Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Rabu, 10 Agustus 2016 14:55 WIB
Sektor industri perfilman yang telah lepas dari Daftar Negatif Investasi dan memudahkan investor asing menanamkan modalnya.
Sektor industri perfilman yang telah lepas dari Daftar Negatif Investasi dan memudahkan investor asing menanamkan modalnya.
Kinciakincia.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersama-sama dengan lembaga Dewan Film Korea Selatan (KOFIC) berkolaborasi guna mendorong kualitas film Indonesia serta memperkaya pengetahuan akan film "Negara Ginseng" tersebut. Sementara itu, industri film Indonesia juga sudah lepas dari dari Daftar Negatif Investasi sehingga memudahkan investor asing untuk menanamkan modalnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
"Pelaku industri perfilman Indonesia dan Korea hadir untuk berbagi informasi, pengalaman, teknologi dari perusahaan masing-masing," kata Triawan Munaf, Kepala Bekfar di Jakarta, Rabu (10/8/2016) dilansir republika.co.id.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
Menurut dia, dengan acara Indonesia-Korea Cinema Global Networking di Jakarta, 10-12 Agustus 2016 ini, Bekraf memberi peluang kepada pelaku industri perfilman di Indonesia untuk bekerja sama dengan pelaku industri perfilman Korea.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
Kepala Bekraf mengemukakan, terwujudnya kerja sama yang antara lain menargetkan rumah produksi lokal dan jasa efek visual serta animasi itu adalah agar mampu meningkatkan kualitas, kuantitas dan jangkauan perfilman Indonesia di kancah global.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
"Interaksi ini semoga memperkaya pengetahuan kita secara mendalam terhadap perfilman Korea yang sedang booming di berbagai negara," katanya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
Dalam acara yang terbagi atas sejumlah diskusi itu juga diterangkan mengenai kebijakan pemerintah yang telah mengeluarkan industri film dari daftar nvestasi negatif. T
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
riawan memaparkan bahwa tuan dari kebijakan tersebut adalah guna merangsang ketertarikan bisnis dan menarik investasi asing di industri perfilman, baik dalam bentuk produksi, distribusi, maupun eksibisi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
Sebagaimana diketahui, dengan kebijakan yang dikeluarkan dari Keputusan Presiden No 44 Tahun 2006 itu, baik perusahaan asing maupun lokal bisa berinvestasi hingga 100 persen kepemilikan modal dalam industri film.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
Telah Lepas dari Daftar Negatif Investasi
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
Sementara itu, sektor industri perfilman yang telah lepas dari Daftar Negatif Investasi (DNI) sehingga bisa dimasuki investor luar negeri dinilai juga membawa tantangan besar yang bila dijawab dapat mengembangkan industri film nasional.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
"Perkembangan industri film Indonesia beberapa tahun ini dan lepasnya sektor perfilman dari Daftar Negatif Investasi, tentu membawa tantangan yang lebih besar," kata Endah Wahyu Sulistianti, Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah Badan Ekonomi Kreatif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html
Menurut Endah, tingginya ekspektasi kualitas dan kuantitas film dapat membuat rumah produksi terpacu untuk meningkatkan standar dan kemampuan masing-masing dalam memproduksi film.
Salah satu cara yang digunakan Bekraf dalam meningkatkan standar dan kualitas tersebut antara lain dengan menggelar Indonesia-Korea Cinema Global Networking, bekerja sama antara lain dengan Dewan Film Korsel (KOFIC). (kkc)
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Kolaborasi Indonesia-Korea Dorong Lahirnya Film Bermutu: http://kinciakincia.com/berita/3227-kolaborasi-indonesiakorea-dorong-lahirnya-film-bermutu.html




Kirim ke Teman jumlah akses: 600 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 10 Agustus 2016

Telkom Targetkan Dominasi Pasar Broadband Nasional

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) optimistis bisa menguasai pasar broadband nasional. Perusahaan telekomunikasi pelat merah ini menjadikan layanan tersebut sebagai salah satu mesin pendapatan di masa depan.“Kalau bicara Fixed Broadband dengan produk IndiHome kami memperkirakan sekitar 50-60 persen pangsa pasar. Ini perkiraan internal dengan melihat data kompetitor yang listed d.....
Kamis, 04 Agustus 2016

Pertumbuhan Internet Berdampak Positif pada Industri Real Estate

Akses internet membawa perubahan di dunia real estate negara berkembang. Internet telah mengubah seluruh lapisan masyarakat di seluruh dunia; mulai dari mengubah kebiasaan mereka dalam memposting kegiatan liburan hingga cara membeli properti. Di industri real estate, internet memang telah memberi banyak perubahan. Kini semakin banyak orang di negara berkembang meninggalkan cara tradisional dal.....
Kamis, 04 Agustus 2016

Populasi Penduduk yang Luas, Peluang Bisnis Berbasis Teknologi Terbuka

Potensi populasi Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa dinilai bisa membuka peluang bisnis berbasis teknologi digital semakin luas. "Selain itu, hampir setengah penduduk Indonesia berusia di bawah 30 tahun, sehingga peluang bisnis teknologi digital semakin besar," kata pengusaha bidang industri digital, Shinta Dhanuwardoyo, disela-sela acara Forum Ekonomi Islam Dunia (WIEF) ke-12 di Jakarta, K.....
Rabu, 03 Agustus 2016

TCASH Dukung Percepatan Keuangan Inklusif dan Gerakan Nasional Non Tunai di Indonesia

Telkomsel terus mendukung pemerintah dalam percepatan keuangan inklusif (financial inclusion) dan Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) melalui teknologi informasi, khususnya dengan pengembangan layanan uang digital TCASH. Selain melakukan pengembangan produk, Telkomsel menjalin kemitraan dengan berbagai institusi dan perusahaan, sehingga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam menik.....
Minggu, 31 Juli 2016

Tahun 2016, 1.000 Pasar Tradisional Direvitalisasi

Sebanyak 1.000 pasar tradisional pada 2016 ditargetkan Kementerian Perdagangan direvitalisasi. Rencana pemerintah, hingga tahun 2019, lebih kurang 5.000 pasar tradisional direviltalisasi.Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Kementerian Perdagangan Sihard Hadjopan Pohan mengatakan, pada tahun ini sudah terealisasi sebanyak 878 pasar tradisional yakni 168 pasar melalui dana tugas pembantuan d.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.8148.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.504,00 13.528,00
EUR 15.860,00 15.900,00
SGD 9.970,00 10.010,00
JPY 120,35 120,70
AUD 10.210,00 10.250,00
Update Tgl: 22-11-2017 pukul 01:35