jumat, 28 Oktober 2016

Hadirkan Taman Buah, Malalak Bertekad Jadi Sentra Buah-buahan

Kecamatan termuda di Kabupaten Agam, Malalak, kini punya taman buah. Taman tersebut ditanami aneka tanaman buah-buahan. Kini baru diisi ratusan berbagai jenis pohon buah-buahan. Rencananya akan terus diperluas. Malalak berkomitmen menjadi salah satu sentra buah-buahan di Sumatera Barat.“Taman buah kami baru berisikan sekitar 110 batang tanaman. Menurut rencana akan dilengkapi dengan tanaman .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.814.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.520,00 13.545,00
EUR 15.930,00 15.970,00
SGD 9.955,00 10.000,00
JPY 119,70 120,05
AUD 10.260,00 10.295,00
Update Tgl: 16-11-2017 pukul 09:00