Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Minggu, 24 Juli 2016 07:19 WIB
Tanaman jati putih
Tanaman jati putih
Kinciakincia.com - Tanaman kayu jati berpotensi secara ekonomis. Nilainya sangat tinggi. Dan cocok ditanam di Sumatera Barat.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Selama ini, kayu jati dikenal sebagai bahan baku kayu berkualitas tinggi. Semakin tua, kualitas kayunya semakin baik. Karena keunggulannya itu, kayu jati banyak dimanfaatkan untuk bahan furnitur, seperti meja, kursi dan lemari.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Mebel kayu jati biasanya berwarna cokelat. Semakin tua umurnya, warna cokelatnya juga semakin menonjol. Namun, sekitar tiga tahun belakangan muncul tren mebel kayu berwarna putih. Banyak yang tidak tahu bahwa mebel tersebut juga menggunakan baku kayu jati.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Seperti warnanya, jenis jati yang digunakan adalah adalah kayu jati putih. Varietas jati putih ini memang belum begitu populer di masyarakat. Mendapatkan jati putih juga tidak semudah jati biasa.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Namun, peluang budidayanya cukup menjanjikan mengingat potensi pasar mebel yang terus berkembang dan masih sedikit pebudidayanya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
“Jati putih ini memang tergolong jarang yang membudidayakan. Kalau di sini hanya tiga sampai lima petani jati putih. Tidak banyak,” jelas Toni Saputra, pemilik CV Aditya Kencana Grup di Pemalang, Jawa Tengah.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
CV Aditya menyediakan segala jenis bibit pohon kayu, seperti jati, sengon, jati putih, bakau, cemara laut, jabon, dan lainnya. Sudah 8 tahun ia menjadi petani jati putih dan pohon lainnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Toni menjual bibit jati putih ukuran 20–30 sentimeter (cm) Rp 500 per batang, ukuran 40 cm–50 cm harganya Rp 800 dan ukuran 90 cm–100 cm dijual Rp 1.000. Ada pula bibit yang berbentuk biji yang dibanderol Rp 150.000 per kilogram (kg). Ia menetapkan minimal pembelian biji 2 kg. Sementara bibit minimal 200 batang.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
“Pelanggan saya membeli dengan sistem borongan karena saya ikut proyek pemerintah. Tidak bisa dihitung per bulan, karena borongan per tiga atau empat bulan,” terang Toni.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Ia mengaku per tiga bulan dapat menjual 200.000 batang jati putih dan sekitar 6 kuintal biji jati putih. Praktis omzet yang diraupnya antara Rp 190 juta hingga Rp 300 juta per tiga bulan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Tingginya peminat jati putih diakui pula oleh Arifin, pebudidaya jati putih lain. Ia punya sekitar satu hektare tanah yang setengahnya dipakai membudidayakan bibit jati putih. “Saya jual bibit batangan saja, karena kalau biji seringkena jamur saat musim hujan,” terang pria asal Ciamis, Jabar ini.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Ia membanderol bibit jati putih ukuran 20 cm–30 cm Rp 700 per batang, ukuran 40 cm–50 cm harganya Rp 1000 dan ukuran 90 cm–100 cm seharga Rp 1.500. “Biasanya pesanan dalam jumlah besar. Di tempat saya, tidak ada minimal pembelian, eceran juga saya layani,” ujarnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Sebulan, Arifin bisa menjual 20.000 bibit–50.000 bibit. Omzetnya sekitar Rp 14 juta–Rp 50 juta per bulan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html
Sumber: kontan.co.id
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Budi Daya Pohon Jati Bernilai Ekonomi Tinggi: http://kinciakincia.com/berita/3138-budi-daya-pohon-jati-bernilai-ekonomi-tinggi.html




Kirim ke Teman jumlah akses: 561 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 22 Juli 2016

Fantastis! Nilai Perdagangan Singkong Capai Rp24 Triliun

Nilai perdagangan bahan baku singkong mencapai Rp24 triliun per tahun. Produk turunan singkong sangat beragam dan volume perdagangannya sangat besar, seperti tapioka mencapai 2,09 juta ton dengan nilai bisnis Rp 10 triliun (2008), ekspor sorbitol mencapai 90 ribu ton senilai 61 miliar dolar AS, MSG, polywood dan lain-lain total Rp 100 triliun.Demikian dikatakan peneliti dari Fakultas Teknologi.....
Kamis, 21 Juli 2016

Produk Kecantikan Premium L’Occitane Hadir di JD.ID

JD.ID, perusahaan e-dagang dan belanja online yang terafiliasi dengan JD.com, menambahkan L’Occitane, merek premium untuk bodyandbeautyproduct dari Perancis, ke dalam daftar merek-merek ternama yang telah menunjuk dan menggandeng JD.ID sebagai salah satu sarana pemasaran mereka di ranah digital. Dengan ditunjuknya JD.ID sebagai mitra retail online, kini L’Occitane dapat menjangkau pelangga.....
Kamis, 21 Juli 2016

Barang-barang Rajutan Bali Tembus Pasar Dunia Senilai 1,32 Juta Dolar AS

Barang-barang rajutan dari Bali mencapai 33,41 persen dari total pengapalan senilai 1,32 juta dolar AS selama Mei 2016. Sebagian besar, diserap pasar Hongkong. “Barang-barang rajutan hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin Bali banyak menembus pasaran luar negeri, setelah Hongkong menyusul Singapura yang menyerap 20,90 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, A.....
Kamis, 21 Juli 2016

Ekspansi Gerai Kopi ke Luar Negeri, Indonesia Harus Punya Standar

Kopi Indonesia memiliki tempat tersendiri di mata dunia. Tengok saja kopi jenis Robusta, Arabika, dan Luwak. Bahkan, kopi Priangan asal kota Bandung saja dinobatkan sebagai kopi termahal di dunia.Besarnya potensi kopi Indonesia bisa mendunia ini seharusnya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah dengan cara menggenjot ekspor salah satu komoditas perkebunan ini. Pengamat pertanian.....
Kamis, 21 Juli 2016

Pelaku Industri Kreatif Harus Terapkan Inovasi yang Komersil

Kementerian Perindustrian mendorong para pelaku industri kreatif untuk terus berinovasi seiring perkembangan tren dan teknologi terkini.Inovasi yang diharapkan tidak hanya menciptakan ide atau penemuan baru saja, tetapi sebuah inovasi yang bisa dikomersialisasikan.“Kondisi Indonesia yang heterogen dan kaya akan keragaman sosio-kultural memberikan sumber inspirasi bagi masyarakat kita unt.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 648.000 570.000
2 gr 1.236.000 1.140.000
2,5 gr 1.525.000 1.425.000
3 gr 1.814.000 1.710.000
4 gr 2.392.000 2.280.000
5 gr 3.020.000 2.850.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.520,00 13.545,00
EUR 15.930,00 15.970,00
SGD 9.955,00 10.000,00
JPY 119,70 120,05
AUD 10.260,00 10.295,00
Update Tgl: 16-11-2017 pukul 09:00