Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Jumat, 02 September 2016 14:21 WIB
KOMPONEN DALAM NEGERI
-
-
Kinciakincia.com - Dengan pertimbangan dalam rangka meningkatkan daya saing industri telepon seluler, komputer genggam (handheld) dan komputer tablet dalam negeri, Kementerian Perindustrian pada tanggal 26 Juli 2016 lalu telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 65 tahun 2016 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Produk Telepon Seluler (Ponsel), Komputer Genggam (handheld) dan Komputer Tablet.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Permenperin yang berlaku sejak diundangkan pada 27 Juli 2016 dan telah ditandatangani oleh Menteri Perindustrian terdahulu, Saleh Husin, itu diharapkan akan meningkatkan daya saing industri nasional serta membuka peluang investasi bagi industri yang bergerak di bidang perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
“Dalam Permenperin ini, ditambahkan skema penghitungan berbasis software dan investasi. Diharapkan dengan penghitungan TKDN terhadap aplikasi sebesar 70 persen akan membuka pasar kepada software developer dalam negeri,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (2/9/2016).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Menperin Airlangga menambahkan, ketentuan penghitungan TKDN ini seiring langkah Pemerintah dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Tanah Air. Sehingga diharapkan anak-anak muda kita makin kreatif untuk membuat aplikasi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
“Nantinya aplikasi tersebut bisa terpasang pada saat ponsel dijual atau dikombinasikan dengan games. Harapannya, supplier perangkat dapat memasukkan software buatan Indonesia sehingga tentunya bisnis anak muda di dalam negeri akan bergerak,” papar Airlangga.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Regulasi dalam Permenperin Nomor 65 Tahun 2016 mencakup ketentuan penilaian TKDN, tata cara penilaian TKDN, surveyor dan pengawasan. Mengenai ketentuan penilaian TKDN, dilakukan terhadap tiga aspek, yaitu manufaktur, pengembangan, dan aplikasi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Pada Pasal 4 Permenperin itu disebutkan, skema pertama, dijelaskan aspek manufaktur dikenakan bobot sebesar 70 persen, pengembangan 20 persen, dan aplikasi 10 persen. Pembobotan pada aspek manufaktur dikenakan untuk material, tenaga kerja, dan mesin produksi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Untuk material, komponen yang dihitung diantaranya modul layar sentuh, kamera, papan sirkuit, baterai, aksesoris, hingga kemasan. Selanjutnya, penghitungan tenaga kerja dikenakan pada bidang perakitan, pengujian, dan pengemasan. Sedangkan penghitungan mesin produksi dikenakan pada mesin perakitan dan mesin pengujian.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Pada aspek pengembangan, pembobotan dikenakan untuk lisensi atau hak kekayaan intelektual, perangkat tegar (firmware) atau disebut sebagai perangkat lunak yang tertanam pada perangkat keras, desain industri yang terkait dengan komposisi garis dan warna pada produk, serta desain tata letak sirkuit atau rancangan elemen.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Sementara itu, pada aspek aplikasi, pembobotan dikenakan untuk tahapan kegiatan dan komponen penghitungan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
“Tahapan kegiatan yang dimaksud meliputi spesifikasi prasyarat (requirements), rancangan arsitektur, pemrogaman, pengujian aplikasi, dan pengemasan aplikasi. Sedangkan komponen penghitungannya meliputi rancang bangun, hak kekayaan intelektual, tenaga kerja, sertifikat kompetensi, dan alat kerja,” jelas Airlangga Hartarto.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Dijelaskan pula oleh Menperin, aspek aplikasi ini dirinci dengan syarat pemenuhan sebagai berikut: nilai TKDN untuk pengembangan minimal 8 persen, aplikasi embedded (sistem yang tertanam fungsi-fungsi tertentu) ke ponsel, komputer genggam, atau komputer tablet yang dihitung TKDN, terdapat minimal 2 aplikasi lokal embedded atau 4 aplikasi lokal embedded yang merupakan games, memiliki minimal 250.000 pengguna aktif aplikasi, proses injeksi software di dalam negeri, menggunakan server di dalam negeri, dan memiliki toko aplikasi online lokal.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Produk tertentu
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Skema kedua yang dijelaskan pada pasal 23 Permenperin tersebut menentukan penghitungan nilai TKDN untuk produk tertentu terhadap ponsel, komputer genggam, dan komputer tablet dengan aspek manufaktur dikenakan bobot 10 persen, pengembangan 20 persen, dan aplikasi 70 persen.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Produk tertentu ini diwajibkan memenuhi ketentuan sebagai berikut: nilai TKDN untuk pengembangan minimal 8 persen, aplikasi embedded ke ponsel, komputer genggam, atau komputer tablet yang dihitung TKDN, terdapat minimal 7 aplikasi lokal embedded atau 14 aplikasi lokal embedded yang merupakan games, memiliki minimal 1.000.000 pengguna aktif untuk masing-masing aplikasi, proses injeksi software di dalam negeri, menggunakan server di dalam negeri, dan memiliki toko aplikasi online lokal.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Selanjutnya, skema ketiga, yang dijelaskan di Pasal 25, menjelaskan penghitungan TKDN berbasis investasi. Ketentuannya, yakni berlaku untuk investasi baru, dilaksanakan berdasarkan proposal investasi yang diajukan pemohon dan nilai TKDN dihitung berdasarkan total nilai investasi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Ini Aturan Kemenperin untuk Komponen Ponsel dan Komputer Tablet: http://kinciakincia.com/berita/3331-ini-aturan-kemenperin-untuk-komponen-ponsel-dan-komputer-tablet.html
Rincian nilai investasinya sebagai berikut: investasi senilai Rp 250-400 miliar mendapatkan nilai TKDN 20 persen, investasi senilai Rp 400-550 miliar mendapatkan nilai TKDN 25 persen, investasi senilai Rp 550-700 miliar mendapatkan nilai TKDN 30 persen, investasi senilai Rp 700 miliar – 1 triliun mendapatkan nilai TKDN 35 persen, dan investasi lebih dari Rp 1 triliun mendapatkan nilai TKDN 40 persen. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 476 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Kamis, 01 September 2016

Pasar Inpres Blok III Pasar Raya Padang Mulai Dibangun

Tempat berdagang di Pasar Raya Padang kembali bertambah. Hal ini seiring dengan dimulainya pembangunan Pasar Inpres Blok III, Kamis (1/9/2016).Meski Pasar Inpres Blok III baru dimulai pengerjaannya, akan tetapi pedagang yang berjualan di dekat lokasi sangat berharap pasar itu cepat selesai. Hal ini diungkapkan Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo usai berdialog dengan pedagan.....
Rabu, 31 Agustus 2016

Produksi Jagung di Palembayan Agam Mengagumkan

Perkembangan tanaman jagung di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, tiga tahun terakhir dinilai sangat baik dan melampaui harapan. Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Agam, Afdhal, jagung sebagai salah satu komoditas unggulan daerah Agam. "Tiga tahun terakhir mengalami perkembangan yang fenomenal dan tren positif di tingkat petani," kata Afhal, .....
Senin, 29 Agustus 2016

Setahun Beromzet Rp12 Miliar, Petani Kopi Simalungun Bahagia

Petani kopi sering kali mengeluh hasil penjualannya yang lebih rendah daripada pengepul. Akhirnya, dengan tekad ingin menciptakan pasar sendiri, usaha kelompok tani asal Simalungun, Dataran Tinggi Danau Toba, Sumatera Utara ini menjadi pemasok biji kopi ke Starbucks."Berawal dari perbedaan harga yang sangat signifikan antara di petani dan pedagang pengumpul bedanya sekitar Rp 10.000-an, kami d.....
Jumat, 26 Agustus 2016

Belanja Modal PT XL Axiata Capai Rp1,87 Triliun

PT XL Axiata Tbk (EXCL) telah memakai dana belanja modal (capex) Rp 1,87 triliun. Jumlah itu setara 27 persen dari target tahun ini Rp7 triliun.Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Kamis (25/8/2016)."EXCL menggunakan dana belanja modal tersebut untuk membangun jaringan infrastruktur demi menyokong strategi menjadi p.....
Kamis, 25 Agustus 2016

Inilah Jenis Ikan yang Digemari Orang Indonesia

Potensi hasil laut yang melimpah membuat hasil olahan ikan di Indonesia terdiri dari berbagai jenis. Angka konsumsi ikan masyarakat Indonesia juga mengalami peningkatan terus setiap tahunnya. Di tahun ini, angka konsumsi ikan masyarakat Indonesia sudah mencapai 40 kilogram (kg) per kapita per tahun, meningkat dibandingkan tahun lalu 38 kg per kapita per tahun.Ratusan bahkan ribuan jenis ik.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.8148.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.504,00 13.528,00
EUR 15.860,00 15.900,00
SGD 9.970,00 10.010,00
JPY 120,35 120,70
AUD 10.210,00 10.250,00
Update Tgl: 22-11-2017 pukul 01:35